Biografi Abu Bakar

Salah satu sahabat Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam yang paling utama ialah Abu Bakar Radiallahu Anhu. Beliau mendapatkan gelar Ash-Shiddiq karena kemurnian hatinya dalam beriman kepada Allah dan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam, beliau yang pertama kali membenarkan wahyu yang diberikan Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wassalam.

Keutamaan Abu Bakar Radiallahu Anhu yang tidak dimiliki oleh sahabat Nabi lainnya ialah begitu beratnya keimanan yang ia tanam. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan al-Baihaqi, disebutkan bahwa Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam pernah bersabda, “Jika ditimbang keimanan Abu Bakar dengan keimanan seluruh umat, maka akan lebih berat keimanan Abu Bakar.”

Biografi Abu Bakar Ash-Shiddiq Radiallahu Anhu

> Kelahiran, Silsilah & Masa Muda Abu Bakar

Nama asli Abu Bakar ialah Abdullah, beliau berasal dari suku yang beradab, yakni suku taim. Di suku ini terkenal dengan banyak pedagang sukses, tokoh dan pembesar Mekah. Yang tidak kalah menarik ialah bahwa beliau Radiallahu Anhu merupakan pimpinan suku thaim. Beliau dipanggil Abu Bakar bukan lantaran beliau memiliki anak yang bernama Bakr, melainkan Bakar dalam bahasa arab yang dimaksud ialah orang yang masuk diawal-awal masuk islam.

Secara fisik beliau merupakan yang memiliki perawakan yang kurus dan tinggi serta memiliki kulit yang putih. Diceritakan bahwasannya Aisyah Radiallahu Anha yang merupakan anaknya sekaligus juga istri Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam pernah mengatakan urat-urat ditangannya terlihat lantaran kurus badannya, namun bukan berarti fisik seperti ini tidak memiliki kiprah yang luar biasa untuk peradaban umat islam dan dunia.

Abu Bakar di masa mudanya memang sudah tergolong sebagai manusia yang beradab. Beliau sering menemani ayah beliau yang bernama Utman Abu Quhafa (Abu Quhafa) untuk berdagang, kemudian juga beliau gemar sekali belajar atau menuntut ilmu sehingga beliau bisa membaca dan menulis disaat pada masa itu jarang sekali orang yang bisa melakukan hal demikian. Ketekunannya dalam menuntut ilmu menjadikannya beliau sangat mahir mengetahui silsilah keturunan, sehingga tidak jarang banyak orang yang menanyakan hal tersebut kepada Abu Bakar Radiallahu Anhu.

> Pernikahan Sahabat Abu Bakar Ash Shiddiq

Abu Bakar Radiallahu Anhu menikah dengan 4 orang istri, 2 istri pertamanya yang dinikahi terjadi sebelum beliau masuk islam dan 2 istri berikutnya yang ia nikahi setelah masuk islam, namun 2 istri pertamanya semuanya akhirnya masuk islam.

Istri Pertamanya ialah Uthailah, darinya lahirlah 2 anak yang bernama Abdullah dan Asma binti Abu Bakar. Asma binti Abu Bakar Radiallahu Anha ini akhirnya menjadi istri dari sahabat Nabi yang mulia Zubair Bin Awam Radiallahu Anhu yang mana dari hasil pernikahannya memiliki anak Abdullah Bin Zubair Radiallahu Anhu.

Istri Keduanya ialah Ummu Rawman, darinya lahirlah 2 anak yang bernama Abdurrahman dan Aisyah yang kelak menjadi istri Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam.

Salah satu kisah yang menarik ialah saat anaknya Abdurrahman belum masuk islam, ia pernah ikut perang Badar dan berusaha menghindar dari ayahnya, karena Abdurrahman saat itu tahu kekuatan iman ayahnya bahwa ayahnya akan tetap membunuhnya di dalam peperangan lantaran kekafirannya. Tidak lama setelah perang, kemudian anaknya Abdurrahman masuk islam.

Istri ketiga beliau bernama Habibah yang dinikahi saat hijrah ke Madinah, darinya memiliki anak yang bernama Ummu Kalsum yang terlahir saat Abu Bakar telah wafat. Istri keempat beliau adalah Asma, darinya memiliki satu orang anak bernama Muhammad

Baca juga:

1. Mengapa Abu Bakar Radiallahu Anhu Diberi Gelar Shiddiq
2. Kisah Abu Bakar saat Isra Mi’raj Nabi Shallallahu Alaihi Wassalam