Akhirnya, Ustadz Abdul Somad Buka Suara Soal Partai Allah dan Partai Syetan

Dai kondang, Ustadz Abdul Somad buka suara terkait istilah hizbullah dan hizbusysyaithan yang akhir-akhir ini jadi bahan perbincangan di masyarakat. Menurutnya, tak ada yang abu-abu di antara keduanya.

Istilah hizbullah dan hizbusysyaithan ramai dibicarakan setelah dilontarkan oleh mantan ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Amien Rais. Pernyataan tersebut dilontarkannya saat menyampaikan tausiyah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (13/04/2018), dan memicu perdebatan di masyarakat.

Ustadz Abdul Somad turut mengomentari polemik terkait istilah tersebut. “Penggunaan istilah hizbullah dan hizbusysyaithan bukan istilah baru. Ini sudah lama, sejak zaman Nabi Muhammad,” katanya kepada awak media di arena Islamic Book Fair (IBF) 2018 Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta pada Kamis (19/04/2018).

Untuk menggambarkan kedua kelompok tersebut, UStadz Somad menyebut Perang Ahzab yang terjadi di zaman Nabi Muhammad SAW. Ia menjelaskan, disebut perang ahzab karena saat itu ada kelompok munafik, musyrikin, dan Yahudi yang bergabung dan memerangi Rasulullah.

Dai lulusan Al Azhar Kairo Mesir itu mengatakan orang yang ingkar, melawan agama Allah, melawan kebenaran disebut dengan hizbusysyaithan. Sedangkan kelompok yang menolong agama Allah disebut hizbullah.“Ketika kita menolong agama Allah menegakkan hukum halal-haram, menegakkan kebenaran maka itu hizbullah. Karena hanya ada dua saja, yang haq dan bathil. Tidak ada abu-abu,” tandasnya. [Sumber Kiblat.net]

Kejam, Aksi Premanisme Terhadap Kakek Penjual Celengan ini Bikin Geram

Hingga luka dikepala yang harus dijahit sebanyak itu

Tak tega melihatnya, kepala berlumuran darah, aksi premanisme semakin tinggi bahkan tak memandang korbannya, seperti yang terjadi pada kakek penjual celengan ini, hal ini yang jadi penyebabnya tingkat premanisme meningkat dan yang harus diberantas. 

Kisah dan foto kakek dengan luka di kening beredar di media sosial. Dalam keterangan foto, kakek itu menjadi korban pemukulan preman. Seperti apa faktanya?

Dalam keterangan foto yang ramai di media sosial, tertulis kakek tersebut terluka karena dipukuli preman. Seperti yang diunggah salah satu akun Instagram @ndorobeii. Pemilik akun menguggahnya Jumat (20/4) malam.

“Kepada sahabatku di manapu berada terutama yg tinggal di Kudus. Tlg yg dekat merapat. Infokan ke Dinsos Kudus, kepada bapak polisi yg bertugas di wilayah Kudus. Mohon dengan sangat untuk kroscek dan menindak lanjut, tentang kejadian penganiayaan dan pemalaka terhadap kakek tua itu,” tulisnya.

“Tolong usut dan tangkap pelakunya. Ini tidak boleh dibiarkan. Info yang saya dapat sbb : kakek penjual celengan tanah ini dipukuli karena diperas oknum/preman, kemarin pada 19 April 2018. Kakek korban kekerasan tersebut kemudian dipindah di sekitar SMP 5 Kudus. Dengan kondisi luka seperti di foto. Namu kakek tersebut hanya diam dan tetap jualan di Perempatan Proliman. Melihat luka beliau yag cukup parah, ada warga yang membawa ke Klinik Pratama As Syifa di Langgar Dalem,” lanjutnya.

“Alhamdulilah sudah mendapatkan perawatan di sana (5 jahitan). Di dapat informasi tempat tinggal beliau di daerah Kedungwaru. Ketika ada yg pengin mengantarkan beliau ke rumah, beliau bersikeras ingin di Kudus sampai daganganya habis.”

“Untuk sementara maka pemberian warga sekitarnya dan ada juga yang membatu jajaran pegawai kesehatan Klinik Pratama As Syifa telah merawat beliau dengan biaya pribadi serta dibatu diberi jaket,” kutip detikcom dari akun itu.

Kakek penjual celengan tanah ini dipukul karena diperas oknum/preman, kemarin pd tgl 19 April 2018

Kakek korban kekerasan tsb kemudian pindah disekitar Smp 5 Kudus
Dengan kondisi Luka seperti di foto.

Namun kakek tsb hanya diam Dan ttp jualan di perempatan Proliman. Melihat luka beliau yang cukup parah, Ada WARGA yg membawa ke klinik Pratama As Syifa Langgar Dalem dan alhamdulillah,sudah mendapatkan perawatan disana (5 jahitan)

Didapat informasi kalau tempat tinggal beliau di daerah Kedungwaru
Ketika Ada yg pengin mengantarkan beliau ke rumah,beliau bersikeras ingin di Kudus sampai dagangan celengannya habis

Untuk sementara makan pemberian warga sekitarnya ada dan juga turut membantu jajaran pegawai kesehatan klinik Pratama As Syifa telah meawat beliau dengan biaya pribadi serta di Bantu di beri jaket

Info :
Preman yang telah menganiaya Dan memeras kakek Ini katanya beraksi di area Proliman s/d sepanjang Smp 5 Kudus, pelaku Ada 2 orang

Sontak hal itu cepat mendapatkan respons berupa komentar. Banyak dari warganet yang menaruh belas kasihan kepada si kakek. Akun Inkapramitia menulis ‘Ya Allah paling ga tega lihat orang tua gini.”

Kasat Reskrim Polres Kudus AKP Onkoseno G Sukahar mengatakan, informasi seorang kakek dengan luka di pelipis memang ramai di medsos.

“Kami akan cek dulu. Memang ramai di medsos,” kata Onkoseno melalui pesan pendek ke detikcom.

Diwawancara terpisah, Satpol PP Kudus Djati Solechah mengatakan, pihaknya telah ikut membantu kakek bermama Paring itu. Paring merupakan penjual kendi yang biasa mangkal di jalan Sunan Muria, Kudus.

“Di lokasi barat traffic light Barongan untuk diantar ke rumahnya karena yang heboh di masyarakat habis dipalak sama preman terluka di bagian pelipis kepala,” kata Djati saat dihubungi detikcom.

Menurutnya Paring mengalami luka ringan. Kepada Djati, Paring mengaku terluka karena jatuh, bukan karena pukulan. Paring juga sudah diantarkan ke rumahnya di Karanganyar, Demak.

“Di lokasi diterima pak Kadus Bapak Mujiono dan Bhabinkantibmas dan keluarga,” pungkasnya.

Lebih lanjut, petugas Satpol PP saat ini sudah mengantarkan Paring ke rumahnya, yakni Demak. Sampai di sana, petugas disambut baik oleh Kepala Desa setempat beserta Babinkantipmas dan keluarga. Mereka mengucapkan terimakasih lantaran korban sudah diantarkan pulang.

Inilah Penyebab Suburnya Premanisme di Indonesia

Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri, Kombes Pol Boy Rafli Amar, mengatakan, premanisme berawal dari individu atau kelompok yang datang ke kota untuk mencari penghidupan. ”Mereka datang ke kota dengan kemampuan dan ketrampilan yang sangat minim,” ujar Boy.

Mereka harus berupaya untuk tetap bertahan di tengah kerasnya persaingan hidup di perkotaan. Sehingga mereka pun hanya memperoleh kesempatan untuk bertahan hidup dalam kondisi yang juga serba terbatas. “Misalnya hanya menjadi tukang parkir, keamanan pasar, pengamen dan lainnya,” lanjut Boy.

Dari persaingan hidup yang keras itulah, para pendatang yang tak memiliki kemampuan dan keterampilan akhirnya memilih terjun dalam dunia premanisme.

Menurut Boy, untuk mengatasi masalah premanisme tak cukup dengan upaya refresif. Namun, kata dia, perlu ada upaya-upaya preventif untuk mencegah munculnya premanisme.

Untuk itu, kata dia, para pemangku kepentingan harus ikut memikirkan mengapa premanisme ini ada di tengah-tengah masyarakat. Agar para pemuda tak terjun dalam dunia premanisme, Boy menyarankan agar pemerintah memberikan pelatihan keterampilan, membuka kesempatan kerja atau kegiatan- kegiatan lainnya yang solutif.

Karenanya,  menangani masalah premanisme, tidak cukup berhenti pada upaya pembinaan dan penindakan hukum. Butuh keterlibatan dan dukungan para pemangku kepentingan seperti pemerintah daerah (pemda) dan instansi terkait lainnya.

 

sumber: wajibbaca.com

AWAS, Jangan Pernah Beli Tabung Gas Jika Ada 5 Kendala ini

Gas elpiji jadi kebutuhan rumah tangga yang sangat penting, sebab inilah kenapa banyak orang mencari peluang untuk mencari keuntungan dari gas elpiji tersebut.

Tapi sayangnya enggak sedikit pedagang yang berbuat culas untuk mengambil kesempatan emas ini. Misalnya dengan menjual gas elpiji oplosan.

Dari kejadian itu, banyak orang yang tertipu oleh gas oplosan tersebut. Sehingga menyebabkan para pembeli mengalami kerugian yang seharusnya tidak dialami.

Nah, untuk menghindari hal tersebut cobalah teliti dengan memperhatikan ciri-cirinya sebagai berikut.

1. Coba perhatikan tabungnya terlebih dahulu

Tabung gas yang biasanya kita beli itu kondisi fisiknya sangat baik. Ya walaupun kadang-kadang tabungnya sedikit kotor, tapi masih bisa dikatakan layak.

Namun, hal tersebut tidak akan Sahabat Boom temukan di tabung gas elpiji oplosan lho. Karena wujud dari elpiji oplosan itu sangat jauh dari kata sempurna.

Biasanya nih, tabungnya sangat tidak mulus dengan cat yang terkelupas. Selain itu terdapat beberapa bagian yang penyok dan yang enggak kalah mencurigakan adalah segelnya pasti dalam keadaan sobek.

2. Cek apa ada tulisan SNI atau enggak

Di tabung gas elpiji baik yang 3 atau 12 kg pasti tertera tulisan SNI dan Pertamina. Tulisan tersebut juga dicap permanen sehingga membuktikan bahwa itu adalah tabung gas elpiji yang asli.

Namun, kedua tulisan tersebut enggak akan Sahabat Boom temukan di badan tabung yang oplosan. Tabung hanya memiliki warna yang mirip tapi tidak ada sama sekali tulisan di sana. Jadi sangat mudah kan untuk membedakannya Sahabat Boom?

3. Wajib lihat kondisi segelnya juga

Jika tabung gas yang masih baru bisa dipastikan kondisi segelnya masih utuh. Tidak ada bekas sobekan ataupun kendor.

Enggak ketinggalan juga dengan tulisan agen yang cukup di jelas di bagian segel tersebut. Kalau membeli tabung gas tapi keadaannya tidak seperti itu, lebih baik abaikan saja deh.

Karena kemungkinan besar itu adalah tabung gas elpiji yang sudah dioplos oleh penjualnya. Biasanya sih untuk mengelabuhi pembeli, para pedagang culas tersebut membuat segel baru kemudian menempelkannya ke tabung gas elpiji itu. Tapi jangan khawatir, segel yang palsu enggak akan ada tulisan agennya kok.

4. Karetnya juga harus diselidiki

Hal yang satu ini juga enggak kalah penting Sahabat Boom. Karet yang ada di dalam saluran gas yang terletak pada bagian atas ini harus dalam keadaan yang tebal sekaligus rapi.

Jika karet tersebut sudah kendor atau rusak, bisa jadi itu adalah tabung gas elpiji oplosan. Lagipula kalau benda sepenting itu mengalami kerusakan, bisa membawa bahaya bagi yang memakainya.

Karena itu adalah penahan tekanan gas saat regulator dipasang. Jadi kalau karet tersebut rusak, tabung gas bisa mengalami kebocoran dan yang paling parah adalah meledak.

5. Ternyata beratnya juga bisa jadi acuan

Nah, kalau Sahabat Boom sudah terlanjur membeli tabung gas dan semacam ada rasa mengganjal di dalam hati, bisa kok dites di rumah.

Caranya sih dengan menimbang berat tabung tersebut. Kalau enggak punya timbangan, pinjam tetangga sebentar aja.

Selanjutnya untuk tabung gas yang berwarna hijau, total beratnya adalah 8 kg. Sedangkan yang berwarna biru kurang lebih 27,2 kg.

Nah, kalau beratnya kurang dari itu berarti yang dibeli adalah tabung gas oplosan. Sehingga kalau udah mengalami seperti itu, langsung kembalikan gasnya ke penjual ya.

Memang ada-ada saja orang Indonesia ini, terlalu kreatif tapi sayangnya melakukan hal yang sangat merugikan.

Untuk itu, tetaplah waspada bagi masyarakat Indonesia yang berlangganan tabung gas elpiji. Jangan sampai Sahabat Boom membeli gas elpiji yang salah. Telitilah sebelum membeli ya.

Semoga ulasan ini memberi manfaat bagi kita semua agar kita tidak dirugikan..

sumber : www.wajibbaca.com

Tank Kostrad Tenggelam di Sungai saat Bawa 16 Anak PAUD, 1 Anggota TNI dan 1 Guru Tewas

Peristiwa kecelakaan dialami kendaraan lapis baja M113 milik TNI AD di Sungai Bogowonto, Kabupaten Purworejo, Sabtu (10/3/2018) siang.

Dari informasi yang dihimpun, pemilik akun facebook Cindyana Aulia melalui grup Info Berita Sekitar, kecelakaan tersebut melibatkan tank M113 dari Batalyon Infanteri Mekanis 412 Divisi Infanteri 2/Kostrad, yang membawa rombongan anak-anak Pos PAUD Ananda Kelurahan Sindurjan Kecamatan/Kabupaten Purworejo.

Seorang netizen, Herlina Sukmawati menginformasikan bahwa pada Sabtu (10/3/2018) sekitar pukul 10.03 di Yon 412/Mekanis telah melaksanakan latihan outbound anak-anak sekolah di Sungai Bogowonto.

Di antaranya PAUD Ananda terdiri dari 16 anak dan seorang guru.

TK Masitoh terdiri dari 71 anak dan empat guru.

TK Siwi terdiri dari 20 anak dan dua guru.

PAUD Lestari terdiri dari 20 anak dan empat guru.

PAUD Handayani terdiri dari 35 anak.

Sarana yang digunakan adalah tiga unit tank.

Pelaksanaan outbound dibagi menjadi 2 kloter, pada kloter pertama selamat semua.

Namun saat kloter kedua, satu  kena musibah, tergelincir dan tenggelam sedangkan 2  lainnya selamat.

Jumlah penumpang : 5 personel TNI, 17 penumpang (16 anak, 1 guru ).

Setelah melihat tenggelam beberapa personel 412 yang sedang melaksanakan kegiatan di lap HR langsung menolong.

Sedangkan personel atas nama Pratu Randi Suryadi dan kepala PAUD yang mendampingi siswa Iswandari meninggal dunia.

Personel TNI mengevakuasi korban tank tenggelam di Sungai Sungai Bogowonto, Purworejo/facebook.

Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Wuryanto, angkat bicara terkait kecelakaan alat tempur taktis tank M113 di Purworejo.

Dikatakan Wuryanto, alat utama sistem pertahanan (alutsista) yang mengalami kecelakaan, hingga menelan dua korban jiwa tersebut merupakan milik Komanda Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad).

“Itu milik Kostrad, ‎apa yang bisa kita lakukan kita bantu sepenuhnya,” kata Wuryanto, kepada Tribun Jateng, Sabtu (9/3/2018).

Bantuan yang diberikan, sambung dia, termasuk proses evakuasi terhadap korban, dan lainnya. Namun, ia enggan untuk menjelaskan lebih detail terkait hal itu, lantaran menurutnya yang berwenang sepenuhnya adalah Kostrad.

“Saya sudah berkomunikasi dengan Kostrad, penjelasan lebih detail dan jelas bisa melalui Kepala Penerangan (Kapen) Kostrad,” tandasnya.

Kadispenad TNI AD Brigjen Alfret Denny Tuejeh membenarkan telah terjadi kecelakaan tank yang menyebabkan dua orang meninggal dunia pada Sabtu (10/3/2018).

Saat ini tank sudah berhasil ditarik dari lokasi kejadian di Sungai Bogowonto, Purworejo, Jawa Tengah.

Saat ini tim dari intel Divisi, Pom Divisi bekerja sama dengan Polres dan Satuan Pom setempat, sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden ini.

“Memang betul ada kejadian itu pada hari Sabtu sekitar jam 10.15.TNI AD sangat menyesalkan kejadian itu dan menyatakan duka cita yg mendalam kepada keluarga korban yang meninggal,” kata Alfret dalam keterangan persnya, Sabtu (10/3/2018).

Sebagai bentuk keprihatinan dari satuan, jelasnya, TNI AD menyatakan duka cita dan akan memberikan santunan kepada keluarga korban, baik anggota (Pratu Randi) maupun Guru TK Ananda, Iswandari.[M Nur Huda]

 

sumber: medan.tribunnews.com

Akan Sweeping Besar-Besaran di Bulan Maret, Inilah yang Jadi Incaran Polisi! Bukan SIM dan STNK, Hati-Hati dan Cek Ini!

Kabar Polisi lalu lintas se-Indonesia akan menggelar operasi lalu lintas pada Maret 2018 atau bulan ini sudah menyebar luas. Operasi rutin bersandi keselamatan ini akan digelar selama 3 minggu.

Ada yang memulai 1 Maret hingga 21 Maret 2018 dan ada pula yang memulai 5 Maret hingga 25 Maret 2018.

Operasi Keselamatan digelar meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Ada 7 hal yang dilarang dilakukan pengendara selama operasi ini berlangsung.

Pertama, yakni pengendara dilarang melawan arus lalu lintas.

Kedua, pengendara roda dua wajib mengenakan helm.

Ketiga, pengendara tidak boleh menggunakan handphone saat berkendara karena bisa mengganggu konsentrasi.

Keempat, pengendara tidak boleh berboncengan melebihi kapasitas kendaraan.

Kelima, pengendara tidak boleh sedang dalam pengaruh minuman keras (mabuk).

Keenam, anak di bawah umur dilarang mengemudi.

Dan yang terakhir, anak di bawah umur dilarang mengendarai kendaraan dengan berbagai pertimbangan keselamatan.

Untuk pelanggaran yang menjadi prioritas, adalah tidak memakai helm, menggunakan knalpot racing, kendaraan rakitan, plat nomor bermasalah, belum cukup umur, serta berboncengan lebih dari 1 orang.

Ini macam-macam surat tilang

Warna kertas tilang ternyata berbeda-beda. Sebaiknya anda mengetahuinya agar tidak salah mengerti dan dapat memperlakukannya dengan benar.

Berikut ini penjelasan polisi soal warna lembar surat tilang, sebagaimana dikutip dari pengumuman Ditlantas Polda Metro Jaya.

Jenis Lembar Tilang yang Berlaku

Mengenai slip tilang berwarna biru, agar diketahui dalam Surat Keputusan Kapolri No Pol: SKEP/443/IV/1998, tanggal 17 April 1998 penggunaan blanko biru bisa dilakukan.

Jenis blanko Lembar Tilang yang berlaku:

1 . Warna merah : Untuk Pelanggar apabila pelanggar ingin mengikut sidang di Pengadilan Negeri.

2 . Warna biru : Untuk Pelanggar apabila pelanggar ingin membayar denda tilang melalui Bank yang telah ditunjuk.

3 . Warna kuning : Arsip Kepolisian

4 . Warna putih : Arsip Kejaksaan

5 . Warna hijau : Arsip Pengadilan

Jika Pelanggar meminta blanko tilang berwarna biru maka pelanggar tidak perlu lagi mengikuti sidang di Pengadilan, bisa membayar langsung di Bank BRI.

Namun slip tilang berwarna Biru ini dikenai denda sesuai dengan Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas & Angkutan Jalan.

Contoh:

– Tidak memiliki SIM. Mengemudikan kendaraan bermotor di jalan, tidak memiliki Surat Izin Mengemudi Pasal 281 jo Pasal 77 ayat (1) Denda : Rp 1.000.000

Keterangan: Dengan blanko tilang warna biru melanggar pasal ini, Pelanggar diwajibkan untuk membayar denda yaitu Rp 1.000.000 dan disetorkan ke Bank BRI yang telah ditentukan.

Hal ini berbeda jika pelanggar ditilang menggunakan Blanko warna merah, karena denda untuk blanko tilang warna merah ditentukan berdasarkan Keputusan Hakim di Pengadilan Negeri yang ditunjuk.

Dengan penjelasan ini memungkinkan pelanggar lalu lintas yang ditilang Petugas Polri dapat meminta kepada Petugas di lapangan untuk ditilang dengan menggunakan blanko warna biru atau bisa juga blanko warna merah.

Silakan dilaporkan ke Propam Polda Metro Jaya Telp 021-5234469 apabila ada Petugas dilapangan tidak memberikan surat tilang dalam penindakan pelanggaran lalu lintas.

Sekaligus nama Petugas, pangkat, lokasi dan kronologis kejadian.

**

Sumber : planet merdeka

https:// planet. merdeka. com/hotnews/sweping-besar-besaran-bulan-ini-ini-yang-menjadi-incaran-polisi-bukan-sim-bukan-stnk.html

Heboh, Sekelompok Orang Ini Membaca ‘Shalawat Pancasila’ Sambil Kelilingi Lilin Dan Bendera

Setelah heboh video sekelompok jamaah yang membaca Pancasila dan melantunkan Hubbul Wathon saat sa’i, kini ada sekelompok orang yang melafalkan ‘Shalawat Pancasila’.

Video yang diunggah oleh akun Facebook Media Oposisi ini sudah ditonton 116 ribu kali tayangan. Meski begitu, belum diketahui pasti siapa identitas kelompok yang melakukan ‘Shalawat Pancasila’ ini.

Ketika bershalawat, kelompok orang ini juga sambil berdiri dan mengelilingi beberapa barang di antaranya bendera merah putih, lilin, kelapa, dan lain-lain.

Sampai berita diturunkan, video ini sudah mendapat 1000 lebih komentar, dan 4297 kali dibagikan.

Berikut komentar dari beberapa warganet:

Darma Putra, “dari arti baca’anya udh sesat…itu wajib di proses,dan sama itu mnghina nabi muhammad SAW,solawat itu bukan buat pancasila atau indonesia,tp sholawat buat nabi agung…nabi muhammad SAW,ordng2 diatas udh trmsuk kafir!!!”
Yanie Putroe Af, “Dari sekian banyak nabi hanya kepada Nabi Muhammad saia Allah memanggilnya dengan salallahualaihi wassalam. Lalu apa yg mereka lakukan..?
Nauzubillah…..…”

Adam Hasan Al Ayyubi, “Astaghfirullah, apakah ini dri kalangan muslim, atau di luar Islam,apakah ini di sgaja atau krna ktidaktahuan mrka,jika ini org Islam tunjuki mrka ya Allah,jika non muslim engkau yg paling pantas hukuman apa yg hrus mrk trima,jika ktidaktahuan mrka tuntun mrka ya rob,jika di sgaja dan ternyata sesat hukum mrka ya Allah,”

Muhidin A Kodir, “Koment nya pada sadis dan sinis. Tak satu pun yg minta penjelasan kejadian itu dimana. Oleh siapa dan dalam rangka apa. Seolah semua sudah paham…. Padahal waaaakaaaw semuanya.”

Chairul Am’r Mohsen, “Maaf!!! Waduh ini Kristen ortodoks mungkin Yah wah gawat Islam liberal Sudah masuk di indo.. kok makin lama indo aneh ya sekarang ..Astaghfirullah ini Kristen ortodoks pakai lilin segala itu kan waduh Islam liberal…. shalawat ya aneh So kalau di artikan Pancasila diangkat jadi rasul gitu 😂😂😂… Astaghfirullah tidak mengakui prophet of Muhammad SAW ini orang.” []

Sholawat Pancasila

SHALAWAT PANCASILASetelah kemarin Sa'i Pancasila , Lalu Sa'i Sambil Nyanyi Kini ada lagi Shalawat Pancasila Kok makin Aneh Aneh Aja ini Orang…Bagaimana Anda melihat Fenomena Ini?Apakah Termasuk Pelecehan dan penghinaan?

Posted by Media Oposisi on Monday, 5 March 2018

 

 

sumber: inspiradata.com

Kembali Heboh Ditemukan Tumpukan Batu Misterius Di Bantul, Ternyata Ini Sebabnya

Setelah sebelumnya sempat geger ditemukannya tumpukan batu misterius di Cidahu, Sukabumi, kini giliran warga Yogyakarta yang dihebohkan dengan adanya susunan batu di Sungai Brongkol, Kabupaten Bantul.  

Namun, batu yang ditumpuk di sana berbeda dari yang dibuat di Kampung Cibojong, Desa Jayabakti, Kecamatan Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat.

Tumpukan batu yang ditemukan di Bantul sebagian besar batu di bawah masih berukuran besar.

Setelah ditelusuri, pembuat susunan batu yang ada di Sungai Brongkol, Desa Argodadi, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Yogyakarta adalah Tony masih warga setempat.

Ia mengaku perbuatannya itu berawal dari iseng.

“Idenya cuma iseng-iseng. Awalnya kan banyak anak-anak yang mandi, tak buatin tumpukan batu,” kata Tony, pembuat tumpukan batu, Jumat (2/3/18).

Tony dibantu oleh salah seorang rekannya, Dayat, membuat susunan batu itu sejak Kamis (1/3/18), yakni dari pukul 12.00-13.00 WIB, kemudian dilanjutkan antara pukul 16.30 WIB sampai menjelang maghrib.

Meski tak mengetahui rock balancing, tetapi hasilnya diapresiasi warga.

“Saya hanya menyusun, dari batu kecil ditaruh batu besar di atasnya. Memang tidak mudah saat menyusunnya. Saat disusun sudah tinggi tiba-tiba ambruk, sampai akhirnya bisa seperti ini,” tutur Tony, dikutip dari Kompas.

Batuan yang tersusun dengan ketinggian satu meter dan ada yang sekitar 30 cm ini menjadikan Sungai Brongkol menjadi unik.

Selain airnya jernih, juga banyaknya tumpukan batu.

“Warga di sini senang dengan adanya susunan batu ini,” kata Hamam, warga sekitar Brongkol.

Dia berharap susunan batu ini bisa menambah daya tarik di dusunnya.

“Kami berharap semoga bermanfaat untuk warga,” tutur Hamam. []

 

Sumber: inspiradata.com

20 Tahun Dinyatakan Tewas Pria Tua Muncul di Youtube Hebohkan Keluarga

Satu keluarga asal Lampung yang menumpangi mobil Toyota Avanza hitam mendadak mendatangi Polsek Medan Baru.

Mereka hendak mencari orangtuanya bernama Chairul Naski alias Ujang yang sudah 20 tahun menghilang dan dinyatakan tewas.

Di hadapan Humas Polsek Medan Baru, Aipda Ayatullah, orang yang dituakan dalam keluarga itu mengatakan mereka melihat sosok pria mirip Ujang di Youtube belum lama ini.

Dalam tayangan Youtube itu, Ujang yang penampilannya acak-acakan terjaring razia gelandangan dan pengemis yang dilakukan Polsek Medan Baru bersama pihak kecamatan.

“Jadi begini pak, ini semua anak-anaknya pak Ujang. Mereka mencari ayahnya yang sempat dinyatakan meninggal 20 tahun lalu. Kemarin itu, mereka lihat pria mirip ayahnya di Youtube terjaring razia,” kata Oyon, orang yang dituakan, Rabu (28/2/2018).

Atas dasar inilah keluarga yakin Ujang masih hidup. Mereka pun memutuskan sama-sama berangkat ke Medan mencari Ujang. Setelah mendengar keterangan itu, Aipda Ayatullah mengatakan mereka sempat menyerahkan pria mirip Ujang itu ke Dinas Sosial Kota Medan.

Namun, beberapa hari ini, Ujang kembali terlihat mangkal di seputaran Masjid Aceh Sepakat. Guna memastikan sosok pria dalam Youtube itu, Ayatullah kemudian mengajak keluarga asal Palembang itu pergi ke Masjid Aceh sepakat.

Sayangnya, pria yang diyakini sebagai Ujang tidak ketemu. Sejumlah pedagang yang ditanyai mengaku memang sering pria mirip Ujang itu datang membeli rokok dan kopi.

Kata para pedagang, pria gelandangan mirip Ujang itu kerap mangkal di kawasan Grand Aston. Ayat yang mendengar informasi itu lantas kembali mengajak keluarga korban berkeliling.

Namun, hasilnya nihil. Pria mirip Ujang yang dicari tak ketemu. Di depan Bank Indonesia, pihak keluarga kemudian berkordinasi dan saling menukar nomor selular.

Ayat berjanji jika bertemu dengan pria mirip Ujang akan segera memberi kabar. Ayat juga mencatat nomor selular pihak keluarga asal Palembang itu.

 

sumber: medan.tribunnews.com

 

Detik-Detik Kecelakaan Maut Sepasang Kekasih di Kediri, Diseret Sembari Ucap Syahadat

Kekasih diseret sembari menangis penyesalan

Kesalahan ada pada kedua pasangan, yang berkendara dengan bercanda akhirnya menerobos lampu merah, video detik-detik sang pria menyelamatkan kekasihnya ini pun viral, sepertinya dalam video sang kekasih sudah meninggal, sang pria juga membantu mengucapkan syahadat. Jangan 

Sebuah video detik-detik pasca terjadinya kecelakaan maut beredar viral di media sosial.

Seperti terlihat pada unggahan akun Facebook Tya Putri Ragiel pada Minggu (18/2/2018).

“Tragedi kediri (emoji) dengerin pakai handsfree apa yg di katakan si cwok (emoji) kalian di manapun berada klo naek sepeda pelan” ajahhh….perhatikan rambu….utamakan pakai helm…..,” tulis Tya.

Unggahan tersebut telah dibagikan lebih dari 30 ribu kali.

Pada video terlihat seorang pria menyeret tubuh wanita yang diduga kekasihnya dari tengah jalan ke pinggir.

Tubuh wanita yang diduga meninggal di tempat itu lunglai dan bersimbah darah.

Tampak sang pria menangis sambil terus memeluk tubuh kekasihnya.

Menurut informasi dari akun Facebook Afifah, tabrakan maut diduga akibat kelalaian pengendara motor.

Berawal ketika pasangan pria dan wanita yang berboncengan mengendarai motor Yamaha V-Ixion berada di lampu merah diduga daerah dekat Terminal Tosaren Kediri, sambil bercanda.

Saat lampu merah belum berakhir, si pengendara menerobos rambu masih tetap sambil bercanda.

Namun nahas dari arah berlawanan melaju truk kontainer hingga tabrakan pun tak dapat terhindarkan.

Si wanita tewas di tempat usai kepala dan tangannya terlindas truk kontainer, sementara si pria tak mendapat luka berarti.

Warga yang menyaksikan pun tak dapat berbuat banyak karena memang korban telah meninggal dunia.

Beberapa saat kemudian polisi datang dan segera mengevakuasi korban ke rumah sakit.

Jangan sia-siakan orang yang kau sayang karena kelalainmu, jika sudah terjadi hanya penyesalan yang akan selalu menghantuimu.

 

Sumber: wajibbaca.com

 

Misteri Uang Logam 500 Rupiah Tahun 1991 yang Diklaim Mengandung Emas, Begini Faktanya

Tahun berganti, uang seri baru pun dikeluarkan sehingga uang Rp 500-an ini sudah mulai jarang ditemui.

TausiahIslami.com – Uang logam Rp 500 tahun 1991 yang berwarna kuning emas sempat menghebohkan karena diisukan mengandung emas.

Pasalnya, jika uang tersebut dilihat, akan tampak kuning mengkilat seperti emas asli.

Pada masanya, uang koin bergambar bunga melati ini sampai dibuat cincin.

Tahun berganti, uang seri baru pun dikeluarkan sehingga uang Rp 500-an ini sudah mulai jarang ditemui.

Meskipun demikian, masih banyak orang merasa penasaran dan bertanya-tanya, benarkah uang logam lima ratusan berwarna kuning keluaran tahun 1991 mengandung emas?

Apa sebenarnya bahan yang membuat uang koin ini istimewa?

Dirangkum TribunTravel dari berbagai sumber, berikut beberapa fakta yang akan memberimu jawaban tentang misteri uang koin 500-an yang diklaim ada emasnya.

1. Biaya produksi uang

Logam 500

Biaya produksi uang koin meliputi nilai bahan baku dan teknologi (nilai interinsik) harus lebih rendah dari nominal yang tertera.

Artinya, sebuah uang koin 500an pasti dibuat dengan biaya kurang dari Rp 500.

Hal ini dijelaskan oleh Kepala Departemen Cetak Uang Logam dan Logam Non Uang Peruri pada 29 Mei 2013 silam.

Meskipun terlihat mengkilat, uang 500-an keluaran tahun 1991 tidak mengandung emas.

Emas yang mahal jelas tidak memenuhi syarat bahan baku untuk produksi uang tersebut.

2. Bahan pembuat uang

Lalu, apa yang membuat uang ini terlihat berwarna kuning cemerlang dan tak cepat pudar meski sudah sangat lama?

Hal itulah yang membuat masyarakat menduga uang ini mengandung emas.

Kenyataannya, pemerintah menggunakan alumunium brown sebagai bahan pembuatan uang Rp 500.

Sifatnya yang tak mudah berubah warna membuat logam ini disangka sebagai emas.

3. Bahan untuk membuat uang logam di Indonesia

Pada umumnya, uang koin rupiah dibuat dengan bahan utama dari logam di antaranya alumunium, nikel, dan kuningan.

Namun, bahan yang paling sering digunakan adalah alumunium karena produksinya yang melimpah dan harganya cenderung lebih murah.

4. Uang logam keluaran Bank Indonesia ada yang benar-benar mengandung emas

Tidak perlu kecewa karena uang logam 500-an tidak ada emasnya.

Ternyata, Bank Indonesia pernah mengeluarkan uang koin yang mengandung logam mulia berharga fantastis itu lho.

Tapi, uang itu hanya dibuat sebagai koleksi Bank Indonesia saja.

Uang keluaran BI yang mengandung emas ini hanya dibuat dalam jumlah terbatas.

Uang logam dengan bahan emas memiliki beberapa seri, di antaranya seri 25 tahun Kemerdekaan RI, seri perjuangan angkatan 45, seri save the children, seri cagar alam, seri children of the world, seri 50 tahun kemerdekaan RI, dan seri 10 tahun pemimpin RI.

Bahkan uang-uang koin tersebut ada yang memiliki kandungan emas mencapai 99,99%.

Nominal yang tertera pun beragam mulai dari Rp 5000 sampai Rp 850000.

Ada yang pernah melihat uang koin ini, guys?

 

 

sumber: travel.tribunnews.com