TIPS IBU-IBU, Bukan Di Dahi, Begini Cara Kompres yang Efektif Buat Menurunkan Panas Anak

Demam ialah penyakit yang bisa ditimbulkan karena banyak sebab seperti sakit tenggorokan, atau hanya karena baru tumbuh gigi pada sianak. Bagi bunda yang baru mempunyai anak kecil yang sedang demam, tak usah panik dan asal kompres kepala anak ya, sebab kalau cara mengkompresnya salah kepala anak justru dapat menjadi bertambah pusing. Bagaimana cara mengkompres kepala anak yang benar?

Pertama – tama siapkan air hangat dengan suhu 30 – 35ºC dan handuk bersih

Ini hal yang ternyata masih banyak salah kaprah pada sebagian orang Indonesia, mayoritas orang Indonesia ternyata masih menggunakan air dingin sebagai alat untuk menurunkan panas pada anak. Nyatanya ternyata air hangat lah yang paling mampu dan efisien dalam hal menurunkan panas anak. Setelah air hangat siap, kemudian basahi waslap atau anduk yang tadi sudah moms siapkan.

Tempelkan kain kompres di ketiak dan lipatan paha selama 10 menit dan ulangi beberapa kali sampai panas anak benar – benar menurun.

Mayoritas orang Indonesia ternyata menyimpan handuk hangat tersebut pada dahi anak saat anak mengalami panas. Faktanya ternyata panas anak akan lebih mudah untuk turun ketika kita mengkompres bagian paha dan ketiak. Karena ketika dan paha merupakan bagian tubuh yang paling banyak dilalui oleh pembuluh darah besar. Dengan demikian saat ketiak dan paha anak dikompres maka pembuluh darah secara otomoatis akan mengirimkan pemberitahuan ke otak bahwa suhu lingkungan sudah hangat.

Setelah panas turun segera keringkan tubuh anak dan ganti pakaian anak dengan baju yang tidak terlalu tebal

Untuk menghilangkan bekas air pada tubuh anak jangan gosok tubuhnya dengan handuk kering, namun pijat dengan sedikit tekanan untuk mengelap bagian yang masih agak basah. Selain itu jangan berikan anak baju yang tebal meskipun suhu tubuhnya sudah turun karena perubahan drastis suhu tubuh yang sudah turun dan panas ketika memakai baju tebal kurang baik untuk tubuh anak.

Berikan cairan yang cukup agar tidak dehidrasi

Terutama untuk anak moms yang masih balita, hal ini sangat penting lho. Baiknya moms tetap memberikan ASI yang sangat mencukupi kebutuhan hidrasi anak moms. Selain itu jangan sekali – kali moms arahkan kipas angin kepada anak ketika sedang dalam kondisi deman.

Itulah ulasan mengenai cara mengkompres yang sangat efekti buat anak demam, tapi jika buah hati masih mengeluarkan panas tubuh tinggi segeralah untuk menghubungi dokter anak terdekat. Semoga bermanfaat..

Sumber : sayangianak.com

Apa Masih Bisa “Anteng”, Anda Biarkan Anak Sering Bermain Gadget Sekalipun Tahu 7 Fakta ini?

Anak-anak memang bisa, mendadak ‘anteng’, mendadak tidak merepotkan kalau sudah ‘terhubung’ dengan gadget. Ya, entah itu tablet, smartphone, atau bahkan komputer atau laptop.

Tapi, efek negatifnya jauh lebih banyak dan lebih membahayakan kalau hanya dibandingkan dengan ‘anteng’.

Kenapa?

Saya adalah seorang ‘ibu baru’. Ya, anak saya baru saja akan menginjak 4 bulan. Kegalauan saya saat ini bukan soal menu MPASI, bukan juga soal ASI Eksklusif. Tapi soal gadget.

Iya. Gadget.

Beberapa malam yang lalu, saya minta tolong suami untuk menemani anak kami yang kala itu baru terbangun dari tidurnya. Sebentar saja, karena saya sedang sibuk di dapur.

Sibuk di luar kamar, tiba-tiba saya tersadar, kok si kecil anteng banget ya?! Saya melangkah ke dalam kamar, ternyata ayahnya duduk sambil memangku si kecil yang serius menatap depan layar lap top, menonton video lagu anak-anak.

Waduh! Saya langsung bilang sama suami: “Saya ingin menjauhkan anak kita dari gadget. Please, kita kompakan ya?!”

Kemudian lap top saya ambil dan saya matikan.

Anak-anak memang bisa, mendadak ‘anteng’, mendadak tidak merepotkan kalau sudah ‘terhubung’ dengan gadget. Ya, entah itu tablet, smartphone, atau bahkan komputer atau laptop.

Tapi, efek negatifnya jauh lebih banyak dan lebih membahayakan kalau hanya dibandingkan dengan ‘anteng’.

Kenapa?

1. Radiasi berbahaya
Pada 2011 silam, World Health Organization (WHO) resmi mengklarifikasikan bahwa telepon genggam adalah gadget dengan kategori risiko 2B (possible carcinogen) yang artinya gadget dengan risiko radiasi emisi, yang sangat berbahaya bagi sistem otak anak-anak dan juga dewasa.

2. Perkembangan otak
Bayi baru lahir hingga 2 tahun adalah usia dimana otak mengalami perkembangan—yang sangat terngantung oleh rangsangan lingkungan. Bayi yang terlalu sering ‘terpapar’ gadget, termasuk televisi, akan mengalami penundaan kognitif, peningkatan impulsif serta lamban dalam kemampuan mengatur diri sendiri.

3. Kesulitan fokus
Memperhatikan gadget yang ada di tangannya adalah hal mudah bagi anak-anak berusia di bawah 12 tahun. Tapi memperhatikan lingkungan sekitar menjadi tantangan besar baginya. Ya, ia akan kesulitan mengatur fokusnya, sehingga berpengaruh pada prestasi akademiknya.

4. Risiko obesitas
Rasanya tidak ada hubungannya antara gadget dengan risiko obesitas. Tapi tahukah Anda, anak-anak yang diperbolehkan menonton televisi dan bermain video game di dalam kamar tidurnya memiliki potensi obesitas 30 persen. Hal ini karena ia kurang bergerak, dan dalam jangka panjang, anak-anak ini akan lebih rentan terhadap risiko stroke dan serangan jantung.

5. Kurang tidur.
Yang ini pasti Anda alami sendiri. Anak-anak yang diperbolehkan membawa gadget ke dalam kamarnya sudah pasti kurang tidur. Berdasarkan penelitian sebanyak 75 persen anak usia 9 hingga 10 tahun mengalami hal ini dan berdampak pada nilai akademik mereka.

6. Gangguan mental
Ah masa sih segitu parahnya? Ya, Anda pasti setuju bahwa segala sesuatu yang berlebihan dampaknya pasti tidak baik. Itulah yang terjadi pada anak-anak jika mereka menghabiskan banyak waktunya dengan menggunakan gadget. Risikonya, mereka jadi mudah merasa cemas, mengalami gangguan bipolar, psikosis dan cenderung bermasalah.

7. Kecanduan
Nah, kalau yang ini adalah teguran untuk diri saya sendiri sebagai orangtua. Ketika saya lebih tertarik pada smartphone saya, otomatis saya kurang memerhatikan anak saya. Ya, walaupun ia sedang dalam gendongan saya sekalipun. Kecanduan ini juga yang dapat terjadi pada anak-anak kita.

Duh, mengerikan ya? Mengetahui fakta-fakta tersebut, saya mengatakan kepada diri sendiri, bahwa saya harus keras dan disiplin terhadap diri saya sebagai orangtua dalam hal penggunaan gadget.

Mulai dari saya setidaknya bisa membatasi penggunaannya, demikian dikutip dari keluarga.com.

Misalnya, menggunakan gadget hanya ketika anak tertidur saja, bukan ketika mengasuhnya dan dalam waktu bersamaan. Ah, semoga saya bisa. Semoga Anda juga bisa ya!

 

 

 

Sumber: [http://www.wajibbaca.com/2018/01/apa-masih-bisa-anteng-anda-biarkan-anak.html]

Suami yang Selalu Membahagiakan Istrinya, Dompet dan Rezekinya Makin Tebel dan Banyak

Setiap orang pasti menginginkan pernikahan yang dilimpahi dengan rezeki. Namun, rezeki yang paling baik adalah rezeki yang diberkahiNya, rezeki yang membawa kebahagiaan bagi seluruh anggota keluarga.

Membahagiakan istri bisa menjadi salah satu pembuka pintu rezeki yang paling lebar untuk keluarga, benarkah? Apa hubungannya kelancaran rezeki dengan kebahagiaan istri? Ternyata, ini rahasianya:

1. Mood baik istri dapat menular pada seluruh anggota keluarga. Jadi ketika istri bahagia, maka semua anggota keluarga akan bahagia. Ketika istri menjalani hidup dengan positif, maka semua anggota keluarga juga menjalani hidup dengan positif.

2. Istri yang bahagia dan bersyukur akan menarik hal-hal positif ke dalam keluarga, karena sesungguhnya Tuhan memberi lebih banyak pada mereka yang bersyukur..

3. Istri yang bahagia akan menjadi partner yang baik untuk suami mencari rezeki maupun menjadi tempat pulang yang menenangkan setelah suami mencari rezeki. Hasilnya, suami akan kembali semangat mencari rezeki keesokan harinya.

4. Istri yang bahagia dengan suaminya akan selalu mendukung suaminya dalam keadaan apapun, sehingga suami tidak pernah kehilangan dukungan meski di saat paling sulit sekalipun. Dengan begini, suami bisa punya semangat untuk selalu bangkit lagi setiap menghadapi kesulitan.

5. Istri yang bahagia dapat diandalkan untuk mendidik anak-anak menjadi anak yang bahagia dan berguna. Rezeki bisa datang darimana saja, termasuk dari anak. Rezeki juga bukan hanya berupa uang, tapi juga berupa anak-anak sholeh yang menemui orangtuanya dengan wajah bahagia setiap hari.

Nah, itulah alasannya kenapa istri yang bahagia bisa berpengaruh pada kelancaran rezeki. Kebahagiaan istri bisa menular pada kebahagiaan suami dan seluruh keluarga, sehingga suami bisa memiliki energi positif untuk bekerja lebih baik lagi dalam mencari rezeki.

Semoga kita selalu menjadi orang-orang yang diberkahiNya, Aamiin

 

 

(Sumber: kabarmakkah.com)

KAGET Melihat Fenita Hijrah, Ini Pesan Cinta dan Mengharukan Dari Arie Untung Untuk Istrinya

Istri presenter dan aktor Arie K. Untung itu memutuskan berhijrah, menutup auratnya dengan berhijab.

Perubahan Fenita Arie itu pertama kali diketahui dari unggahan sang suami di Instagram pribadinya baru-baru ini.

Fenita sejak tahun lalu sudah mulai belajar berhijab. Untuk beberapa acara Ramadhan dan religi, Fenita selalu menyempatkan diri untuk menutup aurat dengan busana muslimah.

penampilan baru fenita arie

Belum lama ini, Fenita Arie mengucapkan salam perpisahan ke acara INSERT yang sudah delapan tahun dikerjakan dan membesarkan namanya tersebut.

Istri Arie Untung itu juga minta maaf jika suka nyinyir terhadap para artis. Karena sesungguhnya bergosip atau ghibah adalah suatu dosa yang Allah ibaratkan seperti makan daging bangkai saudaranya sendiri.

Dan yang terbaru, Fenita mengunggah fotonya menggunakan hijab dan diiringi dengan caption, “Bismillahirrahmanirrahim”

View this post on Instagram

Bismillahirrahmanirrahim 🙏🙏

A post shared by Fenita Arie (@fenitarie) on

Melihat perubahan istrinya, ternyata membuat suaminya sendiri kaget. Ini terlihat dari postingan Arie Untung di instagram.

Pesan Arie Untung : “TAKE YOUR TIME SAYANG”

Banyak yg terkejut sm perubahan km, lha aku aja kaget kirain msh mau adaptasi dulu. 2 January se mestinya masih jd privasi kamu untuk taste the air of hijra.. tapi aku jenis suami udik yg too exited to share the happiness.

Terimakasih untuk semua doa2nya yg luar biasa dr semua temen2, juga mohon maklum utk rekan2 media yg menunggu pernyataan dr istriku. Dia masih mau menikmati proses perubahannya dulu.

fenita dan arie untung

Seperti kata @ustadzadihidayat “pelan.. pelan..” pada saatnya nanti dia akan sharing nikmatnya iman ke tmn2 semua. Maklum yak prosesnya kn Belum lama,.

Utk sampai pd proses inipun berdasarkan observasi dalam yg dilakukannya sendiri. Hal ini dilakukan bukan utk menyenangkan org lain (walaupun suaminya seneng bgt).

Krn komitmen adalah bukti dr setiap cinta, dan dia cinta dng Allah. Doain kita istiqamah ya tmn2 itu yg paling di butuhkan saat ini.

Kita terima semua Comment nyinyiran atau pujian yg dua2nya bs berbahaya, yg paling bahaya klo niatnya smpe rusak, (Apalagi suaminya nih yg terlalu happy mbocorin foto2nya)

Memang semua terjadi secara tiba2 ,bikin byk perubahan drastis (pasti byk yg blum tau hijab set nya br punya 4 stell..)

View this post on Instagram

TAKE YOUR TIME SAYANG Banyak yg terkejut sm perubahan km, lha aku aja kaget kirain msh mau adaptasi dulu. 2 January se mestinya masih jd privasi kamu untuk taste the air of hijra.. tapi aku jenis suami udik yg too exited to share the happiness. Terimakasih untuk semua doa2nya yg luar biasa dr semua temen2, juga mohon maklum utk rekan2 media yg menunggu pernyataan dr istriku. Dia masih mau menikmati proses perubahannya dulu, seperti kata @ustadzadihidayat “pelan.. pelan..” pada saatnya nanti dia akan sharing nikmatnya iman ke tmn2 semua. Maklum yak prosesnya kn Belum lama,. Utk sampai pd proses inipun berdasarkan observasi dalam yg dilakukannya sendiri. Hal ini dilakukan bukan utk menyenangkan org lain (walaupun suaminya seneng bgt). Krn komitmen adalah bukti dr setiap cinta, dan dia cinta dng Allah. Doain kita istiqamah ya tmn2 itu yg paling di butuhkan saat ini. Kita terima semua Comment nyinyiran atau pujian yg dua2nya bs berbahaya, yg paling bahaya klo niatnya smpe rusak, (Apalagi suaminya nih yg terlalu happy mbocorin foto2nya) Memang semua terjadi secara tiba2 ,bikin byk perubahan drastis (pasti byk yg blum tau hijab set nya br punya 4 stell..) Wahai Istriku km santai aja ya ngejalaninnya se -enjoy- nya kamu aja. Nikmatin aja dulu waktu kamu brsama hijra. Gausah tergesa2 akan sesuatu, Allah jauh lebih sayang sm kamu dibanding aku lho. just breath in and breath out ya mimiku, ..remember moving forward means taking it one step at a time ❤️❤️❤️

A post shared by Arie Untung (@ariekuntung) on

Wahai Istriku km santai aja ya ngejalaninnya se -enjoy- nya kamu aja. Nikmatin aja dulu waktu kamu brsama hijra. Gausah tergesa2 akan sesuatu, Allah jauh lebih sayang sm kamu dibanding aku lho.

Just breath in and breath out ya mimiku, ..remember moving forward means taking it one step at a time ❤️❤️❤️

 

 

(Sumber:Islamadina.co)

Adab Yang Harus Dilakukan Seorang Anak, Ketika Mendapati Orang Tuanya Berbuat Maksiat

Sebagai seorang anak kita harus berbakti pada kedua orang Tua.

Namun tidak jarang kita menghadapi orang tua yang belum mengerti tentang ajaran Islam, hingga melakukan perbuatan yang dilarang Allah SWT.

Sebagai akibatnya, kita harus menyaksikan orang yang sangat kita cintai dan hormati melakukan perbuatan maksiat atau menghalang-halangi si anak dari perbuatan amal shaleh.

Perlu kita cermati apa dan bagaimana bentuk berbakti dan menghormati orang Tua kita.

Berbakti ialah mencurahkan seluruh jenis kebaikan bagi mereka.

Syaikh al-’Utsaimîn rahimahullâh memaparkannya dalam bentuk-bentuk berikut ini:

1. Berbakti kepada orang tua dalam bentuk ucapan.

Allâh Ta’âla berfirman:

إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا
“… jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “Ah” dan janganlah kamu membentak mereka. Ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia” [AS. Al-Isrâ`/17:23]

Ini perlakuan saat orang tua telah berusia uzur. Biasanya ketika telah memasuki usia senja (pikun), tindak-tanduk orang tua tampak tidak normal di hadapan orang lain. Walaupun demikian, Allâh Azza wa Jalla memerintahkan: “maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan ‘Ah’)”,

Maksudnya jangan berbuat seperti itu kepada mereka disebabkan kegusaran atas tindak-tanduk mereka (dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia).

2. Bakti kepada orang tua juga dalam bentuk perbuatan.

Yaitu dengan cara seorang anak menghinakan diri di hadapan orang tuanya, dan tunduk patuh kepada mereka dengan cara-cara yang dibenarkan syariat dalam rangka menghormati kedudukan mereka.

Allâh Azza wa Jalla berfirman:

وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِي صَغِيرًا
“Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: ‘Wahai Rabbku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil’.” [QS. Al-Isrâ`/17:24]

3. Berbakti juga dapat dilakukan dengan pemberian materi kepada orang tua.

Orang tua berhak memperoleh infak dari anaknya. Bahkan ini termasuk bentuk infak yang agung. Sebab Rasûlullâh shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَنْتَ وَمَالُكَ لِأَبِيْكَ
“Engkau dan kekayaanmu adalah milik bapakmu” [HR. Abu Dâwud no. 3530, Ibnu Mâjah no. 2292]
4. Bentuk bakti kepada orang tua yang lain, dengan melayani mereka dalam menyelesaikan atau membantu urusan maupun pekerjaan mereka.

Namun bila meminta tolong dalam perkara yang diharamkan, saat itu tidak boleh bagi anak untuk menyambut permintaan mereka.

Justru, penolakannya menjadi cermin bakti anak kepada orang tua, berdasarkan sabda Rasûlullâh shallallâhu ‘alaihi wa sallam:

انْصُرْ أَخَاكَ ظَالِـمًا أَوْ مَظْلُومًا قَالُوا يَا رَسُولَ اللهِ هَذَا نَنْصُرُهُ مَظْلُومًا فَكَيْفَ نَنْصُرُهُ ظَالِـمًا قَالَ تَـمْنَعُهُ مِنَ الظُّلْمِ
“Tolonglah saudaramu saat berbuat zhalim atau teraniaya. Rasûlullâh shallallâhu ‘alaihi wa sallam ditanya: ‘Wahai Rasulullah, kalau menolong orang yang teraniaya kami sudah mengerti, bagaimana dengan menolong saudara yang berbuat zhalim?’ Beliau shallallâhu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Dengan menghalang-halanginya berbuat zhalim.” [HR Al-Bukhâri, Muslim dan Ahmad]

Misalnya, orang tua memerintahkan membeli sesuatu yang diharamkan, kemudian si anak menolaknya.

Anak ini tidak disebut sebagai anak durhaka, akan tetapi merupakan putra yang berbakti kepada orang tuanya, karena telah menahan orang tuanya dari berbuat yang haram.

Teladan yang Baik Dari Nabi Ibrahim ‘Alaihissalam.

Allâh Azza wa Jalla sudah menyatakan bahwa Nabi Ibrâhîm ‘alaihissalam merupakan qudwah hasanah (teladan yang baik) bagi umat manusia.

Sebagai contoh, kegelisahan mendalam yang beliau rasakan karena sang bapak (Azar), masih bergelut dengan penyembahan berhala dan patung-patung. Tiada kata putus asa bagi Nabi Ibrâhîm ‘alaihissalam.

Allah Ta’ala telah berfirman (mengisahkan) di beberapa surat di dalam al-Qur‘ân bagaimana besarnya sopan-santun dan kegigihan beliau mendakwahi orang tua.

Yang menarik dan mesti ditiru oleh seorang anak saat menghadapi perbuatan maksiat orang tua mereka adalah Nabi Ibrâhîm ‘alaihissalam selalu menghiasi diri dengan sifat al-hilm (bijak dan penuh kelembutan) seperti tertera dalam surat at-Taubah ayat 114.

Allâh Azza wa Jalla berfirman:

إِنَّ إِبْرَاهِيمَ لَأَوَّاهٌ حَلِيمٌ
“Sesungguhnya Ibrâhîm adalah seorang yang sangat lembut hatinya lagi penyantun” [QS. At-Taubah/9:114]
Beliau ‘alaihissalam mempunyai kasih-sayang terhadap sesama, dan memaafkan perlakuan-perlakuan tidak baik kepadanya yang muncul dari orang lain.

Sikap tidak sopan orang lain tidak membuat beliau antipati, tidak menyikapi orang jahat dengan tindakan serupa.
Dalam hal ini, sang bapak telah mengancam dengan berkata kepadanya:
“Bencikah kamu kepada ilâh-ilâhku (tuhan-tuhanku), hai Ibrâhîm. Jika kamu tidak berhenti, maka niscaya kamu akan kurajam, dan tinggalkanlah aku buat waktu yang lama”.

Namun Nabi Ibrâhîm ‘alaihissalam menyikapinya dengan berkata: “Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu, aku akan meminta ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia sangat baik kepadaku”. [QS. Maryam/19:46-47]
Syaikh as-Sa’di rahimahullâh berkata: “Ibrâhîm al-Khalîl ‘alaihissalam menjawabnya (ancaman si ayah) dengan jawaban yang biasa disampaikan oleh hamba-hamba Allâh Azza wa Jalla (’Ibâdurrahmân) saat berbicara dengan orang-orang jâhilîn (orang-orang yang tak berilmu/awam).
Beliau tidak mencela sang bapak sedikit pun.

Namun tetap bersabar dan tidak membalas (ancaman) bapaknya dengan hal-hal yang tidak baik.

Beliau mengucapkan “Semoga keselamatan dilimpahkan kepadamu” yang mengandung pengertian ‘Wahai ayah, engkau tidak akan menghadapi cemoohan, celaan dan perlakuan yang buruk dariku saat aku berbicara denganmu. Justru aku akan senantiasa berdoa kepada Allâh Azza wa Jalla agar memberikan hidayah dan ampunan bagimu.

Bercermin Pada Petunjuk Ulama.


Bagaimanapun ketika orang tua berbuat pelanggaran syariat, anak tidak boleh berdiam diri.

Ia berkewajiban merubahnya, supaya orang yang ia kasihi tersebut tidak terjerumus dalam kenistaan di jurang maksiat kepada Allâh Ta’âla, namun tidak boleh menempuh cara-cara yang justru langsung memutus tali silaturahmi dengan mereka.

Berikut ini kami kutip dari islamidia.com, beberapa keterangan Ulama yang berbicara bagaimana menyikapi orang tua yang berbuat maksiat.

Dengan harapan, kita sekalian dapat mengambil langkah yang tepat saat menghadapi persoalan-persoalan serupa :

  • Bapakku melakukan pelanggaran syariat

Syaikh ‘Abdul ‘Azîz bin Bâz rahimahullâh menjawab kegamangan seorang anak atas tindakan maksiat yang ia lihat pada bapaknya.

Beliau berkata:
“Semoga Allâh Azza wa Jalla memberi hidayah dan kemauan bertaubat bagi bapakmu. Kami berpesan agar engkau tetap berlaku lembut kepadanya dan menasehatinya dengan cara halus, tidak pernah putus asa dalam rangka menunjukkannya kepada hidayah.”
Allâh Azza wa Jalla berfirman:
“Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu bapaknya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan dengan Aku sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya, dan pergaulilah keduanya di dunia dengan baik, dan ikutilah jalan orang yang kembali kepada-Ku, kemudian hanya kepada-Ku lah kembalimu, maka Ku-beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan” [Luqmân/ 31:14-15]
(Pada ayat di atas) Allâh Azza wa Jalla berwasiat supaya mensyukuri kedua orang tua. Perintah ini ternyata dipadukan dengan perintah bersyukur kepada-Nya
Ayat itu juga memerintahkan anak agar mempergauli mereka di dunia ini dengan cara-cara yang baik, kendatipun mereka memaksa berbuat kufur.
Melalui ayat di atas, kia tahu bahwa sikap yang diperintahkan syariat dalam kondisi ini (memaksa anak berbuat kufur) adalah agar seorang anak tetap menjalin hubungan dengan orang tua dengan cara-cara yang baik, berbuat baik kepada mereka meski mereka berbuat jelek kepadanya, serta gigih mengajak mereka kepada kebenaran.
Semoga Allâh Azza wa Jalla memberi hidayah baginya melalui tanganmu. Engkau tidak boleh menaatinya dalam kemaksiatan.
Kami juga berpesan setelah memohon pertolongan kepada Allâh Azza wa Jalla, supaya engkau juga meminta bantuan orang-orang shaleh dari kalangan kerabatmu dan paman-pamanmu dan pihak lainnya, yaitu orang-orang yang sangat dihormati dan dimuliakan oleh ayah. Mungkin saja, beliau akan lebih mudah menerima nasehat mereka.

  • Ibuku melarangku mengenakan hijâb (cadar)

Seorang Muslimah mengadukan ibunya yang melarang dirinya mengenakan cadar kepada Syaikh Bin Baz rahimahullâh.
Sebaliknya, justru memerintahkan anak untuk menikmati bioskop dan video. Alasan si ibu, agar rambut putrinya tidak cepat memutih. Demikian pernyataan sang ibu kepada anak perempuannya.
Menanggapi persoalan ini, Syaikh Bin Bâz rahimahullâh menjawab:
“Kamu berkewajiban bersikap lembut dengan ibu dan tetap berbuat baik kepada beliau, serta berbicara dengan cara yang terbaik. Sebab, hak ibu sangat besar. Akan tetapi, engkau tidak boleh taat kepadanya dalam perkara-perkara yang tidak baik, berdasarkan hadits Rasûlullâh shallallâhu ‘alaihi wa sallam :
إنَّـمَا الطَّاعَةُ فِـيْ الْـمَعْرُوفِ
“Ketaatan (kepada makhluk) hanya pada perkara-perkara baik saja”

Begitu pula, ayah dan suami, tidak wajib ditaati dalam maksiat kepada Allâh Azza wa Jalla. Akan tetapi, seyogyanya istri atau anak dan lainnya bersikap lembut dan menempuh cara yang baik dalam menyelesaikan masalah.
Yaitu dengan menjelaskan dalil-dalil syar’i, wajibnya taat kepada Allâh Azza wa Jalla dan Rasul-Nya, dan kewajiban menghindari maksiat kepada Allah Azza wa Jalla dan Rasul-Nya, dengan tetap teguh berpegangan al-haq dan menampik perintah orang yang menyuruh melanggar al-haq, baik itu suami, ayah, ibu atau lainnya.
Sebenarnya tidak masalah menonton acara TV dan video yang tidak mengandung kemungkaran, atau mendengarkan acara-acara ilmiah dan kajian-kajian yang bermanfaat. Yang harus dihindari ialah acara yang mengandung kemungkaran. Menonton film-film pun tidak boleh karena mengandung banyak kebatilan.”

  • Ibuku marah ketika aku ingatkan dari kesalahan

Seorang anak menyaksikan ibunya tidak istiqamah. Setiap kali menasehati, kemarahanlah yang muncul dari beliau. Akibatnya selama beberapa hari si ibu enggan berbicara dengan anaknya.

Persoalan yang ditanyakan adalah cara menasehati ibu, tanpa menimbulkan amarahnya dan kemurkaan Allâh Azza wa Jalla. Sebab, ternyata sang ibu saking marahnya sempat mendoakan kejelekan bagi anak yang menasehatinya. Apakah dibenarkan ia membiarkan ibunya dalam keadaan demikian, hingga tetap disayang oleh ibu?
Syaikh ‘Abdullâh bin ‘Abdur Rahmân al-Jibrîn hafizhahullâh menjawab kegundahan di atas dengan berkata: “Engkau tetap menasehati ibumu terus-menerus, dan menjelaskan dosa dan bahaya akibat perbuatannya.
Jika tidak berpengaruh baik, cobalah sampaikan kepada suaminya (bapakmu atau lelaki yang menjadi suaminya karena sudah cerai dari ayah, red), orang tua ibu atau walinya, agar mereka inilah yang menasehati beliau.
Jika perbuatan beliau termasuk dosa besar, tidak mengapa bila engkau menghajr (tidak mengajak bicara) beliau. Sehubungan dengan doa buruk atau komentar miring terhadapmu anak yang durhaka atau memutuskan tali silaturahmi maka hal itu tidak membahayakanmu.
Sebab engkau melakukannya (menasehati ibu, red) karena dorongan rasa tidak suka bila hukum Allâh Ta’âla dilanggar. Namun apabila kesalahan beliau termasuk dosa kecil, engkau tidak boleh melakukan muqâtha’ah (mendiamkan beliau)”

Kesimpulan Dari Fatwa-fatwa Diatas

Beberapa fatwa Ulama di atas telah memberikan petunjuk bagi siapa saja yang ingin menasehati orang tuanya yang berbuat kesalahan. Dari fatwa-fatwa itu, dapat disimpulkan bahwa :

  • Menasehati orang tua harus dengan lemah-lembut
  • Terkadang diperlukan pihak lain untuk melakukan nahi mungkar
  • Melarang orang tua dari perbuatan haram atau menolak perintah orang tua yang memerintahkan berbuat haram termasuk bakti kepada orang tua
  • Tidak boleh putus asa dalam rangka meluruskan orang tua menuju hidayah
  • Bila diperlukan, tidak mengajak bicara dengan orang tua termasuk langkah untuk menyadarkan orang tua yang berbuat salah.

Semoga Allâh Azza wa Jalla memberikan karunia hidayah dan taufik bagi setiap keluarga Muslim dalam menjalankan aturan Allâh Azza wa Jalla di tengah keluarga. Amin.

Istri Potong ‘Burung’ Suami dan Memasaknya Dengan Mie Instan, Karena Selingkuh Dengan Pembantunya

Tidak terdapat yang menyangka dan juga menebak seseorang istri tega memotong mr. p/’burung’ suaminya dan juga memasaknya dengan mie praktis. berawal dari kecurigaan si istri yang kerap memandang suaminya terbangun di tengah malam.

kira – kira sepanjang satu minggu tiap malam suami kerap terbangun dan juga bergegas keluar kamar.

karna terus menjadi curiga, si istri kesimpulannya berpura – pura tidur dan juga menunggu kembalinya si suami ke kamar, selang 30 menit tidak kunjung berulang si istri yang terus menjadi penasaran kesimpulannya keluar kamar dengan langkah pelan.

nyatanya si suami berbarengan pembantu lagi di dapur buat memasak mie praktis karna si suami mengaku amat lapar dan juga tidak tega membangunkan si istri yang tertidur pulas, tegasnya.

tidak puas dengan apa yang dilihat si istri kesimpulannya si istri menjajaki diam – diam keesokan malamnya. suami nampak mengarah ke kemar pembantu yang berposisi di dekat garasi mobilnya.

betapa terkejutnya kala si istri memandang pembantu tersebut menarik suaminya masuk ke dalam kamarnya yang berdimensi kecil itu.

terencana buat berdiam dan juga menenangkan diri sejenak, kesimpulannya dengan tegar kaki si istri melangkah lama – lama ke arah kamar pembantu tersebut.

mulai gerah dengan rintihan pelan sampai desahan suara perempuan di dalam itu kesimpulannya si istri memutuskan buat berulang ke kamarnya dan juga senantiasa berupaya seakan tidak terjalin apa – apa.

subuh pagi dekat jam 04: 30 si suami berulang ke kamar diam – diam dengan langkah seperti serupa pencuri naik keatas ranjang.

“dari mana mas? ” si istri yang berpura – pura terbangun juga menanyakan

“habis masak indomie mah, lapar” suami menjawab

“oh…” jawab istri dengan tenang dan juga berulang melanjutkan sandiwara tidurnya.

tidak berselang lama si istri memandang si suami tertidur pulas dengan mukanya yang nampak puas keletihan. si istri sudah mempersiapkan sebilah gergaji yang diambilnya dekat garasi tadi.

tidak menunggu lama si istri yang sudah termakan emosi ini langsung melepas boxer yang digunakan suaminya tersebut dan juga menggergaji mr. p dengan penuh kerasa amarah.

suami yang kaget dan juga belum seluruhnya siuman dari tidur tersebut tidak kuasa melawan si istri yang sudah serupa kesurupan itu. cuma 1 menit waktu yang diperlukan si istri memotong kemaluan bandel suaminya itu.

tidak puas dengan seluruhnya ini, si istri mengambil potongan mr. p itu dan juga langsung bergegas ke dapur.

seperti serupa sosis mentah, potongan mr. p si suami juga di masak dengan mie praktis dan juga memposting masakan tersebut di snapchat miliknya @whitney_beryl.

nb:
kami tidak tau apakah cerita ini benar ataupun hoax, namun yang aku pikir tidak terdapat perempuan yang tega memotong “burung” suaminya.

buat para suami ataupun lelaki yang sudah berpasangan, anggaplah ini bagaikan teguran keras buat tidak berselingkuh dengan perempuan lain, ataupun burung kamu hendak melayang?

( sumber: serverpokeronline. com )

10 Rahasia Agar Suami Tidak Selingkuh

 

Menajalani kehidupan berumah tangga tentu banyak tantangan yang akan dihadapi. Salah satunya adalah masalah kesetiaan. Rasanya tidak mungkin ada istri yang ingin suami mereka berselingkuh. Semua istri mendambakan suami yang setia dan menjadi pasangan yang bisa dipercaya. Namun faktanya para istri hari ini banyak yang mulai ragu apakah mereka mampu menjaga suaminya agar senantiasa setia selamanya. Banyak istri yang merasa sudah melakukan segalanya untuk suami mereka namun pesimis akan kesetiaan suaminya.

Selingkuh itu bukan hanya selingkuh secara fisik, namun selingkuh emosional sesungguhnya juga tidak kalah parahnya mengganggu kehangatan dan keharmonisan rumah tangga, apalagi peluang untuk berselingkuh akhir-akhir ini semakin besar, di tengah pesatnya arus informasi dan teknologi yang sangat mendukung untuk terjadinya perselingkuhan.

Sebut saja facebook, adalah semua media jejaring sosial yang memungkinkan semua orang bisa berkomunikasi secara bebas. Bertukar komentar, melihat foto, mengikuti aktifitas dan banyak hal lain yang sebenarnya sangat berpeluang menjadikan godaan-godaan emosional untuk berpindah kelain hati itu terjadi. Paling tidak ada peluang untuk lebih merasanya nyaman berbicara dengan rekan-rekan di dunia maya, sementara komunikasi dengan pasangan semakin jarang dilakukan.

Saat mulai ada indikasi terjadinya perselingkuhan, seorang istri semestinya lebih tanggap dengan kondisi pasangan mereka. Bisa jadi ada masalah dalam hubungan mereka yang mengakibatkan suami mulai tergoda untuk melakukan perselingkuhan.

Untuk mengatasi dan mengantisipasi situasi yang kurang nyaman itu terjadi, saya akan berbagi beberapa kebiasaan yang bisa Anda latih. Agar suami tak berpikir untuk “selingkuh”.

1. Berpikir sebelum mengeluh

Sebagian suami menggangap keluh kesah adalah hal yang menjengkelkan, sehingga kadang uneg-uneg Anda tidak bisa dipahami oleh suami Anda, malah yang lebih sering terjadi justru membuat suami menjadi kesal. Anda perlu untuk berlatih menata kata dan berpikir berulang-ulang sebelum Anda berkeluh kesah pada suami Anda.

2. Bersabar

Jika ada perilaku suami Anda yang membuat kurang nyaman, maka kesabaran adalah hal penting untuk diperhatikan. Karena untuk merubah sesuatu yang telah lama menjadi kebiasaan bukanlah hal mudah. Anda tidak bisa berharap merubah semuanya seperti membalikkan telapak tangan. Untuk itu bersabarlah. Dengan kesabaran dan kelembutkan Anda justru akan membuat suami tesentuh dan lama kelamaan akan mengetahui maksud Anda kemudia perlahan lahan menerimanya.

3. Jujur

Beranikan diri Anda untuk berkata jujur dengan tegas. Bila suami Anda mengatakan bahwa dia tertarik dengan sekretarisnya di kantor, katakan kepada suami Anda untuk segera mengganti sekretaris terebut dengan yang lain, agar suami Anda tidak selingkuh. Memang seakan kejujuran dan ketegasan Anda terasa kurang menyenangkan, namun keberanian Anda itu penting demi menjaga keutuhan rumahtangga Anda.

4. Pujian

Pujian adalah salah satu faktor yang memiliki pengaruh besar dalam memotivasi kebaikan, cobalah untuk memberikan pujian dengan tulus saat suami Anda melakukan hal-hal yang baik.

Kesalahan sebagian besar istri biasanya saat mereka melihat suami mereka melakukan sesuatu yang baik, namun mereka menahan diri untuk memberikan pujian, mereka lebih memilih menyimpan pujian mereka didalam hati.

Pujilah suami Anda, agar suami Anda semakin “lengket bagai prangko dan amplop”. Pujian Anda adalah wujud penghargaan dan respect kepada suami Anda. tentu suami Anda selalu menjadi bersemangat dan bergairah untuk membahagiakan Anda.

5. Buatlah Suami Anda Merasa Hebat

Apapun perkerjaan dan aktifitas suami Anda, satu hal yang perlu Anda ingat adalah penting memastikan suami Anda merasa dirinya hebat. Saat suami mengetahui istrinya menganggap dirinya hebat, maka suami akan memiliki percaya diri yang semakin tinggi, dan suami-suami hebat akan selalu setia pada istrinya yang mengetahui dan mengakui kehebatan mereka. Berkreasilah untuk meyakikan diri Anda, bahwa suami Anda hebat dan beri tahu pada suami Anda bahwa dia adalah suami yang hebat.

6. Hangat Setiap Saat

Kehangatan saat berhubungan intim adalah sesuatu yang memiliki pengaruh besar bagi seorang suami untuk menjadi setia pada istri mereka. Anda sebagai istri tak perlu ragu untuk melakukan eksperimen untuk menjadikan setiap hubungan intim Anda selalu hangat. Jadilah “nakal” dihadapan suami Anda, tak perlu malu menceritakan khayalan dan fantasi “liar” Anda pada suami. Semakin Anda hangat, semakin kecil peluang suami Anda berselingkuh.

7. Bicaralah

Saat ada sesuatu yang menurut Anda menjadi masalah, bicarakan dengan suami secara terbuka. Jangan biarkan persepsi dan prasangka yang mendominasi hubungan Anda. Atur strategi Anda untuk mendapatkan saat yang tepat untuk berbicara dengan suami Anda tentang persoalan hidup dan rumah tangga Anda. Memendam masalah adalah sebuah kebiasaan yang justru menjauhkan Anda dari suami.

8. Meminta Maaf Jika Bersalah, Namun Jangan “Lebay”

Saat Anda berbuat kesalahan dengan melakukan sesuatu yang berpotensi merusakk hubungan Anda dengan suami, beranikan diri Anda untuk meminta maaf. Katakan pada suami bahwa Anda menyesal dan meminta maaf atas kesalahan Anda.

Ada sebagian wanita yang merasa gengsi untuk meminta maaf pada suami padahal mereka tahu bahwa mereka baru saja melakukan kesalahan. Jadilah berani untuk meminta maaf, dengan menguatkan hati Anda meminta maaf akan menjadikan diri Anda semakin disayang oleh suami Anda.

Namun jika Anda termasuk perempuan yang cenderung meminta maaf dengan berlebihan, ini artinya ada kebiasaan yang perlu Anda perbaiki. Saat Anda melakukan kesalahan, meminta maaflah dengan sungguh-sungguh namun tidak perlu berlebihan, sehingga membuat suami Anda merasa kurang nyaman.

9. Hargai Suami Anda

Mungkin karena sering bertemu sering kali istri menganggap perbuatan baik suami adalah hal yang sepele, karena sudah biasa dan dianggap sebagai sesuatu yang lumrah dan tidak perlu diberikan penghargaan. Semua perbuatan baik suami pantas mendapat penghargaan, tidak memandang apakah sesuatu yang dilakukan suami termasuk perbuatan yang kecil atau besar. Selalu ingat untuk memberikan ucapan terimakasih secara tulus pada suami Anda setiap kali Anda menerima kebaikan dari suami Anda, sekecil apapun itu.

10. Humor

Selera humor Anda juga ternyata sangat berpengaruh pada kesetiaan suami Anda. Jadilah selalu menyenangkan, bercanda dengan suami Anda. Ceritakan lelucon-lelucon yang lucu sehingga Anda dan suami bisa sering tertawa. Dengan kreatifitas Anda membuat hal-hal yang lucu sehingga membuat suami Anda senang. Akan membuat suami Anda selalu rindu pada senyum dan tawa Anda.

Semoga dengan melatih kebiasaan diatas bisa menjadi upaya menjadikan suami senantiasa setia selamanya.

 

Sumber: artikelmuslimah.com

Orangtua Kaget Melihat Banyak Darah di Popok Anaknya, Dugaan Mengarah ke Susu Palsu

Perhatian kepada orang tua, agar jangan asal memberikan makanan kepada anak.

Lihat benar-benar kandungan dan pembuatan makanan itu.

Jangan sampai makanan yang dimasukkan ke perut anak malah membahayakan kesehatannya.

Pastilah semua orang tua tidak ingin anaknya jatuh sakit.

Semoga kejadian yang dialami warga Malaysia ini tidak menimpa kalian.

Melansir dari Worldofbuzz (14/12/2017) orang tua bayi ini menemukan banyak darah saat mengganti popok anaknya.

Mereka kaget melihat popok anaknya sudah berlumuran darah.

Bayi itu mengeluarkan kotoran berdarah.

Warga yang berasal dari Bukit Mertajam, Penang ini lantas membagikan kisahnya ke Facebook.

Peristiwa ini terjadi setelah bayi laki-lakinya minum susu Enf*l*c.

Insiden susu formula bayi palsu ada di seluruh media sosial sekarang.

Pihak berwenang sekarang sedang mengusut permasalahan tersebut.

Begini cerita orang tua si bayi selengkapnya:

“Pada malam kejadian, saya menyeka bagian belakang dan mengganti popoknya”

“Saat itu saya menemukan bahwa popoknya berlumuran darah.”

“Suhu tubuhnya naik menjadi 39,4 derajat Celsius”

“Saya memberinya obat demam.”

Segala sesuatu yang terjadi di depan matanya terlalu berat bagi sang ibu untuk ditangani.

Karena ini adalah anak pertama kalinya.

Pada tanggal 10 Desember, bayi tersebut dirawat di rumah sakit akibat radang usus.

“Dokter khawatir itu ada gesekan di usus yang menjadi alasan mengapa bayi mengeluarkan kotoran berdarah.”

“Mereka bahkan melihat kemungkinan melakukan operasi pada bayi itu.”

Adanya kemungkinan dokter melakukan operasi pada bayinya membuat orang tua ini jadi menangis.

Serangkaian X-ray dan ultrasound kemudian dilakukan dan untungnya, bayi tersebut terhindar dari operasi.

“Keesokan harinya, dokter bertanya apakah bayi saya minum Enf*l*c.”

“Saya bilang iya. Dokter itu menatapku dengan mata terbelalak.”

“Dia bertanya apakah saya tahu apa yang terjadi dengan masalah susu bubuk palsu baru-baru ini; Sekali lagi, saya bilang iya.”

Tidak banyak yang bisa dilakukan dokter kecuali pemberian antibiotik pada bayi.

Syukurlah, si kecil sedang dalam perjalanan menuju pemulihan, dan ibu tersebut telah beralih ke susu formula bayi lainnya.

Ibu yang bersangkutan juga sudah menghubungi bagian perawatan Enfalac untuk klarifikasi.

Tapi tidak ada yang mengangkat teleponnya.

Dia kemudian menekankan bahwa posting Facebook-nya tidak menyalahkan pihak Enf*gr*w karena dia tidak dapat menentukan keaslian susu bubuk.

Namun dia juga telah menyerahkan semua laporan ke Kementerian Kesehatan untuk tindakan lebih lanjut yang harus dilakukan.

Sementara itu, pihak berwenang telah menyatakan bahwa pemeriksaan atas kasus susu bubuk palsu ini akan memakan waktu dua minggu untuk menyelesaikannya.

Sumber: tribunnews.com

Lahirkan Anak Ketiga, “Oki Setiana Dewi” Malah Dapat Cercahan Warganet. Ternyata ini Masalahnya

Kebahagiaan berubah jadi sedih….

Itulah yang dirasakan oleh Oki Setiana Dewi dan suami. Setelah melahirkan anaknya yang ketiga tentu suatu kesenangan baginya. Namun ada hal yang membuatnya sedih. Bukan mendapat doa malah nyinyiran yang diterima.

Ternyata yang membuat hal itu terjadi adalah ini penyebabnya keluarga Oki terkena cercahan dari warganet.

Mengutip hipwee.com, Oki Setiana Dewi melahirkan anak ketiganya yang berjenis kelamin laki-laki tadi pagi. Akhirnya, punya jagoan!

Ibrahim Muhammad Abdullah, anak ketiga dari Oki Setiana Dewi dan Ory Vitrio Abdullah lahir pada Senin, 18 Desember 2017, sekitar pukul 6.30 pagi tadi. Setelah dikaruniai dua anak perempuan,

akhirnya Oki dan suami dikaruniai anak laki-laki dengan berat 3,7 kg dan panjang 51 cm dan langsung dibuatkan akun Instagram yang sampai sekarang sudah diikuti hampir tiga ribu orang.

Kebahagiaan ini tentu nggak cuma dirasakan oleh Oki dan suami, tapi juga keluarga besar, bahkan masyarakat umum. Banyak yang mengucapkan selamat atas kelahiran anaknya yang kembali melewati proses Caesar untuk ketiga kalinya ini.

Di tengah kebahagiaan Oki, nggak sedikit warganet yang bukan memberikan selamat, melainkan malah menyindir masalah vaksin

 

Kebahagiaan berubah jadi sedih….

Itulah yang dirasakan oleh Oki Setiana Dewi dan suami. Setelah melahirkan anaknya yang ketiga tentu suatu kesenangan baginya. Namun ada hal yang membuatnya sedih. Bukan mendapat doa malah nyinyiran yang diterima.

Ternyata yang membuat hal itu terjadi adalah ini penyebabnya keluarga Oki terkena cercahan dari warganet.

Mengutip hipwee.com, Oki Setiana Dewi melahirkan anak ketiganya yang berjenis kelamin laki-laki tadi pagi. Akhirnya, punya jagoan!

Ibrahim Muhammad Abdullah, anak ketiga dari Oki Setiana Dewi dan Ory Vitrio Abdullah lahir pada Senin, 18 Desember 2017, sekitar pukul 6.30 pagi tadi. Setelah dikaruniai dua anak perempuan,

akhirnya Oki dan suami dikaruniai anak laki-laki dengan berat 3,7 kg dan panjang 51 cm dan langsung dibuatkan akun Instagram yang sampai sekarang sudah diikuti hampir tiga ribu orang.

Kebahagiaan ini tentu nggak cuma dirasakan oleh Oki dan suami, tapi juga keluarga besar, bahkan masyarakat umum. Banyak yang mengucapkan selamat atas kelahiran anaknya yang kembali melewati proses Caesar untuk ketiga kalinya ini.

Di tengah kebahagiaan Oki, nggak sedikit warganet yang bukan memberikan selamat, melainkan malah menyindir masalah vaksin

warganet nyinyir soal vaksin via www.instagram.com

Namun, di tengah kebahagiaan tersebut, tetap saja ada warganet yang nyinyir. Kelahiran anak ketiga Oki ini dikaitkan dengan masalah vaksin yang beberapa waktu lalu sempat ramai diperbincangkan.

Momen kelahiran anak ketiga Oki yang turut dikabarkan oleh beberapa akun gosip di Instagram malah menuai komentar yang justru sungguh disayangkan. Alih-alih memberikan selamat,

sebagian warganet malah menyindir Oki yang antivaksin. Merek bahkan mengait-ngaitkan dengan posisi Oki sebagai publik figur yang harusnya memberi contoh baik.

caroline_siregar :@wied1303_ emberaannn.. Sdngkan anak2 saya aj yg udh Vaksin lengkap tetap waspada sm penyakit macem2 skrg, ap lg ni ertong yg anak2nya gak Vaksin,, katanya sayang anak tp gak ngerti prinsip hidupnya buat kesehatan anak.. 😒😪

gendhispi_: @diangna anak ga divaksin giliran masuk rumah sakit di opname grgr dia sendiri ga ngevaksin nangis2 di infotainment 😂😂

nunnachantika: Plis abis ini anaknya di vaksin yaa.. Ojok ngawur maning… Jaman dulu ga divaksin sehat2 aja maybe karna penyakit ga aneh2 ya.. Nah skrg virusnya muacem2 saiii…

Memang, dua anak sebelumnya, Oki nggak memberikan vaksin karena alasan tersendiri

 

Beberapa bulan lalu, nama Oki Setiana Dewi sempat menjadi topik pembicaraan hangat di kalangan masyarakat. Hal ini dikarenakan kedua anak perempuannya,

Maryam Nusaibah Abdullah dan Khadeejah Fateemah Abdullah terkena campak. Hal ini diduga lantaran Oki nggak memvaksin kedua anaknya tersebut.

Hal ini semakin diperkuat dengan postingan seorang dokter bernama Piprim Basarah Yanuarso yang sudah menyarankan agar Oki memvaksin kedua anaknya, namun ditolak.

Dr Piprim juga menjelaskan kalau vaksin nggak mengandung babi. Hingga akhirnya, kedua anak Oki terkena campak dan masyarakat pun langsung mengaitkan penyakit tersebut dengan keputusan Oki yang nggak memvaksin anaknya.

Masyarakat sangat menyayangkan keputusan Oki tersebut karena langsung mendapatkan bukti betapa pentingnya vaksin itu sendiri, meski nggak ada pernyataan jelas apakah benar Oki nggak memvaksin anaknya.

Klik SUKA jika content kami bermanfaat

 

Sumber: wajibbaca.com

Astagfirullah….., Menitipkan Anak Kepada Orang Tua Ternyata Dosa. Ini Penjelasannya …?

Sudah jadi kewajiban kita bagaikan seseorang tua buat melindungi, mendidik dan juga membesarkan kanak – kanak kita. tetapi karna banyak aktivitas pekerjaan ataupun keadaan perekonomian yang sering – kali bagaikan orang tua kita kerap menitipkan kanak – kanak kepada bunda seorang diri ataupun kepada bunda mertua.

sempatkah kita bertanya kepada diri seorang diri, apa perbuatan kita itu benar ataupun tidak secara syariat?

 

kesatu coba kamu tanyakan dalam hati nurani apa sesungguhnya landasan kamu melaksanakan perbuatan tersebut? karna cuma mengejar karir ataupun orang tua kamu lebih baik dalam mendidik anak?

 

kedua yakinkan kedatangan cucu dirumah membikin orang tua kamu senang ataupun malah membikin padat jadwal mereka dan juga terasa terbebani?

ingat bila kita cuma sekadar mengejar karir dan juga membebani kedua orang tua kita itu berarti kita tercantum anak yang dzalim dan juga itu merupakan suatu dosa.

kewajiban orang tua merupakan menggambarkan hak anak. allah berfirman. “hai orang – orang yang beriman, peliharalah dirimu dan juga keluargamu dari api neraka” (qs at tahrim: 6). seseorang tabi’in, qatadah menafsirkan, engkau perintahkan mereka buat taat kepada allah dan juga larang mereka durhaka kepada – nya. engkau terapkan perintah allah kepada mereka. perintahkalah dan juga bantulah mereka buat melakukannya. bila engkau memandang perbuatan mereka maksiat kepada allah, hingga peringatkan dan juga cegahlah mereka. ”

 

rasululloh saw bersabda: ”.. laki – laki merupakan pemimpin di dalam keluarganya ia hendak ditanya tentang kepemimpinannya, perempuan merupakan pemimpin rumah suami dan juga anak – anaknya, ia hendak ditanya tentang kepemimpinannya.. (hr bukhari muslim)

 

orang tua memiliki 3 kedudukan terhadap anak bagi dari zakiyah darajat dkk: mengasuh raga anak supaya berkembang kembang dengan sehat, proses sosialisasi anak supaya belajar membiasakan diri dengan lingkungannya, dan kesejahteraan psikologis dan juga emosional anak. kewajiban dari orang tua merupakan hak anak buat hidup, nama yang baik, disembelihkan aqiqahnya, asi 2 tahun, makan/minum/baju, tarbiyah agama, tarbiyah sholat, tempat tidur terpisah antara laki – laki dan juga perempuan, tarbiyah adab, pengajaran al – quran/baca tulis, perawatan dan juga tarbiyah kesehatan/kebersihan, pengajaran keahlian, kasih sayang, keamanan, dan juga proteksi.

 

berartinya tarbiyah anak. rasulullah saw bersabda: ”tiada sesuatu pemberian yang lebih utaman dari orang tua kepada anaknya tidak hanya tarbiyah yang baik” (hr angkatan laut (AL) hakim).

 

imam abu al – hamid al – ghazali ra mengatakan, ”.. bila anak dibiasakan dan juga dididik buat melaksanakan kebaikan, hingga ia hendak berkembang jadi baik dan juga jadi orang yang senang di dunia dan juga akhirat. tiap orang yang mendidiknya (orang tua ataupun para pendidik yang lain) hendak ikut mendapatkan pahala sebagaimana pahala si anak atas amal shalihnya.. bila dibiasakan dengan keburukan dan ditelantarkan serupa hewan ternak, hingga ia hendak jadi orang yang celaka dan juga binasa. dosa yang diperbuatnya ikut ditanggung oleh orang – orang yang berkewajiban mendidiknya. ”

 

imam ibnu al – qayyim ra, “mayoritas pemicu kehancuran anak merupakan akibat orang tua mengabaikan mereka, tidak mengarahkan bermacam kewajiban dan juga ajaran agama. orang tua yang menelantarkan anaknya kala mereka kecil, membikin mereka tidak berfaedah untuk pribadinya dan juga orang tuanya kala mereka telah berusia. terdapat orang tua yang mencela anaknya yang durjana, kemudian anaknya mengatakan, “ayah, engkau durjana kepada ku kala kecil, hingga saya juga durjana kepadamu sehabis saya besar. engkau menelantarkan kala kecil, hingga saya juga menelantarkanmu kala engkau tua renta.

 

sumber: wartaislampedia. id