Bayi Ini Terlihat “Menderita Kesakitan” di Dalam Perut Ibunya, Setelah Diselidiki, Ternyata Karena “Satu Kebiasaan” Ibunya Ini!

Para wanita! Ini penting banget sebagai peringatan buat kita semua…

TausiahIslami.com – Setiap ibu hamil yang punya kebiasaan merokok jelas memang berbahaya bagi bayi dalam kandungannya. Karena itu, banyak ibu hamil yang sangat berusaha mati-matian untuk melepaskan dirinya dari kebiasaan buruk merokok ini.

Merokok tidak hanya buruk bagi perkembangan anak dan janin dan kesehatannya, tapi juga memiliki akibat yang sangat fatal! Hasil USG di bawah ini membuktikannya kalau ternyata kebiasaan satu ini membuat bayi di dalam perut sangat menderita!

Seorang ahli dari Inggris meneliti wanita merokok dan tidak merokok yang hamil 24 minggu, 28 minggu, 32 minggu dan 36 minggu serta melakukan USG 4D untuk melakukan perbandingan. Hasilnya sangat mengejutkan!

Ternyata bayi dalam kandungan wanita yang merokok akan lebih sering memegang bagian hidung dan mulutnya daripada mereka yang tidak merokok, ini juga ternyata berpengaruh pada pertumbuhan janin. Janin yang normal, semakin dekat dengan hari kelahirannya, maka akan mengurangi gerakan di dalam perut ibunya, sedangkan janin dari ibu yang merokok justru akan menyebabkan sistem saraf bayi terganggu dan responnya lebih lambat, akhirnya ini akan berdampak pada pertumbuhan bayi kelak.

Merokok akan menyebabkan pembuluh darah ibu hamil menjadi sempit dan darah menjadi lebih sulit mencapai rahim. Karena itulah bayi juga tidak mendapatkan oksigen yang cukup dan tidak mendapatkan gizi yang seharusnya. Bau rokok sendiri beracun dan bisa mencapai sang bayi lewat pembuluh darah sang ibu.

Karena itulah, merokok selama kehamilan akan meningkatkan kemungkinan bayi mengalami gangguan kesehatan, seperti :

  1. Bayi lahir dengan tubuh lebih kecil, biasanya bayi dari ibu yang merokok rata-rata lebih kecil 198 gram dari ibu yang tidak merokok.
  2. Resiko keguguran atau prematur lebih tinggi
  3. Lebih mudah terinfeksi
  4. 30% lebih memungkinkan mengidap asma atau alergi
  5. Setelah besar lebih besar kemungkinannya untuk menjadi perokok
  6. Kemungkin untuk menderita gangguan hiperaktif 3 kali lebih tinggiResiko terkena kanker
    dan banyak penyakit lainnya

Namun, gak cuma perokok saja yang perlu memperhatikan hal ini, perokok pasif juga memiliki resiko yang sama. Karena itulah disarankan begitu tahu hamil, para ibu hamil menghindari rokok dan tempat dimana banyak orang merokok, karena itu sangat berpengaruh pada kandungan.

Kita juga perlu mengetahui kesalahan besar yang selama ini disangka oleh para perokok yang berpikir kalau menghentikan rokok sekaligus justru akan berbahaya bagi janin. Hal ini sama sekali salah, justru sama sekali tidak melukai janin, jadi ini bukan alasan bagi para perokok untuk menghentikan rokoknya pelan-pelan.

Sedangkan setelah melahirkan, jangan mengira kembali merokok sudah tidak ada hubungannya dengan bayimu, justru itu berkaitan sangat erat dengan kesehatan bayi. Sebaiknya ibu yang baru melahirkan dan anak bayi berada di dalam lingkungan yang bebas rokok, karena rokok sangfat beracun terutama bagi ASI dan bagi anak bayi. Lingkungan bebas rokok bisa melindungi bayi menjadi perokok pasif, menjadi perokok pasif adalah penyebab bayi bisa mengalami resiko meninggal tiba-tiba. Kata Michaela Goecke dari biro kesehatan di Jerman.

Paling baiknya, memang para wanita tidak merokok atau memang menghentikan rokoknya untuk selamanya sejak hamil. Kebiasaan buruk seperti ini sangat tidak baik, apalagi untuk bayimu dan dirimu sendiri.

 

Sumber : cerpen. co.id

Ini Nih 174 Nama Bayi Perempuan Yang Indah Dan Artinya, Akan Beruntung Di Dunia Dan Akhirat

Apabila anda menjadi calon ibu atau calon orang tua yang mempunyai seorang putri kecil yang cantik dan sedang mencari nama untuk sang buah hati, anda berada di tempat yang tepat. Berikut kami hadirkan 174 nama-nama bayi perempuan yang indah dan juga artinya.

Nama bayi Awalan A

1. AFIFA FITIYA
Anak perempuan yang suci dan memiliki harga diri
2. AFRA NAILA ARKARNA
Anak perempuan sebagai anugerah di malam ke-13 bulan purnama yang menerangi hati
3. AINA TALITA ZAHRAN
Mata seorang gadis yang berkilau
4. AINIYA FAIDA AZMI
Anak yang memiliki ketegaran hati dan bermanfaat bagai pohon rimbun yang bersemi
5. AINUN MAHYA
Mata yang bersinar
6. AISHA ALIFA
Keramahtamahan yang hidup
7. AISHA FARHANA
Anak perempuan yang hidup dan bergembira
8. AKIFA NAILA
Wanita yang raji beritikaf di masjid dan suka memberi
9. ANNISA FAIHA
Anak perempuan yang memiliki banyak kelebihan
10. ANNISA KASTURI NAIM
Anak perempuan penghuni surga yang harum bagai bunga kasturi
11. ARIQA FATINA
Anak perempuan baik budi dan menarik hati
12. ASKANA SAKHI
Anak perempuan yang baik hati dan murah hati
13. ASSYIFATU HAIFA
Anak perempuan yang bagaikan obat penawar dahaga
14. ATHIFA FARIHAN WARDA
Anak perempuan yang memiliki perasaan gembira bagai bunga mawar
15. ATIKA BALQIS AZIZAH
Ratu mulia yang pemurah
16. ATIKA ZAHRA RATIFA
Anak perempuan yang berakhlak baik, pemurah dan berseri- seri
17. ATIQA FAIRUZ KHALISA
Anak perempuan yang cantik bagai permata murni
18. AULIA IZZATUNNISA
Anak perempuan yang penuh rasa cinta dan kemuliaan

Nama bayi Awalan B

19. BADRIYYA SHALIHA
anak perempuan yang cantik dan shalihah
20. BAHIYYA ATIQA FAIHA
anak perempuan yang cantik yang memiliki keindahan dan banyak kelebihan
21. BAITI DURRIYA
Rumahku adalah cahaya mutiara
22. BALQIS ADZRA
Ratu yang terhormat
23. BARIA KAMILIA
Anak perempuan yang bagaikan pepohonan yang selalu hijau dan unggul
24. BASIMA SHALIHA
Senyuman anak perempuan yang shalihah
25. BASIMA WARDATUL ZHAHIRA
Anak perempuan yang tersenyum bagai bunga mawar yang bercahaya
26. BASYASYA AFIFA
Anak perempuan yang memiliki wajah berseri-seri sedang mensucikan diri
27. BILQIS FAIHA RIFDA
Ratu yang memiliki banyak kelebihan pemberi pertolongan
28. BILQIS UFAIRA
Ratu yang pemberani
29. BURAIRA BALQIS FAIHA
Ratu yang memiliki banyak kelebihan dan selalu berbuat baik
30. BUSYRA FITRIYANI
Kabar gembira dari anak perempuan yang suci
31. BUTSAINA IFTITAH NAILA
Permulaan dari anak perempuan yang cantik adalah anugerah

Nama bayi Awalan D

32. DALIYA ZAHRA KHASIEB
Anak perempuan yang bagaikan bunga pohon anggur yang subur
33. DARY ARRIFDA
Anak perempuan pemberi pertolongan yang lemah lembut
34. DARY AZZALFA
Anak perempuan yang bagaikan permukaan mutiara yang lembut
35. DIANA DURRIYATUL JANNA
Agama yang bercahaya bagai mutiara surga
36. DIANA SYAUQIA
Anak perempuan yang bagaikan agama yang dirindukan
37. DURATU ANNASIHA
Mutiara nasihat
38. DURATUL HIKMAH
Mutiara Hikmah
39. DURRATUL JINAN
Mutiara Surga
40. DURRRIYA NAILA TALITA
Gadis yang suka memberi bagaikan cahaya mutiara
41. DZAKIRA AFTANI
Anak perempuan yang memiliki ingatan yang mengagumkan
42. DZAKIRA TALITA ZAHRA
Gadis yang berzikir bagai bunga
43. DZAKIYYA TALITA SAKHI
Gadis cerdas yang murah hati

Nama bayi Awalan F

44. FADYA JAMIL ANNIDA
Seruan indah yang menyelamatkan
45. FAIDA ANNAILA
Pemberian yang bermanfaat
46. FAIHA NADA ZALFA
Anak perempuan yang bagaikan embun di kulit mutiara yang banyak kelebihannya
47. FAIZA ALYA AZIZA
Pemenang yang tinggi dan mulia
48. FAJRA NADA NADIFA
Anak perempuan yang bagaikan embun pagi yang bersih
49. FAKHIRA SALWA NABILA
Burung puyuh yang bagus dan cerdik
50. FANY AZHAR AZIZA
Bunga yang fana dan mulia
51. FARAH AZHAR
Anak perembuan yang bagaikan Bunga-bunga dan kesenangan
52. FARHANA RAQWANI
Kemajuan yang menggembirakan
53. FARIDA KAMILA ZUHDI
anak perempuan yang bagaikan permata yang mahal dan sempurna yang rendah hati
54. FATIHA RUSYDA ADDIEN
Agama pembuka jalan yang lurus
55. FAUZIA RAFIFA
Anak perempuan yang berakhlak baik adalah kemenangan yang gemilang
56. FITRI SYAFIA
Anak perempuan yang suci dan sehat

Nama bayi Awalan G

57. GHAZIYA HAFIZA
anak perempuan pejuang yang menjaga kesuciannya

Nama bayi Awalan H

58. HAFIZA KHAIRA LUBNA
Kebaikan dan kecerdasan yang terpelihara kesuciannya
59. HAIFA AISH FAIHA
Anak perempuan yang ramping dan memiliki banyak kelebihan
60. HAMDA SAKHIA Anak perempuan yang banyak bersyukur dan murah hati
61. HANA AISH SALMA
Anak perempuan yangyang bahagia dan selamat
62. HANA KHAIRUNNISA
Sebaik-baiknya anak perempuan yang bahagia
63. HANIA SYAKIRA
Ucapan selamat dan rasa syukur
64. HANIFA RASYIDA
Muslimah yang teguh dan tegar
65. HASNA NABILA
Anak perempuan yang cantik dan cerdik
66. HAURA NAZHIFA
Anak perempuan yang berkulit putih dan bersih
67. HUSNIA RANI ZAHRA
Bunga yang indah dan mempesona

Nama bayi Awalan I

68. IFFA ASTILA RAHMA
Anak perempuan yang memiliki keturunan yang baik, rasa hormat dan kasih sayang
69. IFTINA ASSYABIYA RAFIFA
Gadis kecil yang berakhlk baik yang mengagumkan
70. ILMI SUHAIMA
Anak perempuan yang memiliki ilmu tentang keberuntungan
71. IMA SHABIRA
Pemimpin yang penyabar
72. INAYA AZMI ATHIFA
anak perempuan yang memiliki perhatian, keteguhan hati dan perasaan
73. INAYA AZMI ATHIFA
anak perempuan yang memiliki perhatian, keteguhan hati dan perasaan
74. INAYA RAFA
Anak perempuan yang memiliki perlindungan yang tinggi
75. INSYIRA FAUZIA
Kegembiraan atas kemenangan yang gemilang
76. IRTIA NAZIHA
Kesenangan yang jauh dari hal-hal yang buruk
77. IZA NAJDA
Anak perempuan yang memiliki keberanian dan kehormatan diri

Nama bayi Awalan J

78. JAMILA RAFIF LUTHFIA
Anak perempuan yang cantik dan lembut yang berakhlak baik
79. JANNATU SAUQIYA
Anak perempuan bagaikan surga yang dirindukan
80. JARIA SALSABILA
Amal yang tak terputus laksana mata air surga
81. JAUHARA ZAHRANI

anak perempuan yang bagaikan permata yang berkilauan
82. JAUZA JAHIRA
Anak perempuan yang bagaikan buah kenari yang berkilau
83. JIHAN TALITA ULFA
Gadis berwawasan luas yang ramah
84. JUHAINA ZAKIYA
anak perempuan yang bagaikan kebun yang tumbuh dengan baik

Nama bayi Awalan K

85. KALILA RIFDA
Anak perempuan yang memberi pertolongan dengan lemah lembut
86. KAMILIA ULFA
Persahabatan yang sempurna
87. KARIMA HAURA ZUHDA
Anak perempuan berkulit putih yang mulia dan rendah hati / Wanita berkulit putih yang mulia dan rendah hati
88. KHADZIYA NISRINA
Bunga mawar putih yang harum baunya
89. KHAIRA TALITA
ADSENSE Link Ads 200 x 90
RUMI
Gadis yang baik hati laksana seorang penyair Ibnu Rumi
90. KHAIRUNNISA SALSABILA
Sebaik-baiknya wanita laksana mata air surga
91. KHALIFA SAKHI
Anak perempuan sebagai pemimpin yang murah hati
92. KHANSA SABIHA
Semoga seperti seorang pejuang muslimah yang wajahnya berseri-seri
93. KHATAMI SAHIRA
Mata air terakhir
94. KHAZANA RIDHA NAILA
Anak perempuan yang suka memberikan hartanya dengan ikhlas

Nama bayi Awalan L

95. LABIBAH ZAKIYYA
Anak perempuan yang cerdik dan cerdas
96. LAILA FAIHA
Malam yang memiliki banyak kelebihan
97. LAIMUNA HAURA HASNA
Gadis berkulit putih yang cantik laksana jeruk yang manis
98. LATIFA QOTRUNNADA
anak perempuan yang lembut bagaikan tetesan embun
99. LUJNA KAMILA
Bukit datar yang ditumbuhi pepohonan yang selalu hijau
100. LUQYANA FARHA
Perjumpaan kita yang menggembirakan
101. LUTHFIA NISRINA
Gadis yang lembut bagaikan bunga mawar putih
102. LUTHFIA ZAHRA TALITA
Gadis lemah lembut yang selalu berseri-seri

Nama bayi Awalan M

103. MAHDIYATU SYAUQIYA
Anak perempuan yang selalu rindu mendapatkan hidayah
104. MAHIRA HASNA KAMILA
Kepandaian dan kecantikan yang sempurna
105. MAISYARA SALSABILA
Ketenangan mata air surga
106. MARDIYATU EL-HAZIMA
Anak perempuan yang teliti dan mendapatkan keridhoan Allah
107. MAWADDATU SHIFWA
Kasih sayang seorang sahabat akrab
108. MUAZARA ULFA
Anak perempuan yang mendapatkan pertolongan dari persahabatan
109. MUFIDA SALSABILA
Anak perempuan yang bermanfaal laksana mata air surga

Nama bayi Awalan N

110. NABILA HASNA AMIRA
Kecerdikan dan kecantikan seorang ratu
111. NADA FAJRIA SALSABILA
Embun pagi dari mata air surga
112. NADHIFATUL AZHAR
Bunga-bunga yang bersih
113. NAFLA SYAKIRA
Bunga matahari yang pandai bersyukur
114. NAILA MUAZARA ULFA
Anak perempuan yang suka memberi pertolongan dan keramahan
115. NAJWA KHAIRA WILDA
Bisikan kebaikan dari seorang bidadari
116. NAURA HASNA ANNIDA
Anak perempuan yang mempesona bagai bunga yang indah
117. NAURA NADHIFA AKMAL
Bunga yang bersihnya lebih sempurna
118. NIDA RANIA FAJRIA
Seruan yang mempesona di pagi hari
119. NISRINA ARIJ HISANA
Bunga mawar putoh yang sangat harum dan cantik
120. NUDA BAHIRA RAMADHANI
Pelangi yang indah di bulan Ramadhan

Nama bayi Awalan Q

121. QONITA ISMAN TAQIYYA
Anak perempuan yang taat kepada suami dan bertaqwa kepada Tuhannya
122. QOSAMA AFKAR BASHIRA
Keindahan dari buah pikiran yang bijaksana
123. QOTRUNNADA SALSABILA
Tetesan embun dari mata air surga

Nama bayi Awalan R

124. RAFIA FATINA
Anak perempuan anggun yang menarik perhatian
125. RAFIFATU RIFDA
Anak perempuan yang berakhlak baik dan suka memberi pertolongan
126. RAHIMA TALITA SHALIHA
Gadis baik yang penuh kasih sayang
127. RAHMA SHAFIYYA
Kasih sayang dari seorang kawan yang tulus
128. RAIDA FAKHIRA
Pemimimpin perempuan yang membanggakan
129. RAIHANA YASMINA FAIHA
Bunga melati yang harum dan memiliki banyak kelebihan
130. RANIATU JANNA
Surga yang mempesona
131. RASYIDATU MARWA
Petunjuk jalan yang lurus di bukit Marwa
132. RASYIDATU NAJA
Petunjuk yang menuju keselamatan
133. RASYIDATU SHAFA
Petunjuk jalan yang lurus di bukit Shafa
134. RAUDHATU JANNA
Taman surga

Nama bayi Awalan S

135. SAHLA SAIDA
Anak perempuan yang mendapatkan kemudahan dan
kebahagiaan
136. SAKINATU MARWA
Ketengangan saat berada di bukit Marwa
137. SALIMA NAZIHA
Anak perempuan yang selamat dan bersih dari noda
138. SALSABILA NADHIFA
Mata air surga yang bersih
139. SALWA ZAKIYYA
Burung puyuh yang tumbuh dengan baik
140. SAYYIDA HAKAMA
Pemimpin perempuan yang bijaksana
141. SAYYIDATU HAIBA
Pemimpin perempuan yang berwibawa
142. SHOFIE SALSABILA
Mata air surga yang jernih
143. SUHAILA ILMA NAFIA
Kemudahan dalam mendapatkan ilmu yang bermanfaat
144. SUKAINA FARIHA
Anak perempuan yang tenang dan periang
145. SYAFIYYA RAHMA
Seorang teman yang tulus penuh kasih sayang
146. SYAWWAL HUSNAYAN
Bulan Syawwal yang penuh kemenangan
147. SYIFA SAUQIYA
Anak perempuan laksana obat penawar rindu

Nama bayi Awalan T

148. TAHANY SYAKIRA
Ucapan selamat dan rasa syukur
149. TALITA HASNA HUMAIRA
Gadis yang cantik yang pipinya kemerah-merahan
150. TAMIMATU EL-QAIDA
Pemimimpin perempuan yang kuat
151. TASMIRA KAMIL
Permata yang indah dan sempurna
152. TASNIM THUFAILA
Angin semilir yang lembut dan halus
153. TSABITA SHIFWA
Sahabat yang memiliki keteguhan hati

Nama bayi Awalan U

154. UFAIRA NUR AFIFA
Anak perempuan pemberani yang memancarkan cahaya kesucian diri
155. ULFA ALIYA FITRI
Anak perempuan yang memiliki rasa persahabatan yang tinggi dan suci
156. ULFA KHAIRUNNISA
Sebai-baik wanita yang ramah terhadap orang lain
157. ULFA RAHMA HAYATI
Wanita yang penuh rasa persahabatan dan kasih sayang dalam kehidupanku
158. UZDA JAMILA
Anak perempuan yang memiliki kelebihan yang indah
159. UZDA SHAFIYYA
Kawan yang tulus dan memiliki kelebihan

Nama bayi Awalan W

160. WAFIYATU WARDA
anak perempuan yang bagaikan bunga mawar yang sempurna
161. WARDA FATINA
Bunga mawar yang mengagumkan
162. WAZIRA HUWAIDA
Menteri wanita yang lemah lembut

Nama bayi Awalan Y

163. YAFIA AZHAR
Bunga-bunga yang tinggi
164. YASMINA KHAIRUNNISA
The best woman like jasmine
165. YUMNA FARIHA
Anak perempuan yang mendapatkan beruntung dan bahagia
166. YUSRIYYA KAMILA
Anak perempuan yang bagaikan kemudahan yang sempurna

Nama bayi Awalan Z

167. ZAHIDA QALBI NADHIFA
Anak perempuan rendah hati yang memiliki hati yang bersih
168. ZAHIRA FAIRUZ
Anak perempuan yang bercahaya bagaikan permata
169. ZAHIYA KAMILIA
Indah bagaikan pepohonan yang selalu hijau
170. ZAHRA ALMAIRA RAHMAN
Putri (kerajaan) bunga yang penuh kasih
171. ZAHRA AMIRA RAHMANI
Anak perempuan yang bagaikan Bunga yang memimpin dengan kasih sayang penuh kasih
172. ZAHRATU NIDA
Bunga yang mempesona
173. ZALFA NAQIYYA
Permukaan mutiara yang jernih
174. ZARA NADIA AKHYAR
Fajar menyingsing yang mengawali segal Kebaikan

[ sumber : siarberita.com ]

Jangan Pernah Memajang Foto Pernikahan di Kamar, Kalau Tak Mau ini Terjadi…

Tausiah Islami.com – Moment pernikahan memang janganlah sampai menjadi kenangan yang dilupakan begitu saja. Karena itu banyak pasangan yang bahkan menggantung foto pernikahanya di ruang tamu bahkan kamar. Tahukah anda bahwa hal itu sangat tidak dianjurkan! Karena ketahui akibat buruknya dalam berbagai hadist berikut ini.

Mengutip rumaysho.com, dalam berbagai hadits dilarang bagi kita untuk memajang gambar makhluk bernyawa. Gambar yang terlarang dibawa ini adalah gambar manusia atau hewan, bukan gambar batu, pohon dan gambar lainnya yang tidak memiliki ruh.

Jika gambar tersebut memiliki kepala, maka diperintahkan untuk dihapus. Karena kepala itu adalah intinya sehingga gambar itu bisa dikatakan memiliki ruh atau nyawa. Agar lebih jelas perhatikan terlebih dahulu hadits-hadits yang menerangkan hal tersebut.

Dalam hadits muttafaqun ‘alaih disebutkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

”Para malaikat tidak akan masuk ke rumah yang terdapat gambar di dalamnya (yaitu gambar makhluk hidup bernyawa)” (HR. Bukhari 3224 dan Muslim no. 2106)

Larangan-Larangan Lain adalah….

Hadits Jabir radhiyallahu ‘anhu dia berkata,

“Rasulullah shallallahu alaihi wasallam melarang adanya gambar di dalam rumah dan beliau melarang untuk membuat gambar.” (HR. Tirmizi no. 1749 dan beliau berkata bahwa hadits ini hasan shahih)

Hadits Ali bin Abi Thalib radhiyallahu anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepadanya,

“Jangan kamu membiarkan ada gambar kecuali kamu hapus dan tidak pula kubur yang ditinggikan kecuali engkau meratakannya.” (HR. Muslim no. 969)

Dalam riwayat An-Nasai, “Dan tidak pula gambar di dalam rumah kecuali kamu hapus.” (HR. An Nasai no. 2031. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma dia berkata,

“Bahwa tatkala Nabi melihat gambar di (dinding) Ka’bah, beliau tidak masuk ke dalamnya dan beliau memerintahkan agar semua gambar itu dihapus. Beliau melihat gambar Nabi Ibrahim dan Ismail ‘alaihimas ssalam tengah memegang anak panah (untuk mengundi nasib), maka beliau bersabda, “Semoga Allah membinasakan mereka, demi Allah keduanya tidak pernah mengundi nasib dengan anak panah sekalipun. “(HR. Ahmad 1/365. Kata Syaikh Syu’aib Al Arnauth bahwa sanad hadits ini shahih sesuai syarat Bukhari dan periwayatnya tsiqoh, termasuk perowi Bukhari Muslim selain ‘Ikrimah yang hanya menjadi periwayat Bukhari)

‘Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam masuk ke rumahku sementara saya baru saja menutup rumahku dengan tirai yang padanya terdapat gambar-gambar. Tatkala beliau melihatnya, maka wajah beliau berubah (marah) lalu menarik menarik tirai tersebut sampai putus.

Lalu beliau bersabda,

“Sesungguhnya manusia yang paling berat siksaannya pada hari kiamat adalah mereka yang menyerupakan makhluk Allah.” (HR. Bukhari no. 5954 dan Muslim no. 2107 dan ini adalah lafazh Muslim).

Dalam riwayat Muslim,

“Dia (Aisyah) memasang tirai yang padanya terdapat gambar-gambar, maka Rasulullah masuk lalu mencabutnya. Dia berkata, “Maka saya memotong tirai tersebut lalu saya membuat dua bantal darinya.”

Dari Ali radhiyallahu anhu, dia berkata,

“Saya membuat makanan lalu mengundang Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk datang. Ketika beliau datang dan masuk ke dalam rumah, beliau melihat ada tirai yang bergambar, maka beliau segera keluar seraya bersabda, “Sesungguhnya para malaikat tidak akan masuk ke dalam rumah yang di dalamnya ada gambar-gambar.” (HR. An-Nasai no. 5351. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dia berkata,

“Jibril ‘alaihis salam meminta izin kepada Nabi maka Nabi bersabda, “Masuklah.” Lalu Jibril menjawab, “Bagaimana saya mau masuk sementara di dalam rumahmu ada tirai yang bergambar. Sebaiknya kamu menghilangkan bagian kepala-kepalanya atau kamu menjadikannya sebagai alas yang dipakai berbaring, karena kami para malaikat tidak masuk rumah yang di dalamnya terdapat gambar-gambar.” (HR. An-Nasai no. 5365. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Pelajaran:

Hadits dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu di atas, menunjukkan bahwa yang dimaksud gambar yang terlarang dipajang adalah gambar makhluk bernyawa (yang memiliki ruh) yaitu manusia dan hewan, tidak termasuk tumbuhan.

Sisi pendalilannya bahwa Jibril menganjurkan agar bagian kepala dari gambar tersebut dihilangkan, barulah beliau akan masuk ke dalam rumah. Ini menunjukkan larangan hanya berlaku pada gambar yang bernyawa karena gambar orang tanpa kepala tidaklah bisa dikatakan bernyawa lagi.

Dalam hadits lain, Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda, “Gambar itu adalah kepala, jika kepalanya dihilangkan maka tidak lagi disebut gambar.” (HR. Al-Baihaqi 7/270. Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini shahih dalam As Silsilah Ash Shohihah no. 1921)

Menghapus Gambar Makhluk Bernyawa

Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin rahimahullah ditanya, “Bisakah engkau jelaskan mengenai jenis gambar yang mesti dihapus?”

Syaikh rahimahullah menjawab, “Gambar yang mesti dihapus adalah setiap gambar manusia atau hewan. Yang wajib dihapus adalah wajahnya saja.

Jadi cukup menghapus wajahnya walaupun badannya masih tersisa. Sedangkan gambar pohon, batu, gunung, matahari, bulan dan bintang, maka ini gambar yang tidak mengapa dan tidak wajib dihapus. Adapun untuk gambar mata saja atau wajah saja (tanpa ada panca indera, pen), maka ini tidaklah mengapa, karena seperti itu bukanlah gambar dan hanya bagian dari gambar, bukan gambar secara hakiki.” (Liqo’ Al Bab Al Maftuh, kaset no. 35)

Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan dalam kesempatan yang lain bahwa gambar makhluk bernyawa boleh dibawa jika darurat. Syaikh Ibnu ‘Utsaimin ditanya, “Dalam majelis sebelumnya, engkau katakan bahwa boleh membawa gambar dengan alasan darurat. Mohon dijelaskan apa yang jadi kaedah dikatakan darurat?”

Syaikh rahimahullah menjawab, “Darurat yang dimaksud adalah semisal gambar yang ada pada mata uang atau memang gambar tersebut adalah gambar ikutan yang tidak bisa tidak harus turut serta dibawa atau keringanan dalam qiyadah (pimpinan). Ini adalah di antara kondisi darurat yang dibolehkan.

Orang pun tidak punya keinginan khusus dengan gambar-gambar tersebut dan di hatinya pun tidak maksud mengagungkan gambar itu. Bahkan gambar raja yang ada di mata uang, tidak seorang pun yang punya maksud mengagungkan gambar itu.” (Liqo’ Al Bab Al Maftuh, kaset no. 33)

Penjelasan hukum dalam tulisan di atas semata-mata berdasarkan dalil dari sabda Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, bukan atas dasar logika semata. Semoga Allah menganugerahkan sifat takwa sehingga bisa menjauhi setiap larangan dan mudah dalam melakukan kebaikan. Wallahu waliyyut taufiq.

 

sumber : wajibbaca.com

Inilah 7 Kesalahan dalam Sholat yang Sering Dilakukan

dada. BENAR, sejajar dengan wajah. SALAH, tidak sejajar wajah. Meletakkan tangan di lambung adalah dilarang oleh Rasulullah. Cara bersedekap miring yang salah seperti ini masih ada dalam masyarakat Melayu. Hendaklah cara seperti ini kita tinggalkan.

Sungguh merugi jika kita tak tahu apa sajakah yang membuat shalat menjadi berkurang nilainya di hadapan Allah SWT. Malah bisa-bisa kesalahan tersebut membuat shalat kita menjadi hilang pahalanya.

Seperti yang kita ketahui bahwa apabila sholat yang kita lakukan itu baik, maka baik pula amalan yang lainnya. Begitu juga sebaliknya sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

“Amal hamba yang pertama kali akan dihisab adalah shalatnya. Jika shalatnya baik, dia sukses dan berhasil, dan jika shalatnya rusak, dia sangat rugi.” (HR Nasai dan Tirmidzi)

Setiap muslim akan menyadari bahwa hal ini sangat penting. Akan tetapi mereka pun menyadari untuk bisa shalat dengan sempurna bukan perkara yang mudah. Karena itu jalan yang terbaik adalah dengan menhindari berbagai kesalahan yang terjadi selama kita melakukan shalat.

1. Tidak Tumaninah
Yang dimaksud dengan tumaninah adalah posisi tubuh dalam keadaan tenang ketika melakukan gerakan tertentu. Ketenangan dalam salah satu posisi shalat diukur dari lamanya membaca doa dalam posisi tersebut.

Contohnya seperti dalam keadaan i’tidal dimana posisi tersebut harus ditahan dan dilakukan dengan tenang selama 1 kali bacaan doa.

Banyak diantara kaum muslim yang sengaja mempercepat shalatnya. Tidak ada ketenangan dalam shalatnya dan seakan doa yang diucapkan dalam setiap rukunnya pun tak sampai tamat. Seperti inilah shalat yang tidak tumaninah

2. Merasa Was-Was Ketika Takbiratul Ihram
Kesalahan dalam shalat yang harus dihindari selanjutnya adalah was-was ketika melakukan takbiratul ihram. Mereka ragu dalam berniat ketika mengangkat tangan dan dibarengi dengan ucapan takbir. Alhasil mereka pun mengulangi dan mengulangi rukun tersebut.

Karenanya yakinlah bahwa niat kita dalam shalat adalah sudah mantap ketika hendak shalat sehingga kesalahan itu bisa diminimalisir.

Bahkan sebagian ulama menganggap bahwa kita berwudhu dan datang untuk shalat pun diartikan sebagai niat sehingga tidak perlu ada pengulangan ketika takbiratul ihram.

3. Imam Salah Dalam Membaca Surat Al-Fatihah
Sebagian dari kita ada yang saling menyodorkan untuk dijadikan sebagai seorang imam. Padahal sangat jelas bahwa syarat seorang imam adalah mampu fasih dan hafal dengan Al Quran terutama Al Fatihah.

Maka sebuah kesalahan apabila menyuruh seseorang yang tidak fasih bacaan Al Fatihah baik itu dari huruf maupun tajwidnya karena bisa mengancam keabsahan shalat.

Imam Syafii bahkan mengatakan di dalam kitab Al Umm bahwa seorang imam yang salah dalam membaca Al Fatihah akan menyebabkan perubahan makna dan akibatnya shalatnya maupun makmumnya menjadi tidak sah.

4. Bersedekap Miring
Banyak perbedaan tentang bagaimana cara Rasul bersedekap seperti di perut ataupun di dada. Akan tetapi yang sangat jelas dilarang adalah bersedekap miring (ikhtishar).

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘Anhu, “Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam melarang seseorang shalat sambil ikhtishar.” (HR Bukhari)

Ikhtishar adalah meletakkan satu tangan di pinggang ataupun di kedua-duanya sehingga sikap ini akan menyebabkan salah satu atau kedua sikunya keluar dan menjauh dari tubuh dimana seakan seperti sedang berkacak pinggang.

5. Tidak Menyempurnakan Ruku Dan I’tidal
Orang yang melakukan shalat namun tidak menyempurnakan rukuk dan i’tidal sama saja dengan orang yang tidak mengikuti ajaran Rasulullah.

Untuk itu posisikan tubuh ketika rukuk dengan membentuk sudut 90 derajat dan menyandarkan tangan pada lutut. Bahkan untuk menguji kesempurnaannya, cobalah taruh gelas berisi air pada orang yang sedang melakukan percobaan rukuk. Jika gelas tetap berdiri tegak, maka itulah kesempurnaan rukuk.

Begitu pun dengan i’tidal dimana setiap umat Islam harus meluruskan semua tubuhnya ketika bangun dari rukuk dan beranjak untuk sujud. Banyak dari kita yang asal lewat saat i’tidal sehingga tidak sempurnalah rukun tersebut.

6. Tidak Menempelkan Hidung Saat Sujud
Kesalahan saat shalat yang selanjutnya adalah tidak menempelkan hidung ketik sujud. Padahal Rasulullah bersabda, “Allah tidak menerima shalat bagi orang yang tidak menempelkan hidungnya ke tanah, sebagaimana dia menempelkan dahinya ke tanah/lantai” (HR Ibnu Abi Syaibah). Sehingga wajib bagi umat Islam untuk menempelkan hidungnya ketika sujud.

7. Membuka Tangan Ketika Salam
Perbuatan yang salah ini dahulu pernah dilakukan oleh sahabat Rasulullah dan Rasul pun mengingatkan akan hal tersebut sebagaimana yang dimuat dalam hadistnya.

Dari Jabir bin Samurah Radhiyallahu ‘Anhu, “Ketika kami shalat bersama Rasulullah, kami mengucapkan, “Assalamu’alaikum” sambil berisyarat dengan kedua tangan ke samping masing-masing. Kemudian Rasulullah mengingatkan, “Mengapa kalian mengangkat tangan kalian seperti keledai yang suka lari? Kalian cukup letakkan tangan kalian di paha kemudian salam menoleh ke saudaranya yang di samping kanan dan kiri.” (HR Muslim)

Itulah 7 kesalahan dalam shalat yang harus segera kita perbaiki. Jika ilmu telah sampai, namun tidak segera dilaksanakan maka alangkah sangat rugilah kita karena waktu yang kita gunakan untuk shalat yang salah tidak akan bisa kembali dan diulang.

Mungkin ada yang berbeda pendapat ataupun memiliki tambahan mengenai kesalahan saat shalat ini. Sehingga kami persilakan untuk menambahkannya dalam komentar atau lewat email dan akan kami rubah jika memang dalilnya bisa dipertanggung jawabkan.

Wallahu A’lam

Semoga informasi ini berguna dan menambah pemahaman kita semua… terima kasih telah menyempatkan untuk membaca..

Sumber: kabarmakkah.com

Inilah 10 Kesalahan Ber-wudhu’ yang Sering Terjadi Tanpa Disadari

Berikut ini akan kami sampaikan 10 kesalahan umum ketika berwudhu, yang mana mungkin diantara kita tak menyadarinya, mari kita simak:

1. Tidak Membaca Bismillah
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak sempurna wudhu’ sesorang yang tidak membaca basmallah.” (HR. Ahmad)

2. Tidak Sempurna Membasuh Anggota Wudhu
Tidak sempurna dalam membasuh anggota wudhu dan mengakibatkan ada sebagian anggota wudhu yang tidak terbasuh oleh air. Imam al-Bukhari rahimahullah meriwayatkan dalam kitab Shahihnya.

Dari Muhammad bin Ziyad, dia berkata:’Aku mendengar Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu -saat itu beliau melewati kami, dan orang-orang sedang berwudhu: ”Sempurnakanlah wudhu kalian, sesungguhnya Abul Qosim (Rasulullah) shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

”Celakalah tumit-tumit (yang tidak terbasuh air ketika berwudhu) dari api neraka.”

Dan dari Khalid bin Mi’dan dari sebagian istri-istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:]

”Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam melihat seorang laki-laki yang shalat sedangkan di punggung kakinya terdapat bagian mengkilap karena tidak terbasuh oleh air wudhu seukuran uang dirham (uang logam), maka Nabi menyuruhnya untuk mengulang wudhunya.” (HR. Imam Ahmad dan Abu Dawud menambahkan: dan (mengulang) shalat).

Al-Atsram berkata: “Aku bertanya kepada imam Ahmad: ’hadits ini sandanya jayyid (bagus)?’ Beliau menjawab: ’jayyid.’

Imam asy-Syaukani rahimahullah berkata tentang hadits ini: ”Hadits ini menunjukkan wajibnya mengulang wudhu dari awal, bagi orang yang yang meninggalkan membasuh anggota wudhunya sekalipun sekecil apa yang disebutkan dalam hadits.”

“Barangsiapa yang menyempurnakan wudhu sebagaimana yang Allah perintahkan, maka shalat-shalat wajib (yang lima) adalah penghapus dosa (yang terjadi) di antaranya”

3. Membasuh Anggota Wudhu Lebih Dari Tiga Kali
Ini adalah was-was dari setan, karena Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- tidak pernah menambah cucian dalam wudhu lebih dari tiga kali, sebagaimana yang tsabit dalam Shohih Al-Bukhary bahwa (Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- berwudhu tiga kali-tiga kali).

Maka yang wajib atas seorang muslim adalah membuang semua was-was dan keragu-raguan (yang muncul) setelah selesainya wudhu dan jangan dia menambah lebih dari tiga kali cucian untuk menolak was-was yang merupakan salah satu dari tipuan setan.

4. Boros Dalam Penggunaan Air
Ini adalah terlarang berdasarkan firman Allah Ta’ala: “Dan janganlah kalian berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan”. (QS. Al-An’am: 141 dan Al-A’raf: 31).

Rasulullah pun bersabda tentang hal ini: “Janganlah kalian boros dalam (penggunaan) air”, maka beliau (Sa’ad) berkata, “Apakah dalam (masalah) air ada pemborosan?”, beliau bersabda, “Iya, walaupun kamu berada di sungai yang banyak airnya”. Riwayat Ahmad.

5. Menyebut Nama Allah d Dalam WC Atau Masuk ke Dalamnya Dengan Membawa Sesuatu yang Didalamnya Terdapat Dzikir Kepada Allah
Ini adalah hal yang makruh maka sepantasnya bagi seorang muslim untuk menjauhinya. Dari Ibnu ‘Umar -radhiallahu ‘anhuma- beliau berkata:

“Ada seorang lelaki yang berlalu sementara Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam sedang kencing. Maka orang itu pun mengucapkan salam tapi Nabi tidak membalas salamnya”. (Riwayat Muslim). Hal ini karena menjawab salam adalah termasuk dzikir.

6. Beristinja (Mencuci Dubur) Setelah Buang Angin (Kentut)
Tidak ada istinja ketika buang angin (kentut), istinja hanya pada buang air kecil dan buang air besar, maka tidak disyari’atkan bagi orang yang kentut untuk beristinja sebelum berwudhu sebagaimana yang dilakukan oleh sebagian orang.

Karena dalil-dalil syari’at tidak ada yang menjelaskan akan istinja` dari kentut, yang ada hanyalah penjelasan bahwa kentut adalah hadats yang mengharuskan wudhu, dan segala puji hanya milik Allah atas kemudahan dari-Nya.

Imam Ahmad rahimahullah berkata, “Tidak terdapat dalam Al-Kitab, tidak pula dalam sunnah Rasul-Nya adanya istinja dalam kentut, yang ada hanyalah wudhu”.(Al-Minzhar fi Bayan Al-Akhtha` Asy-Syai’ah karya Asy-Syaikh Saleh bin Abdil Aziz Alu Asy-Syaikh)

7. Tertidur Kemudian Tidak Mengulang Wudhu
Sebagian orang tertidur di masjid, kemudian apabila iqamat dikumandangkan dibangunkan oleh orang di sebelahnya lalu langsung bangkit shalat tanpa berwudhu lagi.

Orang yang seperti ini wajib baginya untuk berwudhu, karena dia lelap dalam tidurnya. Adapun kalau dia sekedar mengantuk dan tidur ringan sehingga masih mengetahui siapa yang ada di sekitarnya, maka tidak wajib baginya untuk berwudhu lagi.

8. Meninggalkan Istinsyaq dan Istintsar
Istinsyaq adalah menghirup air lewat hidung sampai ke pangkal hidung, dan Istintsar adalah mengeluarkannya (air yang dihirup tadi) dari hidung.

Sebagian kaum muslimin ketika bewudhu hanya memasukan jarinya yang basah ke dalam hidung. Dalil tentang Istinsyaq dan istintsar adalah hadits yang terdapat dalam Shahih al-Bukhari:

Dari Humran, (beliau menyifati wudhu Utsman radhiyallahu ‘anhu). Kemudian ia memasukkan tangan kanannya di bejana, lalu ia berkumur, menghirup air ke hidung [dan mengeluarkannya, l/49].

Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: ”Barangsiapa berwudhu, hendaklah ia menghirup air ke hidung (dan mengembuskannya kembali); dan barangsiapa yang melakukan istijmar (bersuci dari buang air besar dengan batu), hendaklah melakukannya dengan ganjil (tidak genap).”

9. Menganggap Mengusap Leher Dianjurkan
Padahal sebenarnya tidak demikian, ia tidak dianjurkan dan tidak termasuk ibadah wudhu.

10. Doa Pada Saat Membasuh Anggota Wudhu
Imam an-Nawawi berkata, “Doa-doa ini –yakni doa-doa pada saat membasuh anggota wudhu- tidak memiliki dasar.”

Dalam fatwa Lajnah Daimah no. 2588 dikatakan, “Tidak ada doa dari Nabi saw pada saat membasuh dan mengusap anggota wudhu dan doa yang disebutkan dalam hal ini adalah bikinan orang tidak berdasar, yang dikatahui secara syar’i adalah basmalah di awal wudhu, mengucap dua kalimat syahadat di akhir wudhu ditambah dengan: ‘Ya Allah jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bertaubat dan jadikanlah aku termasuk orang-orang yang bersuci’.”

Semoga Allah memperkenankan segala upaya kita dalam menyempurnakan ibadah dan menerima segala amalan yang kita lakukan semata-mata hanya untuk mengharap keridhoan-Nya.

Semoga menjadi bahan pembelajaran dan menambah wawasan pengetahuan kita semua..

Sumber: renunganislam.com

Astaghfirullah, Inilah Nama-Nama yang Dilarang dalam Islam, No.3 Paling Sering Digunakan, Hati-Hati

Sebuah nama menjadi doa yang dapat mempengaruhi gambaran untuk sifat, gaya hidup dan juga pemikiran. Nama misalnya Rozana, Suzana, yang memakai nama ‘zana’, memang sepertinya enak didengar juga disebutkan namun maknanya ‘berzin4’ . Jadi hindari untuk memberikan nama anak kita dengan nama tersebut.

Dalam Islam juga terdapat beberapa nama yang sebaiknya dihindari untuk diberikan kepada putera-puteri anda kerana maknanya yang tidak baik, buruk dan bisa mendatangkan masalah di kemudian hari.

Kita tentu pernah mendengar ungkapan, “Apalah arti sebuah nama?” Bagi orang muslim nama sangatlah penting bagi diri seseorang karena nama adalah doa yang bisa mempengaruhi jalan hidup seseorang.

Berikut nama-nama yang sering digunakan yang ternyata merupakan nama-nama yang digunakan di kalangan kaum Jin:

1. Zaqwan/Zaquan – anak jin
2. Qistina/Kistina – penghulu jin
3. Balqis – ketua jin
4. Najwa – bisikan
5. Haikal/Haiqal – tengkorak
6. Badrisha/Badlisha/Herisha

Bagi mereka yang mempunyai nama-nama seperti di atas hendaknya diganti, namun jika tidak memungkinkan karena sudah tercatat di ijazah maupun akta kelahiran dan berkas-berkas administrasi lain tidak perlu untuk ganti nama tetapi cukup dengan mengganti nama panggilan.

Sebagai contoh, kalau nama Nur Najwa. Kalau selama ini nama panggilannya adalah Najwa, nama panggilannya cukup diganti menjadi Nur. Namun nama adalah doa, bisa terkabul maupun tidak. Sesungguhnya segala macam penyakit atau kejadian-kejadian buruk yang menimpa, semuanya datang dari Allah SWT. Bukan semata-mata akibat dari nama seseorang, semuanya ketentuan-Nya.

Hanya sebagai peringatan bagi para orang tua agar ketika memberi nama pada putra-putrinya hendaknya menghndari penggunaan nama-nama yang bermakna buruk.

Ibn Umar berkata: “Anak perempuan Umar dinamakan dengan nama ‘Asiah (wanita yang derhaka), lalu dinamakan oleh Rasulullah SAW dengan Jamilah (cantik).” (riwayat Tirmidzi dan Ibn Majah).

Disunatkan mengubah nama yang buruk atau yang tidak baik kerana Nabi SAW telah melakukannya kepada para sahabat baginda, di mana Rasulullah SAW pernah menukar nama seorang yang bernama Abdul Hajar (hamba batu) kepada Abdullah. Ada yang bernama ‘Asi (yang durhaka) lalu ditukar menjadi Muti’ (yang taat).
Aishah r.a berkata: “Rasulullah telah menukar nama-nama yang buruk.” (riwayat Tirmidzi).”

Berikut adalah beberapa nama yang harus dihindari ketika menamai bayi anda :

A

  1. Abiqah Hamba yang lari dari tuannya
  2. Afinah Yang bodoh
  3. Amah Hamba suruhan perempuan
  4. Asiah Wanita yang derhaka
  5. Asyar Paling jahat
  6. Asyirah Yang tidak bersyukur atas nikmat
  7. Aznie Aku berzina

B

  1. Baghiah Yang zalim, jahat
  2. Bahimah Binatang
  3. Bakiah Yang menangis, merengek
  4. Balidah Yang bodoh, bebal
  5. Batilah Yang batil, tidak benar

D

  1. Dahisyah Goncang, stress
  2. Dahriyah Yang mempercayai alam wujud dengan sendirinya
  3. Dami’ah Yang mengalir air matanya
  4. Daniyah Yang lemah dan hina

F

  1. Faji’ah Kecelakaan
  2. Fajirah Yang jahat, yang berdosa
  3. Fasidah Yang rosak, yang binasa
  4. Fasiqah Yang jahat, si fasik
  5. Fasyilah Gagal, kalah

G

  1. Ghafilah Yang lalai, yang leka
  2. Ghaibah Hilang
  3. Ghailah Kecelakaan, bencana
  4. Ghamitah Yang tidak mensyukuri nikmat
  5. Ghasibah Perampas, perompak
  6. Ghawiah Yang sesat, yang mengikut hawa nafsu

H

  1. Haqidah Yang dengki
  2. Hasidah Yang hasad
  3. Hazinah Yang sedih

J

  1. Jafiah Yang tidak suka berkawan
  2. Jariah Hamba suruhan perempuan

K

  1. Kafirah Yang kafir, yang ingkar
  2. Kaibah Yang sedih
  3. Kamidah Yang hiba, yang sangat berduka
  4. Kazibah Pendusta, pembohong
  5. Khabithah Yang jahat, yang keji
  6. Khali’ah Yang tidak segan silu, mengikut hawa nafsu
  7. Khamrah Arak
  8. Khasirah Yang rugi
  9. Khati’ah Yang bersalah, yang berdosa

L

  1. Lahab Bara api
  2. Lahifah Yang sedih, menyesal dan dizalimi
  3. La’imah Yang tercela
  4. Lainah Yang terkutuk

M

  1. Majinah Yang bergurau senda tanpa perasaan malu
  2. Maridah Yang menderhaka
  3. Musibah Celaka, bencana, kemalangan

N

  1. Nariah Api
  2. Nasyizah Yang menderhaka dan melawan suami

Q

  1. Qabihah Yang buruk, hodoh
  2. Qasitah Yang melampaui batasan dan menyeleweng dari kebenaran
  3. Qatilah Pembunuh

R

  1. Rajimah Yang direjam, yang dilaknat
  2. Razani Kepala zakar lelaki
  3. Razi’ah Kecelakaan, musibah
  4. Razilah Yang keji dan hina

S

  1. Safih Insan Manusia bodoh
  2. Safilah Yang rendah dan hina
  3. Sahiah Yang pelupa
  4. Sharrul / Sharru Jahat
  5. Sakirah Pemabuk
  6. Syafihah Yang bodoh
  7. Syani’ah Yang buruk
  8. Syaqiyah Yang menderita
  9. Syaridah Yang diusir
  10. Syariqah Pencuri
  11. Syarisah Yang buruk akhlak
  12. Syarrul Bariyyah Sejahat-jahat manusia

T

  1. Tafihah Karut
  2. Talifah Yang rosak, yang binasa
  3. Talihah Yang tidak baik
  4. Tarikah Anak dara tua

W

  1. Wahiah Yang lemah, yang jatuh, yang buruk
  2. Wahimah Yang lemah
  3. Wahinah Penakut
  4. Wailah Bencana, keburukan
  5. Wajilah Penakut
  6. Waqihah Yang kurang sopan dan malu
  7. Wasikhah Yang kotor
  8. Wasyiah Yang mengumpat, yang mengadu dombakan orang
  9. Wati/Waty Nama Hindu/tiada makna
  10. Wathy / Wathi Bersetubuh

Y

  1. Yabisah Yang kering, yang sedikit kebaikannya
  2. Yaisah Yang berputus asa

Z

  1. Zalijah Kebinasaan
  2. Zalilah Yang hina
  3. Zalimah Yang zalim
  4. Zaniyah Penzina, pelacur
  5. Zufafah Racun pembunuh

Untuk para orang tua namailah anak-anak anda dengan nama yang baik. Jangan hanya memberi nama dengan nama yang enak didengar namun buruk maknanya. Karena di suatu hari nanti ketika seseorang meninggal dunia dan ruhnya diangkat maka para malaikat akan menyebutkan namanya.

Setiap melewati sekelompok Malaikat di langit, mereka pun bertanya, ‘Ruh siapakah yang menyebarkan bau harum ini?’ Para Malaikat yang membawanya lalu menjawab, “Ini adalah ruh fulan bin fulan’, seraya mereka menyebutkan nama-nama panggilannya yang terbaik yang biasa disebutkan padanya saat di dunia.

Semoga ulasan ini bermanfaat bagi pembaca…

 

sumber : 9trendingtopic

Inilah Alasan Ilmiah Kenapa Islam Melarang Laki-Laki Memakai Emas

Dalam Islam laki laki sangat dilarang memakai emas. Namun nyatanya budaya kita sekarang ini meniru budaya barat dimana laki laki pakai cincin emas sewaktu prosesi tukar cincin atau sebagai mas kawin saat acara pernikahan.

Perlu di ketahui bahwa budaya tukar emas saat prosesi pernikahan bukan dari budaya islam.

Jika mengacu pada hadist hadist nabi Muhammad SAW. Dapat di simpulkan bahwa dalam islam laki laki di haramkan memakai emas sedangkan perempuan tidak. Mengapa ?

Atom pada emas mampu menembus ke dalam kulit melalui pori-pori dan masuk ke dalam darah manusia. Jika seorang pria mengenakan emas dalam jumlah tertentu dan dalam jangka waktu yang lama, maka dampak yang di timbulkan adalah di dalam darah dan urine akan mengandung atom Au (emas) dalam kadar yang melebihi batas (di kenal dengan sebutan migrasi emas). Jika itu terjadi dalam jangka waktu yang lama, maka akan menyebabkan penyakit Al zheimer.

Alzheimer adalah suatu penyakit dimana penderitaan akan kehilangan semua kemampuan mental dan fisik, menyebabkan ia kembali seperti anak kecil. Alzheimer bukan penuaan normal, tetapi penuaan paksaan atau terpaksa. Di antara mereka yang terkena penyakit Alzheimer adalah Charles Bronson, Ralph Waldo Emerson dan Sugar Ray Robinson.

Lalu, mengapa islam memperbolehkan wanita untuk mengenakan emas?

Jawabannya adalah, “wanita tidak menderita masalah ini karena setiap bula, partikel berbahaya tersebut keluar dari tubuh wanita melalui menstruasi.” Itulah sebabnya islam mengharamkan pria mengenakan perhiasan emas dan membolehkan wanita mengenakannya.

Penelitian tentang penyakit ini juga menyebutkan bahwa dalam tubuh seorang wanita, terdapat suatu lemat unik. Lemak yang berbeda yang tidak dimiliki seorang laki laki. Lemak ini akan mencegah unsur senyawa atom emas (Au) masuk ke dalam tubuh sehingga saat atom ini masuk, hanya mampu menembus kulit, namun tidak bisa menembus lemak yang menghalangi jalan menuju daging dan darah.

Alasan islam melarang pria memakai emas, telah di sampaikan nabi Muhammad SAW. Lebih 1400 tahun yang lalu. Padahal beliau tidak pernah secara khusus belajar ilmu fisika dan kimia seperti di abad modern ini.

Al – Bukhori dan Muslim meriwayatkan dari Al-Bara’ Bin Azib RA. Bahwa ketika nabi melihat seorang laki-laki memakai emas di tangannya, maka beliau memintanya supaya mencopot cincinnya, kemudian melemparkannya ke tanah. (HR. Bukhori dan Muslim)

Semoga tulisan ini bermanfaat dan menambah wawasan pengetahuan kita semua

Sumber : Majalah Nurul Hayat | wajibbaca.com

Inilah Alasan Ilmiah Kenapa Islam Melarang Laki-Laki Memakai Emas

Dalam Islam laki laki sangat dilarang memakai emas. Namun nyatanya budaya kita sekarang ini meniru budaya barat dimana laki laki pakai cincin emas sewaktu prosesi tukar cincin atau sebagai mas kawin saat acara pernikahan.

Perlu di ketahui bahwa budaya tukar emas saat prosesi pernikahan bukan dari budaya islam.

Jika mengacu pada hadist hadist nabi Muhammad SAW. Dapat di simpulkan bahwa dalam islam laki laki di haramkan memakai emas sedangkan perempuan tidak. Mengapa ?

Atom pada emas mampu menembus ke dalam kulit melalui pori-pori dan masuk ke dalam darah manusia. Jika seorang pria mengenakan emas dalam jumlah tertentu dan dalam jangka waktu yang lama, maka dampak yang di timbulkan adalah di dalam darah dan urine akan mengandung atom Au (emas) dalam kadar yang melebihi batas (di kenal dengan sebutan migrasi emas). Jika itu terjadi dalam jangka waktu yang lama, maka akan menyebabkan penyakit Al zheimer.

Alzheimer adalah suatu penyakit dimana penderitaan akan kehilangan semua kemampuan mental dan fisik, menyebabkan ia kembali seperti anak kecil. Alzheimer bukan penuaan normal, tetapi penuaan paksaan atau terpaksa. Di antara mereka yang terkena penyakit Alzheimer adalah Charles Bronson, Ralph Waldo Emerson dan Sugar Ray Robinson.

Lalu, mengapa islam memperbolehkan wanita untuk mengenakan emas?

Jawabannya adalah, “wanita tidak menderita masalah ini karena setiap bula, partikel berbahaya tersebut keluar dari tubuh wanita melalui menstruasi.” Itulah sebabnya islam mengharamkan pria mengenakan perhiasan emas dan membolehkan wanita mengenakannya.

Penelitian tentang penyakit ini juga menyebutkan bahwa dalam tubuh seorang wanita, terdapat suatu lemat unik. Lemak yang berbeda yang tidak dimiliki seorang laki laki. Lemak ini akan mencegah unsur senyawa atom emas (Au) masuk ke dalam tubuh sehingga saat atom ini masuk, hanya mampu menembus kulit, namun tidak bisa menembus lemak yang menghalangi jalan menuju daging dan darah.

Alasan islam melarang pria memakai emas, telah di sampaikan nabi Muhammad SAW. Lebih 1400 tahun yang lalu. Padahal beliau tidak pernah secara khusus belajar ilmu fisika dan kimia seperti di abad modern ini.

Al – Bukhori dan Muslim meriwayatkan dari Al-Bara’ Bin Azib RA. Bahwa ketika nabi melihat seorang laki-laki memakai emas di tangannya, maka beliau memintanya supaya mencopot cincinnya, kemudian melemparkannya ke tanah. (HR. Bukhori dan Muslim)

Semoga tulisan ini bermanfaat dan menambah wawasan pengetahuan kita semua

Sumber : Majalah Nurul Hayat | wajibbaca.com

9 Mukjizat Nabi Daud yang Tidak Dimiliki Oleh Nabi Lain

 

Pada suatu ketika, di wilayah kerajaan yang dikuasai Nabi Daud as terjangkit wabah penyakit kolera. Banyak rakyat yang mati karena penyakit ini. Nabi Daud as kemudian berdoa kepada Allah agar menghilangkan wabah ini, maka hilanglah penyakit itu.

Untuk menunjukkan rasa syukurnya kepada Allah, maka Nabi Daud as mengajak putranya, Sulaiman untuk membangun tempat suci, yaitu Baitul Maqdis, yang sekarang kita kenal sebagai Masjidil Aqsha di Jerusalem, Palestina. Tempat inilah yang menjadi kiblat pertama umat Islam sebelum beralih ke Kakbah.

Nabi Daud as yang dianugerahi usia 100 tahun 6 bulan, memerintah kaum Bani Israel selama lebih kurang 40 tahun. Ia wafat dan di makamkan di kawasan Bukit Zion, di Jerusalem, Palestina.

Sampai sekarang, makamnya sering diziarahi oleh umat Islam yang datang dari berbagai belahan dunia, orang Yahudi dan kaum Nasrani atau Kristen.

  1. Allah mengutus Daud as sebagai Nabi dan Rasul lengkap dengan kesempurnaan ilmu, ketelitian amal perbuatan serta kebijaksanaan dalam menyelesaikan berbagai perselisihan dalam masyarakat pada masa pemerintahannya.
  2. Nabi Daud as amat petah berkata-kata dan mampu melebur jiwa yang keras hanya dengan ayat dari mulutnya.
  3. Allah Swt menurunkan Zabur, satu kitab suci berupa kumpulan qasidah serta ayat-ayat yang mengandungi tasbih dan puji-pujian kepada Allah. Di dalamnya juga terdapat kisah tentang umat-umat terdahulu, berita tentang Nabi yang akan datang termasuk berita datangnya Nabi Muhammad Shalallahu alaihi wassalam.
  4. Allah menundukkan gunung-gunung dan memerintahkannya bertasbih mengikuti tasbih Nabi Daud setiap pagi dan senja.
  5. Burung-burung pun turut bertasbih mengikuti tasbih Nabi Daud as berulang-ulang.
  6. Nabi Daud as diberi peringatan dan pemahaman tentang maksud suara atau bahasa burung-burung.
  7. Allah telah memberinya kekuatan melentur dan melembutkan besi. Nabi Daud dapat membuat baju-baju dan lingkaran-lingkaran besi dengan tangannya tanpa melalui pemanasan atau pembakaran dengan api.
  8. Nabi Daud telah diberikan kesempatan menjadi raja dan memimpin kerajaan yang kuat yang tidak dapat dikalahkan oleh musuh. Bahkan ia tercatat selalu memperoleh kemenangan diatas semua lawan dan musuhnya.
  9. Nabi Daud dikaruniakan suara yang merdu oleh Allah yang sedap didengar oleh seluruh isi alam. sehingga kini ia menjadi kiasan bila seseorang bersuara merdu dikatakan bahwa ia memperoleh suara Nabi Daud.

sumber: beritaislam.com

Sadarilah Wahai Suami, Uangmu Milik Istrimu Tapi Uang Istrimu Bukan Milikmu

Dalam berumah tangga, seorang suami berkewajiban untuk menafkahi keluarganya. Sehingga merupakan hal yang lumrah bila suami lebih banyak yang bekerja bila dibandingkan dengan wanita. Walau demikian, tak tutup kemungkinan bila seorang wanita juga bekerja serta bahkan jadi tulang punggung keluarga.

Idealnya seorang suami serta istri saling bahu membahu penuhi kebutuhan rumah tangga. Apabila suami memberikan nafkah, jadi sang istri yang mengatur keuangan.

Tetapi, terkadang nafkah yang diberikan oleh suami tidak cukup untuk penuhi kebutuhan hidup sehari-hari hingga akhirnya sang istri turut bekerja untuk membantu suami. Begitu, sang istri bakal memiliki penghasilannya sendiri.

Lalu, bagaimanakah hukum penghasilan istri? Berhakkah seorang suami untuk mengambil upah istrinya? Serta, wajibkah istri memberi sebagian penghasilannya untuk penuhi kebutuhan rumah tangganya? berikut ulasan selengkapnya.

Berdasarkan fatwa ulama, disepakati kalau bila pendapatan atau upah suami yang juga jadi hak untuk istrinya, jadi tidak sama perihal dengan upah istri dari pekerjaan yang dilakukannya yaitu punya istri serta tak ada hak untuk suaminya sedikitpun.

Kecuali bila sang istri dengan ikhlas memberikannya untuk membantu atau menopang keuangan keluarga. Jika seorang suami memakan harta punya istri tanpa ada sepengetahuannya, jadi bisa dikatakan kalau ia berdosa. Seperti firman Allah Ta’ala

“Janganlah mengonsumsi harta orang lain di antara kalian dengan cara batil” (QS. An-Nisa : 83)

Waktu seorang ajukan pertanyaan pada Syaikh ‘abdullah bin ‘Abdur Rahman al-Jibrin mengenai hukum suami yang mengambil duit punya istrinya untuk lalu dipadukan dengan uangnya.

Jadi Syaikh al-Jibrin menyampaikan kalau tak disangsikan lagi kalau istri lebih memiliki hak dengan mahar serta harta yang ia punyai, baik lewat usaha yang dikerjakannya, warisan, hibah serta harta yang ia punyai.

Jadi itu adalah hartanya serta jadi kepunyaannya. Hingga dialah yang paling memiliki hak untuk lakukan apa sajakah dengan hartanya itu tidak ada campur tangan dari pihak yang lain.

Seseorang wanita memiliki hak untuk keluarkan hartanya untuk kebutuhannya atau untuk sedekah, tanpa ada mesti memohon izin pada suaminya. Serta di antara dalilnya yaitu hadist dari Jabir kalau Rasulullah SAW berceramah dihadapan jamaah wanita, beliau berkata

“Wahai beberapa wanita, perbanyaklah sedekah, sebab saya lihat kalian adalah sebagian besar penghuni neraka. ” Hingga, beberapa wanita itupun berlomba menyedekahkan perhiasan mereka serta mereka melemparkannya di baju Bilal (HR. Muslim)

Hingga, jika seseorang istri menginginkan bersedekah, jadi orang yang paling penting memiliki hak terima sedekahnya itu yaitu suaminya sendiri serta bukanlah orang lain. Seperti dijelaskan dalam satu hadist dari Abu Sa’id ra.

“Dari Abu Sa’id al Khudri ra berkata kalau, “Zainab, istri Ibnu Mas’ud datang memohon izin untuk berjumpa Rasulullah. Beliau ajukan pertanyaan, “Zainab yang mana? ”.

Lalu ada yang menjawab, “Istrinya Ibnus Mas’ud.”

Serta Rasulullah menyampaikan, “baik, izinkanlah dirinya”.

Jadi zainab juga berkata, “Wahai nabi Allah, Hari ini engkau memerintahkan untuk bersedekah. Sedang saya mempunyai perhiasan serta menginginkan bersedekah. Tetapi, Ibnu Mas’ud menyampaikan kalau dianya serta anaknya lebih memiliki hak terima sedekahku.”

Lalu Rasulullah bersabda, “Ibnu Mas’ud berkata benar. Suami serta anakmu lebih memiliki hak terima sedekahmu.” (HR. Imam Bukhari)

Bahkan juga, dalan hadist yang lain dijelaskan kalau Rasulullah berkata kalau, “Benar, ia memperoleh dua pahala yakni pahala merajut tali kekerabatan serta pahala sedekah.

Tentang hadist di atas, Syaikh Abdul Qadir bin Syaibah al Hamd menyampaikan kalau pelajaran yang dapat di ambil yaitu :

  1. Seseorang wanita diijinkan untuk bersedekah pada suaminya yang miskin.
  2. Suami adalah orang yang paling penting untuk terima sedekah dari istrinya dibanding orang lain.
  3. Istri diijinkan untuk bersedekah pada anak-anaknya serta kaumkerabatnya yg tidak jadi tanggungannya.
  4. Sedekah istri yang sekian adalah bentuk sedekah yang paling penting.

Sekianlah penjelasan tentang pendapatan istri. Hingga dapat disebutkan kalau pepatah yang menyampaikan “uang suami yaitu punya istrinya, sedang duit istri yaitu punya istri” tidaklah satu kalimat kosong tanpa ada arti. Sebab, semua telah diterangkan dalam Islam kalau hal itu benar ada.

Dengan hal tersebut, mudah-mudahan beberapa suami dapat adil memperlakukan pendapatan istri dengan tak mengambil harta istri tanpa ada keridhoannya. Serta telah semestinya seseorang istri berlaku bijak bila mempunyai harta atau pendapatan melebihi suami.