Marak Tren Hijab Ala Pocong, Hal Penting ini Jadi Terlupakan Dibalik Makna Hijab

Astagfirullah….

Makna perintah berjilbab dari Allah jadi bergeser…

Jika kemarin mode jilbab syar’i digandrungi banyak kaum hawa, kini beredar tren jilbab ala pocong. Oleh karena kesadaran akan jilbab yang semakin meningkat, sangat rugi sekali kalau dipakai/ ditiru tanpa mampu menarik simpati Allah, bahkan ada yang mengundang murka Allah, Nauzhubillah…

Jilbab bukan hanya selembar dua lembar kain yang menutupi aurat tubuh seorang wanita, tapi ia adalah identitas, pakaian takwa muslimah.

Ketundukkan akan seluruh perintah dan larangan Allah, bukan hanya pelaksanaan untuk menutup aurat saja, itulah simbol kecantikan dan keindahan seorang wanita dalam Islam.

TREN fashion selalu berubah-ubah setiap tahunnya. Hal ini pun serupa dengan jilbab. Jika kemarin mode jilbab syar’i digandrungi banyak kaum hawa, kini beredar tren jilbab ala pocong.

Dilansir oleh Manaberita dari Bangka Pos, tren yang disebut ‘Bawal Pocong’ ini pertama kali diperkenalkan oleh desainer asal Malaysia yang bernama Azzim Azziz.
Dinamakan Bawal Pocong karena adanya tali dibagian atas yang sama persis seperti pocong. Bahkan, warna putih semakin terlihat seram.

Azzim menyediakan beberapa pilihan warna untuk hijab pocong tersebut, di antaranya putih, hitam, biru, abu-abu, ungu dan masih ada beberapa pilihan warna lain.

Azzim pun akan membagikan secara gratis 10 hijab bagi mereka yang beruntung.

Tren hijab terbaru ini mendapat beragam tanggapan dari warganet.
Beberapa orang justru takut karena terlihat seram. Mengenai jilbab model seperti ini dalam pandangan islam

Fenomena jilbab beberapa tahun belakangan ini menjadi booming digandrungi karena dikemas modis dan fasionabel.

Semua dipermak secara menarik mulai dari bahan kainnya, bentuk model kerudung/ bajunya, motif, warna sampai asesorisnya, juga sepatunya, tas nya, gaya tata rias make upnya ditambah banyaknya video tutorial tentang berjilbab dan berhijab itu sangat memudahkan para muslimah untuk mendapatkan akses tentang jilbab.

View this post on Instagram

TREN fashion selalu berubah-ubah setiap tahunnya. Hal ini pun serupa dengan jilbab. Jika kemarin mode jilbab syar’i digandrungi banyak kaum hawa, kini beredar tren jilbab ala pocong. . Dilansir oleh MANAberita dari Bangka Pos, tren yang disebut ‘Bawal Pocong’ ini pertama kali diperkenalkan oleh desainer asal Malaysia yang bernama Azzim Azziz . Dinamakan Bawal Pocong karena adanya tali dibagian atas yang sama persis seperti pocong. Bahkan, warna putih semakin terlihat seram. . Azzim menyediakan beberapa pilihan warna untuk hijab pocong tersebut, di antaranya putih, hitam, biru, abu-abu, ungu dan masih ada beberapa pilihan warna lain. . Azzim pun akan membagikan secara gratis 10 hijab bagi mereka yang beruntung. . Tren hijab terbaru ini mendapat beragam tanggapan dari warganet. . Beberapa orang justru takut karena terlihat seram. . @dafa_riany: “Astaghfirullah.” . @suribeautyspa: “Ngeriii.” . @faleeyaaa: “Astagfirullah…tak de mode lain ke???seram dari hantu kak.” . @suribeautyspa: “Blm mati..sudah mau jd pocong..mcm mayat hidup, tiada apa yang nk dibanggakan, Dada pun X tutup.” (manaberita) #BerbagiSemangat – #regrann

A post shared by KAJIAN SEMANGAT (@kajiansemangat) on

Bisa dikatakan kampanye jilbab begitu sukses saat ini, namun ada hal penting yang terlupakan mengenai makna jilbabperintah jilbab dari Allah itu sebenarnya seperti apa.

Oleh karena kesadaran akan jilbab yang semakin meningkat, sangat rugi sekali kalau dipakai/ ditiru tanpa mampu menarik simpati Allah, bahkan ada yang mengundang murka Allah, Nauzhubillah.

Tak ketinggalan saat ini film/sinetron tentang jilbab/hijab mulai marak seperti film jilbaber in love (desember 2014), sinetron Aisyah puteri (Jilbab in love) dan film Hijab yang akan tayang Januari 2015.

Semua isi ceritanya tidak jauh dari ide-ide sinetron/ film Indonesia, berkisar tentang persahabatan, pacaran (pergaulan bebas) atau keluarga, dimana ceritanya tidak menampakkan ide keislamannya secara benar sesuai ketentuan syara’.

Padahal tontonan dari film saat ini sadar tak sadar menjadi sebuah tuntunan. Cara berpakaian, bergaulnya, sopan santun nya itu mudah sekali ditiru oleh anak-anak kita.

Dalam film/ sinetron tersebut diceritakan bahwa seorang perempuan yang berjilbab pun tetap bisa berpakaian ketat, pulang malam, bermake up menor plus bulu mata anti badainya (tabarujj), berparfum, tomboy menyerupai laki-laki, tetap pacaran, tetap pegang-pegangan tangan, bergaul tanpa batas syar’i dengan laki-laki non muhrim.

Padahal jelas sekali bahwa itu semua di haramkan oleh Allah. Perilaku seperti itu sama sekali tak mencerminkan seorang muslim walau ia berbicara dengan membacakan ayat-ayat Al-qur’an seperti di film-film itu.

Sepatutnya lah sebagai seorang muslimah yang cerdas dan menginginkan surga Allah mencari tahu apa-apa yang disukai/ tak disukai Allah, seperti halnya jilbab.

Tentu saja Allah sangat suka ketika kita memilih pakaian takwa itu, namun ketika kita menodainya dengan berbuat dosa-dosa lainnya (tetap pacaran, ketat tidak syar’i) karena kelalaian kita tidak mengkaji ilmu agama, maka sangat rugi sekali waktu yang kita lewati ternyata hanya menumpuk dosa-dosa, sehari demi sehari setahun demi setahun, Astagfirullah.

Harus ditanamkan betul-betul bahwa jilbab adalah simbol bahwa muslimah yang memakainya itu (seharusnya) berbeda daripada yang tidak memakai.

Sangat aneh bila berjilbab tapi masih suka boncengan sama cowok non mahromBerjilbab tapi mojok berduaan dan beraktivitas mesum, nauzhubillah.

Lah, kerudung saya mah apa atuh! Kerudung instan siap tempur semua. Hahaha. Saya bukan mau mengkritisi selera mode ya sis, hanya saja ada yang ingin saya sampaikan.

Kewajiban kita kan saling menasihati bukan bermaksud menggurui ya. Mau se-fashionable apapun yang penting tidak berlebih-lebihan yang melewati kaidah syariat sebagaimana yang sudah diatur dalam Al-quran: “Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka.menahanpandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya,kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah Menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka,atau putera-putera suami mereka,atau saudara saudara laki-laki mereka, atauputera-putera saudara lelakimereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam,atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan pelayan laki-laki yang tidakmempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah,Hai orang-orang yang beriman supayakamu beruntung.” (QS An Nuur:31)

Bukan bermaksud membatasi kreativitas tapi memang sesuatu yang berlebihan itu kurang baik. Aturan main mengenai hijab, jilbab, kerudung sudah ada petunjuknya.

Silahkan berkreasi asal jangan melewati border, bisa kena penalty. maksudnya, berlebihan ini jadi memberatkan, padahal Hijab sendiri punya tujuan memuliakan kaum perempuan khan, sis? Nanya dalam hati aja.

Tali pocong identiknya khan buat mayit (orang yang sudah meninggal). Alhamdulillah bila memang kita berniat mempersiapkan diri sebagai ‘camat’ alias calon mayat tapi baiknya bukan langsung ke fashion fisik, apa tidak risih, sis? pas lagi di jalan disangka mayit hidup.

Hihihi, membayangkan saja saya nahan geli dan senyum- senyum tumpul nih. Kalau saya ceritakan pengalaman berhijab di Jablonna ini bisa buat tulisan berlembar-lembarvbuat curhat.

Pasalnya sis, baru saja kemarin ada madam yang hampir nabrak pintu apartemen lantaran beliau takjub lihat saya berjalan dorong stroller.

Aisha sementara ini dipakaikan topi khawatir dia kena rasis. Alhamdulillah penampakan Aisha nggak ada bedanya sama anak- anak Polandia cuma emaknya ini yang nggak bisa boong muka Asia plus kerudungnya khas Muslim ini yang bikin beda.

Mau bagaimana lagi sudah jalan hidup sebagai satu-satunya.keluarga Muslim di sini. Di lain kesempatan sis ada dua ibu-ibu nunjuk saya. Ya Allah berasa mau kabur ke Haugesund lagi. bisa bebas jalan jalan karena Norwegia hukumnya kuat kalau di sini wallahualam deh.

Terima nasib. Tidak terbayang kalau saya ikut- ikutan fashion jilbab pocong. Saya jamin tambah horor dah cerita berhijab di Polandia.

Bagaimana bisa pocong Indonesia sampai ke sini? apa nggak sekalian ekspor seperangkat alat pemakaman. Fashion sah-sah saja, kalau sudah berlebihan jadinya air bah hilang esensi berhijab itu sendiri.

Kewajiban berjilbab itu sama dengan perintah kita wajib menunaikan sholat, zakat, shaum, menutup aurat bagi laki-laki, menjauhi riba, memakan makanan halal, memuliakan orang tua.

Kedudukannya setara, siap tidak siap, niat tidak niat, suka tidak suka kalau ditinggalkan atau disalah gunakan (tidak syar’i) akan menjadi dosa besar.

Penjelasan mengenai Jilbab ataupun hijab bisa kita lihat dalam ayat-ayat al-qur’an dalam surah Al-Ahzab ayat 58 dan 59, yang menyatakan bahwa jilbab adalah baju longgar yang menutupi seluruh tubuh perempuan dari atas sampai bawah, adapun hijab artinya penutup secara umum.

Sedangkan khimar adalah yang menutupi kepala, leher dan menjulur hingga menutupi dada wanita dari belakang maupun dari depan (termasuk menutupi tulang selangka) sesuai surah An-Nur ayat 31.

Dalam kesepakatan para ulama maka kriteria jilbab yang syar’i ialah khimar menutupi dada tidak boleh seperti “punuk onta”, tidak ketat, tidak tipis tidak menyerupai suatu kaum, tidak tabarujj dan bermegah-megah, niat karena Allah.

Jelas sudah jilbab merupakan bagian dari pelaksanaan hukum syara’ dan aktivitas seperti pacaran, tabarujj dll adalah pelanggaran terhadap hukum syara’, maka tak boleh dicampu adukan antara yang haq dan bathil. Karena kesucian jilbabmu akan ternodai oleh karena dosa-dosa kecil itu.

Begitulah pendapat saya terkait trend jilbab pocong. Jangan terlalu dibuat ribet kalau memang sederhana itu indah dan bermakna ya sis.

Wallahu A’lam..

 

sumber: wajibbaca.com

Bukan Tamu, Inilah Wanita yang Suka Datang ke Rumahmu Pada Waktu Maghrib!

Memang siapa yang hendak bertamu ke rumah orang pada waktu maghrib? Maghrib adalah saat dimana matahari sudah tenggelam namun masih muncul dengan sinar yang terkadang berwarna oranye atau merah menyala. Pada waktu itulah, seluruh umat Muslim diperingatkan untuk segera menutup pintu dan jendela seraya mengucapkan bismillah agar wanita ini tak datang ke rumah.

Memang siapa wanita itu? Apa yang dia lakukan di dalam rumah kita? Ketahui bahwa dia bukanlah wanita baik, namun bisa saja mencelakakan anak dan wanita yang tengah hamil.

Mungkin ada yang pernah dengar nama Ummu Sibyan atau pun tidak sebelum ini, Ummu Sibyan ini adalah kaum jin dari gender perempuan yang suka mengganggu bayi dan anak yang berusia kurang dari 2 tahun serta wanita hamil. Sebab itulah anak-anak yang baru lahir harus diazankan terlebih dahulu agar bayi itu tidak di ikuti oleh jin ini.

Apa Kerja Jin Ummu Sibyan?

Kerja dia tak lain tak bukan adalah Mengganggu bayi yang baru lahir dan anak-anak (biasanya kurang dari 2 tahun) serta wanita yang hamil. Jin Ummu Sibyan memiliki wajah yang mengerikan dengan mata yang besar dan berjalan di dinding seperti cicak , Ummu Sibyan juga dapat mengikat rahim wanita serta membunuh bayi yang masih dalam kandungan.

Seperti yang di ceritakan dalam kisah “jin Ummu Shibyan Dengan Nabi Sulaiman”, jin ini mengatakan ia bisa masuk dalam rahim orang perempuan dan mengikat rahimnya serta menyumbat dengan tujuan agar kaum itu tidak mengandung.

Diceritakan juga jin ini masuk ke dalam perut orang perempuan yang hamil, di waktu janin di dalam kandungannya sedang tumbuh jin ini akan menendanggnya, maka berlakulah keguguran dan jadilah rahimnya kosong semua.

Sungguh mengerikan bukan? Simak bagaimana tandanya jika seorang Bayi terkena gangguan jin Ummu Sibyan, diantaranya adalah.

Bayi menangis melalak (matanya terbelalak memandang keatas/sudut tertentu)
Anak-anak jatuh seakan-akan didorong
Mengigau sambil menggemerutukkan gigi berulang kali
Demam panas hanya setelah Ashar sampai sebelum Subuh

Sehingga efek dari gangguan di atas akan mengakibatkan hal seperti ini.

Sawan tangis
Autisme (over hiperaktif)
Nakal dan keras kepala
Malas

Tanda-tanda Wanita Hamil Terkena Gangguan Jin Ummu Sibyan

Rasa sesak dada terutama setelah waktu asar, yang mungkin berlangsung sampai tengah malam
Kusut pikiran
Sakit di bagian tulang-tulang belakang
Mengigau ketika tidur
Bermimpi dengan mimpi yang menakutkan
Cara Mengelak dari Gangguan Ummu Sibyan

Tutup pintu dan jendela rumah waktu Maghrib
Jangan angkat atau masukkan baju yang sudah dijemur diluar rumah pada waktu Maghrib (jemuran tak kering)

Metode Pengobatan Pada Bayi

Tiarapkan anak, jangan biarkan matanya melihat ke arah itu, baca ayat Qursi dan 3 Surat Qul kemudian tiup ke ubun-ubunnya sampai berhenti menangis. Halau dengan bahasa sendiri seperti misalnya “wahai Ummu Sibyan pergilah kau keluar dari rumahku dan jangan ganggu anak anakku”, Insya Allah Ummu Sibyan akan pergi.

Metode Pengobatan Pada Wanita Hamil

Bacakan doa-doa untuk menghindari setan termasuk doa menghindar sihir seperti (surah al-Fatihah, ayat al-Kursi, surah al-Baqarah, surah Ali-Imran dan surah al -Mu’awwizat) pada satu sendok madu asli dan kurma untuk dimakan setiap hari sebelum sarapan.

Bisa juga di bacakan doa doa pada minyak zaitun untuk di oleskan pada bagian dada dahi dan tulang belikat sebelum tidur. Itulah beberapa cara untuk menangkal kedatangan jin perempuan yang bisa mencelakakan keluarga. Sayangi keluarga dan jangan biarkan waktu Maghrib menjadi jalan untuk mereka merusak keharmonisan rumah tangga. Semoga Allah SWT menjadikan kita sebagai orang-orang yang beriman dan bertaqwa.

 

sumber: wajibbaca.com

Suami Meninggal, Meski Tak Bekerja Ibu ini Tak Pernah Kekurangan Hingga Biaya Sekolah ke 8 Anaknya

Siapapun akan menangis membaca kisah ini..

Bahkan beras saja datang dengan sendirinya…!

“Suami saya yang telah meninggal. Hidup bersama 8 anak sebagai single parent saya bahkan tak pernah kekurangan”

Tanpa henti saya terus bersyukur..

Berikut ini Kisah yang patut kita baca dan bisa menjadi bahan renungan. Sebuah tulisan yang beredar luas jejaring sosial, mengkisahkan sebuah kejadian yang dialami seorang ibu rumah tangga karena ditinggal sang suami meninggal dunia.

Tidak hanya itu saja, Ia juga harus menghidupi 8 orang anaknya yang masih kecil ketika sang suami meninggal karena kecelakaan motor.

Saat itu Ia merasa kebingungan karena sebelum sang suami meninggal, Ia sehari-hari beraktifitas sebagai Ibu rumah tangga. Ia merasa bingung mencari rezeki untuk menghidupi 8 anaknya. Namun, atas izin Allah ada suatu kejadian yang membuat Ia terkejut.

Berikut kisahnya:

“Saya nggak mau jadi ibu rumah tangga saja. Kalau suami meninggal atau kita bercerai, gimana? Siapa yang kasih makan saya dan anak-anak? Istri itu harus mandiri finansial supaya bisa punya uang untuk jaga-jaga kalau ada apa-apa dengan suami.”

Seketika, kalimat itu buyar kala saya berhadapan dengan seorang wanita berusia 47 tahun yang datang ke rumah saya untuk mengisi pengajian. Wanita bersahaja itu datang jauh-jauh, cukup jauh dari komplek perumahan tempat tinggal saya, untuk memberi pengajian secara gratis. Ingat, gratis lho…. Nggak ada bayaran sepeser pun kecuali sajian makan siang yang saya berikan. Dia datang untuk menggantikan guru ngaji saya yang berhalangan. Sambil menunggu teman-teman lain, kami ngobrol-ngobrol.

“Coba tebak, anak saya berapa, Bu?” tanyanya, ketika kami sedang ngobrol soal anak-anak. Saya sedikit mengeluhkan kondisi rumah yang berantakan karena anak-anak nggak bisa diam, lalu dia memaklumkan. Namanya juga anak-anak. Dia sudah berpengalaman karena anaknya lebih banyak dari saya.

“Ehm… empat?” (pikir saya, paling-paling cuma selisih satu).
“Masih jauh….”
“Tujuh….”

“Kurang… yang benar, delapan.”
Mata saya membelalak. Masya Allah! DELAPAN?!

“Itu masih kurang, Bu. Ustazah Yoyoh (almarhumah Yoyoh Yusroh, mantan anggota DPR) saja anaknya 13. Jadi, saya ini belum ada apa-apanya,” katanya, merendah.

Setelah itu, mengalirlah cerita-ceritanya mengenai anak-anaknya sampai teman-teman saya datang dan acara mengaji pun dimulai. Di sela pengajian, wanita itu bercerita mengenai keluarganya. Dari situ saya baru tahu kalau suaminya sudah meninggal dunia! Meninggal karena kecelakaan motor, meninggalkan istri dan delapan anak, yang terkecil berusia 2,5 tahun dan sang istri, ya… wanita itu… seorang IBU RUMAH TANGGA.

Ibu rumah tangga di sini maksudnya nggak kerja kantoran, tapi juga bukan pengangguran. Beliau aktif mengisi pengajian. Lalu, bagaimana kehidupannya setelah suaminya meninggal? Beliau nggak punya gaji, nggak kerja kantoran. Coba, gimana? Apa beliau lalu sengsara dan anak-anaknya putus sekolah? No. no, no….

Kalau saya mengingat kalimat pembuka di atas kok kayaknya mustahil ya seorang ibu yang nggak bekerja dan suaminya meninggal dunia, bisa bertahan hidup dengan delapan anak dan anak-anaknya bisa tetap kuliah. Mustahil itu… NGGAK MUNGKIN!

“Bagi Allah, nggak ada yang nggak mungkin, Bu. Asal kita percaya sama Allah. Allah yang kasih rezeki, kan? Percaya saja sama Allah. Saya cuma yakin bahwa semua yang saya dapatkan selama ini adalah karena kebaikan-kebaikan saya dan suami semasa hidup. Saya cuma berbagi pengalaman ya, Bu, bukan mau riya. Memang, suami saya dulu itu orangnya pemurah. Kalau ada yang minta bantuan, dia akan kasih walaupun dia uangnya pas-pasan. Alhamdulillah, Allah kasih ganti. Sewaktu suami masih hidup, kami hidup sederhana. Rezeki suami itu dibagi ke orang-orang juga, padahal anak kami ada delapan. Suami nggak takut kekurangan…..”

Kami menahan napas…..

“Hingga suami saya meninggal dunia… uang duka yang kami dapatkan itu… Masya Allah… jumlahnya 100 juta. Padahal, suami saya itu biasa-biasa saja, bukan orang penting. Uang itu langsung dibuat biaya pemakaman, tabungan pendidikan anak, dan sisanya renovasi rumah yang mau ambruk.”

Dengar uang 100 juta dari uang duka saja, saya sudah kagum.

“Saat renovasi rumah, saya serahkan saja ke tukangnya. Dia bilang, uangnya kurang. Saya lillahi ta’ala saja. Yang penting atap rumah nggak ambruk, karena memang kondisinya sudah memprihatinkan. Khawatirnya anak-anak ketimpa atap…..”

Saya membayangkan, keajaiban apa lagi yang didapatkan oleh wanita itu?

“Nggak disangka. Begitu orang-orang tau kalau saya sedang renovasi rumah, mereka menyumbang. Bukan ratusan ribu, tapi puluhan juta! Sampai terkumpul 100 juta lagi dan rumah saya seperti bisa dilihat sekarang…. Sampai hari ini, saya masih dapat transferan uang dari mana-mana, Ibu-Ibu. Saya nggak tau dari siapa aja karena mereka nggak bilang. Saya juga udah nggak pernah beli beras lagi sejak suami meninggal. Selalu ada yang kasih beras.”

Duh, nggak bisa nahan airmata deh jadinya….

Apa Rahasianya?

“Berbuat baik kepada siapa saja, sekecil apa pun. Insya Allah ada balasannya. Rezeki itu milik Allah. Kalau Allah berkehendak, Dia akan kasih dari mana pun asalnya….” tutupnya.

Rezeki itu milik Allah, siapa pun tidak boleh takabur. Bekerja bukanlah sarana menyombongkan diri bahwa hidup kita bakal terjamin karena bekerja. Yang menjamin hidup kita adalah Allah. Bekerja diniatkan untuk ibadah. Pembuka rezeki bisa datang dari mana saja, salah satunya dari berbuat kebaikan sekecil apa pun.

Ucapan, “Kalau suami meninggal atau bercerai, siapa yang kasih makan saya dan anak-anak?” itu sama saja dengan SYIRIK, atau MENDUAKAN ALLAH.

Menganggap diri kita super, dengan kita bekerja, maka rezeki terjamin. Padahal, ALLAH YANG KASIH REZEKI. Jika dulu Allah kasih rezeki melalui suami, besok Allah kasih lewat jalan lain. From Allah to Allah.

Semoga kita bisa mengambil hikmah dari kisah diatas.

 

sumber: wajibbaca.com

Inilah Alasan Kenapa Allah Menciptakan Air Laut Asin dari Sudut Pandang Sains

Air laut menjadi salah satu bukti dari kekuasaan Allah SWT yang membuat keseimbangan alam begitu mempesona.

Khusus untuk air laut, sebagian kita mungkin sering bertanya, mengapa rasanya bisa begitu asin dan berbeda dengan air jenis lain?

Sebagian berpikir, andai saja air laut berasa tawar, maka akan lebih bermanfaat untuk dikonsumsi. Karena tidak bisa dipungkiri jika saat ini dunia mengalami krisis air bersih yang layak minum.

Perkara air laut ternyata tidak luput dari pembahasan Allah SWT dan sudah tertulis dalam Alquran.

Ini menjadi bukti, bahwa Allah tidak main-main dalam proses penciptaan semua makhluk-Nya.

“Dan tidaklah sama (antara) dua laut; yang ini tawar, segar, sedap diminum dan yang lain asin lagi pahit. Dan dari masing-masing laut itu kamu dapat memakan daging yang segar dan kamu dapat mengeluarkan perhiasan yang dapat kamu pakaip, dan pada masing-masingnya kamu lihat kapal-kapal berlayar membelah laut supaya kamu dapat mencari karunia-Nya dan supaya kamu bersyukur.” (QS. Faathir: 12).

Salah satu bahaya yang akan menimpia makhluk ketika air laut tidak asin adalah tempat ini akan menjadi pusat dari segala macam bentuk wabah penyakit. Tentu ini akan mengancam keselamatan penduduk dunia, mengingat luas lautan lebih besar dibanding daratan. Mengapa bisa demikian?

Mencegah Penyakit Berkembang Biak

Salinitas (kadar garam) laut berfungsi untuk mensterilkan air, sehingga mencegah terjadinya pembusukan, dan perkembangbiakan penyakit. Kalau tidak demikian niscaya laut menjadi menjadi pusat (markas) yang baik bagi wabah dan penyakit yang menyebar ke seluruh negara dan bangsa.

Sekilas mari mengingat tragedi Tsunami yang terjadi pada 2004 silam. Ada begitu banyak korban jiwa yang meninggal dalam tragedi tersebut.

Sebagian ditemukan, namun tidak sedikit pula yang ikut terseret menuju lautan dan samudera yang luas. Bagaimana jadinya jika air laut rasanya tawar? Jika air laut tidak asin, maka jenazah ini justru akan menjadi wabah penyakit karena mengalami pembusukan. Wallahualam.

Kapal Tak Bisa Berlayar

Selain itu, asinnya air laut juga memberika hikmah luar biasa lainnya. Jika air laut tidak asin, niscaya akan menyulitkan dunia transportasi air. Namun, bagaimana bisa?

“Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah kapal-kapal (yang berlayar) di laut seperti gunung-gunung,” (QS. Asy-Syuuraa ayat 32).

“Kapal yang berlayar di laut dengan muatan yang bermanfaat bagi manusia,” (QS. al-Baqarah: 164).

“Masing-masingnya kamu lihat kapal-kapal berlayar membelah laut supaya kamu dapat mencari karunia-Nya dan supaya kamu bersyukur.” (QS. Faathir: 12).

Laut dan transportasi menjadi bagian yang memukau. Allah SWT menjelaskan tentang laut dan dihubungkan dengan kapal-kapal sebagai alat transportasinya. Jika ini tidak istimewa, mengapa Allah tidak menyebut sungai dan alat transportasinya? Karena keistimewaannya inilah maka Allah menyebutkannya di dalam Alquran.

Ternyata ini ada kaitannya dengan asinnya air laut. Hal ini bisa dibuktikan dari proses pembuatan es krim. Jika melihat proses membuat es krim, maka akan ditemukan bahwa pembekuan es krim dengan menggunakan es saja tidak cukup, karena es tidak dapat mendinginkan hingga di bawah 0 (nol) derajat celcius.

Untuk itu, para pekerja mencampurkan garam ke dalam es, sehingga membentuk campuran cairan asin yang meleleh pada derajat di bawah nol derajat (yang perlu diperhatikan bahwa pendinginan dengan cara ini yaitu peningkatan konsentrasi garam tidak dapat dilakukan sampai suhu di bawah 12 derajat celcius). Dan pengamatan sederhana ini termasuk hal yang penting yang terjadi di perairan laut.

Danau dan sungai dapat membeku dimusim dingin. Tapi, laut tidak. Salah satu penyebab utamanya adalah laut memiliki air yang asin. Kandungan garam di air laut menurunkan titik bekunya. Maka keberadaan kadar garam di laut ini membuat air laut baru membeku pada derajat di bawah 0 (nol) derajat, suatu hal itu yang memungkinkan air laut tetap mengalir/tidak beku (karena ia cair) pada derajat kurang dari 10 derajat.

Jadi, suhu musim dingin rata-rata tidak mampu membekukan air laut. Sehingga hal itu memudahkan pelayaran pada musim dingin pada waktu yang lebih lama (karena air laut tidak membeku pada suhu di bawah nol derajat). Wallauhualam, hanya Allah lah pemilik ilmu pengetahuna. Tidak satupun di muka bumi yang diciptakannya tanpa hikmah, begitu indah, dan tanpa celah.

Semoga bisa menambah khazanah pengetahuan kita, terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca…

Sumber: infoyunik.com

Amalkan 2 Surat Ini di Pagi Dan Petang Agar Rumah Bebas dari Gangguan Jin

Setan ialah makhluk ciptaan Allah SWT yang sudah berjanji untuk menggoda serta menyesatkan manusia. Setan mengeluarkan semua kemampuannya guna menyesatkan manusia agar terjerumus ke dalam api neraka

Ada beberapa cara untuk menghindari godaan setan yang terkutuk, salah satunya yaitu dengan membaca bacaan Al-Qur’an. Surah apa yang dapat menghindarkan kita dari godaan setan?

Al-Qur’an merupakan kumpulan firman Allah SWT sebagai pedoman hidup manusia dan ternyata ada beberapa surat dalam kitab suci ini yang dapat digunakan untuk mengusir setan yang selalu menggoda manusia agar terjerumus dalam lembah dosa.

Manusia memiliki musuh, baik dari dirinya sendiri maupun dari lingkungan sekitarnya. Nabi shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda,

إِنَّ الشَّيْطَانَ يَجْرِي مِنِ ابْنِ آدَمَ مَجْرَى الدَّمِ

“Sesungguhnya setan mengalir dalam pembuluh darah anak Adam.” (HR. Muslim no. 2173)

Oleh karena itu, setiap hari manusia berada di medan peperangan, melawan musuh dalam dirinya. Hanya ada dua kemungkinan: menang atau kalah.

Ketika dia marah, pembuluh darahnya melebar sehingga setan pun leluasa menguasainya. Tatkala dia lalai dari dzikrullah, setan pun menguasainya, begitu pula sebaliknya.

Musuh manusia dari lingkungan sekitarnya lebih beragam. Musuh ini bisa berupa benda mati, hewan, kegelapan malam, bangsa jin[1], dsb. Allah ‘azza wa jalla dan Rasul-Nya n telah mengajarkan kepada hamba-Nya cara membentengi diri dan melawan musuh-musuh tersebut. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

وَإِمَّا يَنزَغَنَّكَ مِنَ ٱلشَّيۡطَٰنِ نَزۡغٞ فَٱسۡتَعِذۡ بِٱللَّهِۖ

“Dan jika setan mengganggumu dengan suatu gangguan, mohonlah perlindungan kepada Allah.” (Fushshilat: 36)

Salah satu cara membentengi diri adalah membaca surat al-Falaq dan an-Nas. Kedua surat ini dikenal dengan sebutan al-Mu’awwidzatain (dua pelindung) karena diamalkan untuk berlindung dan membentengi diri.

Keutamaan al-Falaq dan an-Nas

Di antara keutamaan-keutamaannya adalah sebagai berikut.

Tidak ada surat yang menyerupainya-yang digunakan untuk beristi’adzah (minta perlindungan)—di dalam Taurat, Injil, bahkan al-Qur’an. Al-Imam Muslim meriwayatkan dalam Shahih-nya, dari ‘Uqbah bin ‘Amir radhiyallahu ‘anhu, Nabi shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda,

أَلَمْ تَرَ آيَاتٍ أُنْزِلَتْ هَذِهِ اللَّيْلَةَ، لَمْ يُرَ مِثْلُهُنَّ قَطُّ : قُلۡ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلۡفَلَقِ و قُلۡ أَعُوذُ بِرَبِّ ٱلنَّاسِ

“Tidakkah kamu melihat ayat-ayat yang diturunkan pada malam ini? Tidak ada yang semisal dengannya sama sekali. Ayat-ayat tersebut adalah surat Qul a’udzu birabbil falaq dan Qul a’udzu birabbin nas.”

Keduanya membentengi diri dari penyakit ‘ain (penyakit akibat pandangan yang berbahaya, baik pandangan bangsa jin maupun manusia).

Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, an-Nasa’i, dan Ibnu Majah dengan sanad yang hasan, dari Abu Sa’id al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, Nabi shalallahu ‘alaihi wassalam beristi’adzah dari penyakit ‘ain, baik dari bangsa jin maupun manusia.

Membacanya dapat menghilangkan rasa sakit. Diriwayatkan oleh al-Imam Malik dengan sanad yang shahih, dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, apabila Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam merasakan sakit, beliau membaca al-Mu’awwidzatain dan meniupkannya pada kedua telapak tangan kemudian mengusapkannya pada daerah yang sakit.

Surat al-Falaq dan an-Nas menjadi benteng ketika seseorang bermalam (tidur). Caranya disebutkan oleh hadits ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, yaitu dengan menggabungkan kedua telapak tangan, meniup pada keduanya, kemudian membaca pada keduanya surat al-Ikhlas, al-Falaq, dan an-Nas. Setelah itu, kedua telapak tangan diusapkan ke badan, dimulai dari kepala dan wajah, hingga anggota badan yang bisa dijangkau. Hal ini dilakukan tiga kali. (HR. al-Bukhari no. 5017 dan Muslim no. 2192)

Kedua surat ini termasuk surat yang paling sering dibaca, sebagai zikir pagi dan zikir petang, bacaan surat dalam shalat, dan yang telah disebutkan di atas.

Akidah manusia mengenai jin dan setan berbeda-beda.

Meyakini bahwa jin dan setan itu ada, tetapi mereka tidak punya pengaruh terhadap badan kita. Begitu pula sihir, penyakit ‘ain, dan pendengki, tidak mempunyai pengaruh terhadap badan kita.

Mengingkari keberadaan jin dan pengaruhnya terhadap kita, dan menganggap semua itu sebagai khayalan manusia belaka.

Dua pendapat di atas adalah pendapat yang menyimpang.

Adapun ahlul haq menetapkan adanya jin dan setan sekaligus pengaruhnya, sebagaimana Allah dan Rasul-Nya telah menyebutkan sifat dan kejelekannya.

[1] Perbedan jin dan setan adalah dari sisi keumuman dan kekhususan. Jin adalah umum; ada yang saleh dan ada yang thalih (lawan kata saleh). Adapun setan lebih khusus; dia jin yang thalih. Iblis la’natullah ‘alaih (laknat Allah atasnya) adalah bapak para setan.

Semoga Allah melindungi kita dari godaan-godaan setan yang akan membawa kita ke neraka.

sumber : www.line6.press

Berdoalah Sedetail Mungkin! Ini Kisah Nyata Berdoa Minta Uang 1 Milyar Di Depan Ka’bah

Doa atau permintaan kepada Allah itu harus jelas dan detail… Kalau tidak jelas berarti ragu dala berdoa. Jelas dan detail berti tahu yang diminta, tahu konsekwensinya. Tahu yang dipikirkan dan dirasakannya.

Alkisah Paimin dan Paijo sering berdoa:
Paimin : “Ya Allah, berikanlah saya kemudahan dalam mencari rezeki, kalau bisa hanya dengan goyang-goyang kaki pun uang sudah datang”

Paijo : “Ya Allah, berikanlah saya kemudahan dalam mencari rezeki, semisal hanya dengan berkipas-kipas pun uang sudah datang”

Singkat cerita, akhirnya setelah beberapa tahun doa mereka pun terkabulkan.

Paimin menjadi penjahit permak jeans dan Paijo menjadi pedagang sate keliling, Nah loh, sudah terkabul kan apa yang mereka inginkan?

Belajar dari kisah Paimin dan Paijo diatas, maka hendaknya kita harus berhati-hati dalam berdoa, jangan asal ngucap yang gak sesuai dengan keinginan hati.

Saya tidak sedang bercanda, bahkan salah satu teman saya yang masih kuliah di Universitas Ummul Qura Makkah pernah menceritakan pengalamannya dengan berdoa sedetail mungkin di depan Ka’bah.

Dia bercerita tentang dirinya sendiri yang kerap berdoa meminta uang 1 milyar di depan Ka’bah dan subhanallah, Allah pun mengabulkannya dari arah yang tak disangka-sangka dalam kurun waktu tak lebih dari satu tahun.

Padahal secara logika tidak mungkin bagi teman saya itu bisa punya uang sampai 1 milyar, Lha wong dia hanya seorang mahasiswa S1 yang beasiswanya hanya 840 Riyal perbulan. Sedangkan nyambi job sebagai pembimbing umroh atau haji hanya jika waktu libur saja. itupun gaji sebagai pembimbing hanya 200 Riyal perhari.

Tapi tak ada yang tak mungkin jika Allah sudah mengabulkan. Entah bagaimana caranya yang pasti tak ada yang bisa menghalangi jika Allah sudah berkehendak.

Suatu ketika ia ditugaskan menjadi pembimbing travel khusus untuk satu keluarga yang kaya raya, keluarga tersebut terdiri dari 1 ibu dan 2 anaknya laki dan perempuan. Ibu yang sudah janda tersebut jatuh sakit sewaktu di tanah suci.

Teman saya dengan ikhlas merawat dan menunggu sampai berhari-hari selama di rumah sakit Zahir Makkah, Singkat cerita ibu tersebut terkesima dengan keikhlasan teman saya dan berniat menjodohkannya dengan anaknya.

Nah dari asbab tersebut Allah mengabulkan doa teman saya, Bukan hanya uang 1 Milyar di rekening miliknya tapi anaknya yang cantik jelita pun sekarang juga menjadi jodohnya, Bahkan satu perusahaan yang bergerak di bidang konveksi milik keluarga ibu itu diserahkan untuknya dan sang istri, Subhanallah.

Berkaca dari pengalaman diatas, hendaknya kita memahami bahwa sebenarnya tidak ada amalan zikir yang dapat membuat doa anda terkabul.

Itu hanyalah sebuah sarana untuk mengesankan alam bawah sadar anda, agar berbekas di alam bawah sadar bahwa anda benar2 menginginkan doa (keinginan) tersebut terkabul. Jangan tertipu, Bila ibadah adalah ekspresi cinta dan ketulusan anda kepada Allah maka hanya kepada Allah dan Allah saja ekspresi ketulusan tersebut seharusnya mengalir.

Sebaliknya bila anda percaya pada sesuatu amalan, maka ekspresi ibadah anda dapat mengalir kepada Amalan tersebut yang dapat berakibat kepada perbuatan syirik.

Dibawah ini adalah beberapa kunci agar doa Anda cepat diijabahi:

KETULUSAN

Doa yang dikabulkan adalah doa yang tulus (Ikhlas). Bukan karena rapalan bacaan2 tertentu. Hal ini disebutkan dalam Al Quran :

…. datanglah angin badai, dan (apabila) gelombang dari segenap penjuru menimpanya, dan mereka yakin bahwa mereka telah terkepung (bahaya), maka mereka berdoa kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya semata-mata. (Mereka berkata): “Sesungguhnya jika Engkau menyelamatkan kami dari bahaya ini, pastilah kami akan termasuk orang-orang yang bersyukur”. (QS ; 10:22 )

Ketulusan andalah yang akan diuji, karena Allah hanya melihat kedalam hati anda. Keinginan yang dikabulkan Allah adalah keinginan terdalam anda. Bukan keinginan yang timbul sembari lalu saja.

Itulah sebabnya mengapa Doa yang diucapkan sembari lalu saja tidak terkabul. Anda harus benar2 jujur pada diri anda, tanya kepada diri anda sendiri :” what do you really really really really want ? (apakah yang anda sangat sangat sangat sangat inginkan).

Setiap orang pasti memiliki keinginan yang berbeda : ada yang ingin sukses kuliah, ada yang ingin menjadi seniman, ada yang ingin menjadi orang terkenal, ada yang ingin menjadi orang kaya dan sukses.

Jika anda ingin menjadi orang sukses, anda ingin sukses dibidang apa? Ada yang ingin sukses berkarir di bidang Property, ada yang ingin sukses di bidang politik, ada yang ingin sukses berdagang, dll.

Tidak ada yang salah bila anda menginginkan materi atau kenikmatan duniawi, sama sekali tidak ada yang salah dengan itu. Sejak kecil saya selalu dididik kalau berdoa itu adalah mendoakan orang tua, mendoakan kebaikan dunia-akhirat dan lain- lain semacamnya.

Tidak ada yang salah dengan mendoakan kedua orang tua kita, juga tidak ada yang salah mendoakan untuk kebaikan dunia akhirat, Namun saya sebenarnya juga menginginkan mobil seharga 3,8 M bagaimana? Haruskah saya pendam keinginan itu?

Tak heran mengapa ada jutaan doa yang tidak terkabul selama ini. Karena selama ini mereka tak pernah berdoa tentang keinginan terdalam mereka, itu artinya sama saja mereka membohongi diri mereka sendiri.

Itu artinya, selama ini bertahun2 saya juga telah membohongi diri saya sendiri, pantas saja Doa saya tidak terkabul! Ayat yang saya kutip diatas Surat Yunus ayat 22 : mengambil cuplikan Doa dari situasi penumpang sebuah kapal yang sedang terkena badai. Bila anda didalam sebuah kapal yang terkena badai maka pastilah anda berdoa minta keselamatan agar bisa selamat dari badai tersebut. Pantaskah anda membohongi diri anda sendiri dengan berdoa meminta selain itu di tengah Badai?

Bila ada kaum Fakir miskin yang serba kekurangan, maka obatnya adalah kekayaan. Maka sudah sepantasnya bila keinginan terdalamnya adalah ia menjadi kaya, ia ingin diangkat taraf hidupnya menjadi lebih baik. Pantaskah ia membohongi dirinya sendiri dengan meminta hal yang lain selain itu?

Tolong jangan salah menafsirkan saya. Intinya adalah bila anda ingin doa anda terkabul, anda harus jujur pada diri anda sendiri. Apa keinginan anda yang terdalam? Walaupun kedengarannya anda serakah, walaupun kelihatannya anda serakah bila anda menginginkan mobil 3,8 Milyar maka lakukan! Do it !

Jangan ingkari keinginan terdalam anda… mintalah kepada Allah apapun yang anda inginkan dari keinginan terdalam anda.

Ketulusan anda akan diuji oleh Allah dengan kegigihan anda terhadap keinginan terdalam anda. Anda harus gigih memancarkan keinginan terdalam dari batin anda. Bila anda menginginkan mobil mewah 3,8 M, tahan terus keinginan tersebut di benak anda dan jangan sekali2 anda lepaskan.

Ulangi terus doa anda rutin terus menerus. Asumsikan dalam diri anda bahwa anda tinggal menunggu mobil itu datang. Dan ia akan datang. Kekuatan doa adalah kekuatan dari Allah Tuhan Semesta Alam, kekuatan ini tidak mengenal kompromi.

Apapun yang anda inginkan, yang perlu anda lakukan hanya meminta dan itu akan terjadi. Terkabulnya doa seperti terkabulnya sihir, tapi apalah artinya kekuatan sihir dibanding kekuatan yang datang dari Allah penguasa semesta alam? Apakah anda percaya? Impian anda yang terliar, apapun itu bisa terkabul dengan izin Allah.

Sangat menggelikan bila di zaman sekarang ada orang yang pergi ke dukun dan paranormal sementara mereka tinggal minta kepada Allah sebenarnya bisa dikabulkan. Itu adalah karena mereka tidak tahu.

Kekuatan Doa anda adalah kekuatan suporanatural yang tertinggi. Sebagian orang ingin punya ilmu terbang, ilmu kebal, berjalan diatas air, dll. Ilmu terbang dan bisa berjalan diatas air adalah untuk pemain sirkus. Untuk apa anda ingin bisa terbang? apakah anda ingin menjadi pemain sirkus? semua ilmu2 itu tidak ada apa2nya dibanding terkabulnya Doa yang bermanfaat.

NATURAL (ALAMI)

Keinginan anda akan terkabul dengan cara yang alami. Mobil 3,8 M yang anda inginkan tidak akan turun dari langit atau semacam adegan dalam sirkus. Tapi ia akan datang kepada anda dengan cara yang Natural (Alami).

Sesungguhnya kekuatan doa anda adalah kekuatan Supernatural, tapi prosesnya melalui cara yang Natural. Orang2 disekitar anda akan melihat hal tersebut sebagai sesuatu yang wajar. Dalam pandangan mereka, Normal2 saja bila anda mendapatkan hal tersebut. Tetapi ia akan mengherankan anda, datangnya dari arah yang tak disangka2 atau bisa dibilang aneh dan tak bisa dinalar dengan logika. Ia bisa datang dari hadiah atau pemberian orang lain.

Atau suatu kali anda bisa mendapatkan uang yang banyak sehingga bisa membeli mobil tersebut. Pokoknya pada akhirnya mobil tersebut akan sampai ke tangan anda, seperti seolah2 alam bersekongkol untuk mengantarkan mobil tersebut kepada anda.

BE STILL (DIAM)

Yang dimaksud dengan diam adalah maksudnya bukan berati kalau sudah berdoa lantas anda diam saja tidak melakukan apa2. Tapi, segala sesuatunya berada dalam keadaan tetap. Bila anda adalah seorang pedagang dengan omset 500 juta perbulan dan anda ingin omset anda mencapai 1 M perbulan. Maka anda cukup BE STILL ( DIAM ) , anda berdoa lalu anda tidak usah memikirkan bagaimana caranya untuk mencapai omset 1 M tersebut. Yang dimaksud diam adalah semuanya berada pada keadaan tetap : Anda tetap bekerja seperti biasanya, tetap beribadah dan terus berdoa sampai terkabul.

Konsep ini sangat berbeda dengan ungkapan umum yang biasa kita kenal sekarang : “Berusaha sambil berdoa”. Bila anda masih berpikir berusaha sambil berdoa”, anda masih mengharapkan hasil dari ikhtiar anda. Sedangkan supaya doa anda terkabul anda membutuhkan keyakinan ABSOLUT. Keyakinan mutlak kalau doa anda terkabul langsung dari Allah, bukan dari ikhtiar anda. Pada saat anda mulai berpikir memikirkan bagaimana caranya mencapai omset 1 M setelah anda berdoa, maka disitu timbul kontradiksi terhadap keyakinan ABSOLUT anda.

Yang dapat mengakibatkan doa anda menjadi tidak terkabul atau ia menjadi terdorong ke belakang menjauh sehingga menjadi tertunda untuk terkabul. bagaimana caranya ia menjadi terkabul itu adalah urusan Allah bagaimana caranya, percayakan saja kepada Allah ia akan terkabul maka ia menjadi terwujud!

WAKTU MUSTAJAB

Sedangkan waktu yang terbaik untuk menyampaikan Doa adalah di tengah malam atau di sepertiga malam usai menjalankan Sholat Tahajud. Saat bangun di sepertiga malam, pikiran anda sedang setengah mengantuk, suatu kondisi yang sangat ideal untuk menyampaikan doa. Pikiran anda juga sedang kosong saat bangun di tengah malam, sehingga pikiran anda akan menjadi sangat focus pada Sholat dan Doa Anda.

Ini adalah Rahasia Tahajud yang saya Singkapkan kepada Anda

Sebagaimana yang pernah diungkapkan oleh Rasulullah SAW :

“Tuhan kita Yang Maha Suci lagi Maha Luhur setiap malam turun ke langit dunia ketika malam tinggal sepertiga terakhir. Dia berfirman, ‘Barang siapa yang berdoa kepada-Ku, maka Aku akan kabulkan permohonannya. Dan barang siapa yang memohon ampunan kepada-Ku, maka Aku akan mengampuninya.’” (HR. Muslim, 1261)

Maksud sebenarnya hadis tersebut adalah bukan Allah yang turun ke dunia secara harfiah. Tetapi posisi Alam bawah sadar anda yang sedang dekat dengan alam sadar anda yang digambarkan oleh Rasululullah betapa dekatnya seolah2 Allah seperti turun ke dunia untuk mengabulkan Doa2. Mungkin karena di zamannya Nabi istilah alam bawah sadar belum dikenal, sehingga sulit tentunya menjelaskan istilah Alam Bawah Sadar kepada masyarakat Arab di abad pertengahan. Atau Nabi memilih penyampaian dengan cara yang ekspresif seperti itu. Wallahu A’lam.

MENJAGA DARI YANG HARAM

Jagalah diri anda dari yang haram karena itu bisa menghalangi terkabulnya doa. Termasuk yang sulit adalah menjaga pandangan mata dari aurat wanita. karena dimana2 sekarang banyak wanita yang pakaiannya minim, termasuk di TV , media massa dan lain2.

Saya rasakan ini dari pengalaman pribadi langsung, bila pandangan mata dapat menghalangi terkabulnya doa walaupun ini dosa kecil tetapi mudharatnya sangat besar bila menghalangi terkabulnya doa.

Termasuk juga riba dan perbuatan judi. Tapi judi di jaman sekarang muncul dalam berbagai bentuk kemasan dan label seperti kegiatan spekulasi mata uang atau Forex, Option , saham, dll. Introspeksi juga diri anda, adakah hak2 orang lain yang belum anda tunaikan? karena itu juga dapat menghalangi terkabulnya doa.

MENJAGA HATI

Yang dimaksud dengan hati adalah termasuk pikiran, karena sebenarnya suara hati kita adalah pikiran kita juga. Pikiran negatif anda dapat menghalangi terkabulnya doa. Menjaga hati adalah yang paling sulit. yang pertama anda harus menjaga hati dan pikiran anda dari keragu2an. Anda harus memiliki keyakinan ABSOLUT bahwa Allah akan mengabulkan Doa anda dan itu pasti terkabul.

Yang kedua, jagalah hati dari pikiran negatif. Anda tidak boleh memiliki pikiran negatif kepada orang lain. Sama sekali tidak boleh ! bagaimana mungkin bila anda menghendaki kebaikan ( positif ) datang kepada anda dari Allah, sementara anda memikirkan keburukan ( negatif ) kepada orang lain. Hal tersebut menimbulkan kontradiksi.

1) Jangan membenci, maafkan orang yang anda benci. Doakan ia spy berubah. Atau alihkan perhatian anda spy suasana hati anda selalu berada dalam kondisi yang baik ( positif ). Atau jauhilah orang tersebut, jangan bertemu dia lagi spy tidak terfokus kepada perasaan negatif tersebut.

2) Tidak boleh berprasangka buruk. Harus selalu berprasangka baik.

3) Perasaan ( hati ) anda harus selalu berada dalam suasana yang baik ( positif ).

4) Fokuskan diri anda kepada hal2 yang positif.

5) Banyak2 bersyukur. Lihat ke sekelililing anda, perhatikan begitu banyak hal yang dapat anda syukuri kepada Allah. Sebaliknya, anda juga tidak boleh mengeluh atau menggerutu.

6) Tidak boleh mencari tanda2, anda tidak boleh mencari tanda2 atau seperti selalu menerka2 kapan doa anda bakalan terkabul. Anda harus mempercayakan sepenuhnya kepada Allah bahwa itu akan terkabul. Supaya tidak selalu kepikiran terus, lebih baik setelah berdoa anda lupakan saja keinginan dalam doa anda tersebut dengan cara mengalihkan pikiran anda kepada hal lain yang positif.

7) Bersabar, Anda harus bersabar dan menyadari bahwa proses terwujudnya Doa anda membutuhkan waktu.

DETAIL

Anda harus mampu memberikan gambaran sedetail mungkin dalam doa anda terhadap apa yang anda inginkan. Banyak doa saya yang terkabul, banyak juga doa saya yang belum terkabul.

Tetapi, ketika itu datang saya akan langsung tahu bila ia datangnya dari Allah, karena ciri2 atau detailnya yang datang kepada saya persis atau mirip seperti apa yang saya minta. Kalau anda minta rumah ; rumah seperti apakah yang anda inginkan? Apakah ada alamatnya? berapa harganya? berapa kamar? dan lain2.

RAHMAT ALLAH

Ingatlah bila hubungan anda dengan Allah adalah hubungan yang berlangsung 2 arah. Anda mengekspresikan cinta dan ketulusan anda kepada Allah. Allah membalas ekspresi ketulusan anda dengan mengabulkan doa anda. Bila doa anda terkabul, ingatlah untuk bersyukur kepadanya. Doa anda yang terkabul akan menjadi suatu bukti terhadap kehadiran Allah kepada anda.

Bila sebelumnya selama ini anda hanya tahu Allah dari kitab suci atau ceramah2 agama, anda akan mengalami langsung bukti2 rahmat Allah terhadap anda. Ia akan menjadi pengalaman spiritual anda. Maka saat itu anda akan merasakan kelezatan beribadah yang tidak pernah anda rasakan sebelumnya.

Mungkin sebelumnya, anda lakukan Sholat 5 waktu karena itu hal yang wajib. Namun setelah anda merasakan balasan cinta dari Allah motivasi ibadah anda akan berubah dari sekedar memenuhi kewajiban menjadi selalu mengharapkan balasan cintaNYA.

 

sumber: info.kajianislami.net

Seperti Ini Ternyata Asal Usul “Air Mata Buaya” Dan Renungan Dari Al-Qur’an

Buaya menangis bukan karena menyesal. Sebab saat memakan mangsa, buaya memakannya dengan sungguh-sungguh tanpa rasa iba. “Air mata buaya” ini serupa dengan fenomena orang munafik. Istilah “air mata buaya” populer di media sosial. Sebenarnya, bagaimana asal usul hingga muncul istilah “air mata buaya”? Rupanya, istilah ini menemukan pembenaran melalui studi ilmiah terhadap buaya.

Sejak lama, buaya didapati menangis ketika memakan mangsanya. Karena buaya menangis saat menyakiti pihak lain, ketika orang berpura-pura menangis agar mendapatkan simpati atau iba, tangisannya disebut “air mata buaya” Para ilmuwan penasaran, apa hubungannya memakan mangsa dengan menangis pada buaya.

Sejumlah penelitian pun dilakukan, di antaranya oleh Zoologis UF Kent Vliet dari Universitas Florida pada tahun 2007. Dikutip mozaikislam.org dari website Universitas Florida, Kent Vliet mengamati dan merekam empat caiman dan tiga aligator tangkapan, keduanya kerabat dekat buaya, ketika makan di sebuah lahan kering di Taman Zoologi Peternakan Aligator St Augustine Florida.

Vliet menemukan, lima dari ketujuh hewan ini menangis ketika mereka merobek makanannya, dengan air mata yang menetes dan bahkan membasahi. Menurut Vliet, air mata pada buaya merupakan hasil perilaku mendesis dan menghembus, perilaku yang sering dilakukan saat ia makan.

Udara terdorong melewati sinus dan dapat bercampur dengan air mata dalam lacrimal buaya, atau kelenjaran air mata yang menjadi kosong dan airnya tumpah ke mata. Zoologist itu menegaskan, buaya menangis bukan karena menyesal. Sebab saat memakan mangsa, buaya memakannya dengan sungguh-sungguh tanpa rasa iba.

“Air mata buaya” ini serupa dengan fenomena kepura-puraan kaum munafik yang difirmankan Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam Surat Al Baqarah. Dan bila dikatakan kepada mereka: “Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi”. Mereka menjawab: “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan”.

Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar. Apabila dikatakan kepada mereka: “Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang lain telah beriman”. Mereka menjawab: “Akan berimankah kami sebagaimana orang-orang yang bodoh itu telah beriman?” Ingatlah, sesungguhnya merekalah orang-orang yang bodoh; tetapi mereka tidak tahu.

Dan bila mereka berjumpa dengan orang-orang yang beriman, mereka mengatakan: “Kami telah beriman”. Dan bila mereka kembali kepada syaitan-syaitan mereka, mereka mengatakan: “Sesungguhnya kami sependirian dengan kamu, kami hanyalah berolok-olok”. Allah akan (membalas) olok-olokan mereka dan membiarkan mereka terombang-ambing dalam kesesatan mereka. (QS. Al Baqarah: 11-15)

Wallahu a’lam bish shawab.

ASTAGHFIRULLAH, Koleksi yang Membawamu ke Neraka (Luangkan Waktu Membaca)

Kamu Punya Barang Tidak Digunakan? Coba baca ulasan berikut ini, ngeriiii…

DISENTIL atau KESENTIL…

Kemarin Habis dengar tausiyah seorang ustadz….

Katanya simpenan-simpenan itu akan ada hisabnya di hari kemudian…

Astaghfirullah….

*Waduuh..!!!*

*Tepok jidaat…!!!*

Misalnya simpanan Mukena yg gak ke pakai,..baju2, celana, yg beli banyak terus gak ke pakai..

Simpenan yang lain….Ho hooooo….

Ada blus cantik yang saya Jahit tapi tak pernah dipakai….

ada rok selusin gak ke pakai..,

ada puluhan jilbab entah kapan di pakai….,

Ada banyak pasmina yang hanya sesekali dipakai…

Ada kaos kaki satu lusin persediaan kalau susah nyari kaos kaki….

Ada sepatu sampe selusin

Ada sendal selemari,

ada tas segudang…

Ada perabot yang tersimpan apik dikardusnya, masih segelan, tak pernah dipakai dan tak ada rencana dipakai….
ada gamis2 1 lemari

ada baju pesta yg entah kapan dipakai….!!!

Ada….Tupperware 2 etalase gak ke pakai..

Ada………

Ada………

Ada………

Ada………

Ada………

Ada………

Ada………

(Masih panjang listnya)

*Yang kita pakai dan kita sedehkahkan itulah yang bermanfaat..!!!* yg simpanan atau koleksi2 yg gak kepakai kelak akan di Hisab.. dan akan menyusahkan diri kita sendiri..!!!

*karena semua yg di beli berawal dari Nafsu..!!!* Nafsu ingin mempunyai ini..itu.., liat punya orang… Pengen beli juga…

*walau gak berguna bagi diri kita…,* Duuh…ternyata saya masih termasuk golongan orang yang menumpuk numpuk barang… Dan semua itu ada hisabnya ( perhitungannya ) kelak di akhirat….

Astaghfirullah..

Astaghfirullah..

*Rasulullah bersabda* :
“Wahai segenap wanita, bersedekahlah, dan perbanyaklah istighfar, sebab aku melihat kalian sebagai mayoritas penghuni neraka.”

Perlu diingatkan…! bahwa sedekah menghapus dosa, sebagaimana air mematikan api.

“(ingatlah) pada hari ketika emas dan perak dipanaskan dalam neraka jahanam, Lalu dengan itu disetrika dahu, lambung dan punggung mereka (seraya dikatakan) kepada mereka, “inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri.., Maka rasakanlah (akibat dari) apa yang kamu simpan itu.” *QS.At- Taubah 35*

“Dan belanjakanlah (harta bendamu) dijalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri kedalam kebinasaan, dan berbuat baiklah, karna sesungguh nya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.” *QS.Al-baqarah195*

Muhasabah untuk diri sendiri dan juga untuk orang-orang terkasih kita…

*Copas dari grup WA

Sumber : facebook

Masya Allah, Baru Tahu! Ternyata Inilah Hukum Mengubur Ari-Ari Menurut Islam Yang Belum Banyak Diketahui Masyarakat

Cukup banyak kerutinan di warga di dikala seseorang bunda melahirkan balita. lazimnya pihak keluarga hendak mengubur ari – ari ataupun plasenta kala balita sudah lahir. Ari – ari tersebut lazimnya dikubur di sudut rumah dekat pintu masuk utama. namun, ada sebagian perbandingan perlakuan dalam penguburan ari – ari, bergantung kerutinan di tiap – tiap wilayah. Di atas tempat menanam ari – ari lazimnya diberi penerangan, dapat lampu minyak ataupun listrik. terdapat pula yang berikan bunga, terlebih lagi sebagian benda berharga di atas tempat penguburan ari – ari, tercantum pula membagikan kurungan.

Lalu, gimana islam memandang kerutinan ini? Pada hakikatnya penanaman ari – ari ini dibenarkan dalam islam terlebih lagi disunnahkan. hendak namun menyertakan bermacam barang yang bernilai dikira tidak baik. karna tercantum dalam jenis tabdzir (menghamburkan). Menimpa hukum sunnah mengubur ari – ari ada penjelasan dalam kitab nihayatul muhtaj

وَيُسَنُّ دَفْنُ مَا انْفَصَلَ مِنْ حَيٍّ لَمْ يَمُتْ حَالاًّ أَوْ مِمَّنْ شَكَّ فِي مَوْتِهِ كَيَدِ سَارِقٍ وَظُفْرٍ وَشَعْرٍ وَعَلَقَةٍ ، وَدَمِ نَحْوِ فَصْدٍ إكْرَامًا لِصَاحِبِهَا.

“dan disunnahkan mengubur anggota tubuh yang terpisah dari orang yang masih hidup dan juga tidak hendak lekas mati, ataupun dari orang yang masih diragukan kematiannya, serupa tangan pencuri, kuku, rambut, ‘alaqah (gumpalan darah) , dan juga darah akibat guratan, demi menghormati orangnya”.

Ada juga tentang haramnya tabdzir sehubungan dengan menyetakan seluruh barang di area kubur ari – ari ada dalam hasyiyatul bajuri:

(المُبَذِّرُ لِمَالِهِ) أَيْ بِصَرْفِهِ فِيْ غَيْرِ مَصَارِفِهِ (قَوْلُهُ فِيْ غَيْرِ مَصَارِفِهِ) وَهُوَ كُلُّ مَا لاَ يَعُوْدُ نَفْعُهُ إِلَيْهِ لاَ عَاجِلاً وَلاَ آجِلاً فَيَشْمَلُ الوُجُوْهَ المُحَرَّمَةَ وَالمَكْرُوْهَةَ.

“ (orang yang berbuat tabdzir kepada hartanya) yakni yang memakainya di luar kewajarannya. (yang diartikan: di luar kewajarannya) yakni seluruh suatu yang tidak bermanfaat menurutnya, baik saat ini (di dunia) ataupun nanti (di akhirat) , meliputi seluruh perihal yang haram dan juga yang makruh”.

Demikian penjelasan ini diambil dari novel ahkamul fuqaha’ pemecahan problematika umat yang muat hasil keputusan bahtsul masail nahdlatul ulama dari 1926 – 2010. Mudah – mudahan informasi ini dapat bermanfaat untuk kita semua.

***************

Pertanyaan.

Assalâmu alaikum wa rahmatullâh ! Ustadz, bagaimanakah cara memperlakukan ari-ari bayi menurut ajaran Islam ? Apakah memang harus dipendam, apakah dibuang begitu saja atau bagaimana ?

Jawaban.

Wa’alaikum salâm warahmatullâhi wabarâkatuh. Merawat plasenta (ari-ari / tembuni) termasuk urusan dunia yang harus dikembalikan kepada ahlinya. Menurut kedokteran, plasenta adalah organ tubuh ibu hamil yang berfungsi sebagai saluran arus makanan untuk orok, ketika ia masih berada di dalam rahim. Manakala orok lahir, organ ini tidak diperlukan lagi dan biasanya keluar bersama bayi yang lahir. Hal ini dikarenakan fungsi yang harus dijalankan telah selesai dan tidak diperlukan lagi di dalam tubuh ibu.

Oleh karena itu, hendaknya kita memperlakukannya sebagaimana memperlakukan organ tubuh lain yang sudah tidak berfungsi, yaitu menguburnya di dalam tanah tanpa menggunakan tata cara khusus. Maksudnya agar plasenta tidak diacak-acak oleh binatang dan baunya tidak mengganggu orang lain, bila dibuang begitu saja. Jangan pula dibuang ke air, karena itu mencemarkannya.[1]

Adapun riwayat yang menerangkan bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk menguburkannya adalah lemah. Redaksinya adalah sebagai berikut :

كَانَ رَسُوْلُ اللهِ n يَأْمُرُ بِدَفْنِ سَبْعَةِ أَشْيَاءَ مِنَ الإِنْسَانِ: الشَّعْرِ، وَالظُّفرِ، وَالدَّمِ، وَالْحِيْضَةِ، وَالسِّنِّ، وَالْعَلَقَةِ، وَالمَشِيمَةِ

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan untuk mengubur tujuh hal dari manusia : rambut, kuku, darah, haid, gigi, kulit yang dipotong saat khitan, dan plasenta.[2]

Hadits ini dihukumi dha’if (lemah) oleh a-Baihaqi, ad-Daraquthni, dan al-Albani,[3] sehingga tidak bisa dijadikan landasan hukum.

Ada adat yang berkembang di sebagian masyarakat berupa pelarungan plasenta di laut, menggantungnya di rumah atau menguburnya beserta barang-barang tertentu ditambah pemberian lampu dengan keyakinan agar anak terjaga dari marabahaya atau agar anak pintar. Praktek dan keyakinan ini adalah khurafat, yakni meyakini dan melakukan sebab yang tidak terbukti secara syariah atau ilmiah. Keyakinan seperti ini bisa menjadi syirik kecil atau besar, tergantung keyakinan si pelaku. Apapun itu, adat seperti harus ditinggalkan.[ Ustadz Anas Burhanuddin MA]

[Disalin dari majalah As-Sunnah Edisi 07/Tahun XVII/1435H/2014. Diterbitkan Yayasan Lajnah Istiqomah Surakarta, Jl. Solo – Purwodadi Km.8 Selokaton Gondangrejo Solo 57183 Telp. 0271-858197 Fax 0271-858196.Kontak Pemasaran 085290093792, 08121533647, 081575792961, Redaksi 08122589079 ]

 

Sumber: mutiarahikmah.org | almanhaj.or.id/4432-memperlakukan-ariari.html

MESTI TAU, Inilah Penyakit yang Bisa Membatalkan Pernikahan

 

Ada beberapa peristiwa dimana harapan kita tak sesuai dengan kenyataan yang terjadi. Ketimpangan harapan dan kenyataan sering memicu pasangan suami istri untuk berpisah dan menjalani hidup masing-masing.

Tidak sembarang alasan bisa dijadikan pertimbangan untuk membatalkan pernikahan. Dalam literatur fiqih klasik, alasan yang bisa menjadi dasar dibatalkannya pernikahan disebut sebagai aib nikah.

Dikutip dari Imam Abu Suja’ dalam Matan al-Ghâyah wa Taqrîb (Surabaya: Al-Hidayah, 2000), hal. 32, berikut ini adalah beberapa aib nikah yang bisa menjadi alasan dibatalkannya pernikahan.

وترد المرأة بخمسة عيوب بالجنون والجذام والبرص والرتق والقرن ويرد الرجل بخمسة عيوب بالجنون والجذام والبرص الجب والعنة.

“Seorang perempuan dibatalkan pernikahannya karena lima aib, yakni: gila, judzam, barash, rataq, dan qarn. Sedangkan lelaki dibatalkan pernikahannya karena lima aib, yakni gila, judzam, barash, al-jubb, dan al-‘anat.”

Dari keterangan di atas bisa dipahami bahwa ada lima macam aib yang bisa mengakibatkan seorang perempuan batal dinikahi, yakni:

1. Gila, baik penyakit gila ini bersifat permanen atau temporal. Dalam hal ini, hilangnya akal akibat penyakit epilepsi, pingsan, atau koma tidak termasuk dalam kategori gila.
2. Judzam, ialah sejenis penyakit ketika organ tubuh seseorang memerah, kemudian menghitam, dan lama kelamaan organ tersebut terputus. Penyakit ini bisa menyebar ke seluruh organ tubuh.
3. Barash, ialah sejenis penyakit kulit yang membuat kulit menjadi memutih. Memutihnya kulit tersebut merupakan akibat dari matinya sel-sel darah pada kulit.
4. Rataq, ialah kondisi ketika alat kel4min seorang perempuan tertutupi oleh daging.
5. Qarn, ialah kondisi ketika alat kel4min seorang perempuan tertutupi oleh tulang.

Sementara bagi seorang lelaki, juga terdapat lima penyakit yang menyebabkan ia ditolak pernikahannya, yakni:

1. Gila

2. Judzam

3. Barash

4. Al-jubb, ialah kondisi terputusnya alat kel4min lelaki baik seutuhnya ataupun setengahnya.

5. Al-‘anat, ialah kondisi ketika sebenarnya alat kel4min lelaki utuh, namun lemah akibat kondisi kejiwaan ataupun alasan medis lainnya.

Itulah beberapa penyakit yang dalam literatur fiqih klasik bisa mengakibatkan dibatalkannya pernikahan. Wallahu a’lam bi shawab.

Semoga menjadi bahan pembelajaran dan menambah pengetahuan kita… semoga kita dianugerahi dengan rumah tangga yang sakinah mawaddah warohmah…

sumber : www.wajibbaca.com