Berdoalah Saat Mendengar Ayam Jantan Sedang Berkokok di Malam Hari, Insya Allah Cepat Dikabulkan…

TausiahIslam.com -Apakah benar jika mendengarkan ayam berkokok dimalam hari lalu kita berdoa, maka doa tersebut dikabulkan?

Pertanyaan:

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh

Saya pernah mendengar ada hadits Rasulullah yang menyatakan bahwa apabila ada ayam berkokok di tengah malam pertanda ayam tersebut sedang melihat malaikat, dan kiranya kita dianjurkan untuk memohon karunia Allah Subhanahu wa Ta’ala. dan apabila ada ringkikan keledai, maka kita dianjurkan utk memohon perlindungan.

Bagaimanakah status hadits tersebut, mohon penjelasannya. terima kasih. (Faisal)

Jawaban:

Wa‘alaikumus salaam Wa rahmatullah Wa barakatuh.

Memang benar ada hadits yang menjelaskan bahwa apabila ada ayam berkokok di tengah malam pertanda ayam tersebut sedang melihat malaikat,

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

إِذَا سَمِعْتُمْ صِيَاحَ الدِّيَكَةِ فَاسْأَلُوا اللَّهَ مِنْ فَضْلِهِ، فَإِنَّهَا رَأَتْ مَلَكًا، وَإِذَا سَمِعْتُمْ نَهِيقَ الحِمَارِ فَتَعَوَّذُوابِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ، فَإِنَّهُ رَأَى شَيْطَانًا

“Apabila kalian mendengar ayam berkokok, mintalah karunia Allah (berdoalah), karena dia melihat malaikat. Dan apabila kalian mendengar ringkikan keledai, mintalah perlindungan  kepada Allah dari setan, karena dia melihat setan.” (HR. Bukhari 3303 dan Muslim 2729).

Dalam riwayat Ahmad, terdapat keterangan tambahan, ‘di malam hari’,

إِذَا سَمِعْتُمْ صِيَاحَ الدِّيَكَةِ مِنَ اللَّيْلِ، فَإِنَّمَا رَأَتْ مَلَكًا، فَسَلُوا اللهَ مِنْ فَضْلِهِ

“Apabila kalian mendengar ayam berkokok di malam hari, sesungguhnya dia melihat Malaikat. Karena itu, mintalah kepada Allah karunia-Nya.” (HR. Ahmad 8064 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth)

Status hadits tersebut shahih baik dari segi sanad maupun matan, Dalam riwayat Abu Hurairah maupun riwayat Imam Ahmad.

Keistimewaan Ayam Jantan

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjadikan bunyi kokok ayam jantan di waktu malam, sebagai penanda kebaikan, dengan datangnya Malaikat dan kita dianjurkan berdoa. Ini bagian dari keistimewaan ayam.

Al-Hafidz Ibn Hajar mengatakan,

وللديك خصيصة ليست لغيره من معرفة الوقت الليلي فإنه يقسط أصواته فيها تقسيطا لا يكاديتفاوت ويوالي صياحه قبل الفجر وبعده لا يكاد يخطئ سواء أطال الليل أم قصر ومن ثم أفتىبعض الشافعية باعتماد الديك المجرب في الوقت

Ayam jantan memiliki keistimewaan yang tidak dimiliki binatang lain, yaitu mengetahui perubahan waktu di malam hari. Dia berkokok di waktu yang tepat dan tidak pernah ketinggalan. Dia berkokok sebelum subuh dan sesudah subuh, hampir tidak pernah meleset. Baik malamnya panjang atau pendek. Karena itulah, sebagian syafiiyah memfatwakan untuk mengacu kepada ayam jantan yang sudah terbukti, dalam menentukan waktu. (Fathul Bari, 6/353).

Mengambil Pelajaran dari Ayam Jago

Al-Hafidz Ibn Hajar menukil keterangan dari ad-Dawudi,

قال الداودي يتعلم من الديك خمس خصال حسن الصوت والقيام في السحر والغيرة والسخاء وكثرةالجماع

Ad-Dawudi mengatakan, kita bisa belajar dari ayam jantan 5 hal: suaranya yang bagus, bangun di waktu sahur, sifat cemburu, dermawan (suka berbagi), dan sering jimak. (Fathul Bari, 6/353).

Mengapa Dianjurkan Berdoa Ketika Mendengar Ayam Berkokok?

Kita dianjurkan berdoa ketika mendengar ayam berkokok, karena dia melihat Malaikat. Karena kehadiran makhluk baik ini, kita berharap doa kita dikabulkan.

Al-Hafidz Ibn Hajar menukil keterangan Syaikh Iyadh,

قال عياض كان السبب فيه رجاء تأمين الملائكة على دعائه واستغفارهم له وشهادتهم لهبالإخلاص

Iyadh mengatakan, alasan kita dianjurkan berdoa ketika ayam berkokok adalah mengharapkan ucapan amin dari Malaikat untuk doa kita dan permohonan ampun mereka kepada kita, serta persaksian mereka akan keikhlasan kita. (Fathul Bari, 6/353)

Bagaimana Lafadz Doa Ketika Mendengar Ayam Jantan Berkokok Di Malam hari?

Untuk doanya memang tidak disebutkan secara mendetail dalam beberapa riwayat, Namun sesuai dengan matan hadits diatas kita dianjurkan untuk berdoa meminta karunia-Nya, Seperti berdoa minta rezeki yang melimpah dan berkah, anak anak yang shalih shalihah, keselamatan ataupun keberkahan dalam hidup.

Jangan Mencela Ayam Jantan

Dalam hadis dari Zaid bin Khalid al-Juhani radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَا تَسُبُّوا الدِّيكَ فَإِنَّهُ يُوقِظُ لِلصَّلَاةِ

Janganlah mencela ayam jago, karena dia membangunkan (orang) untuk shalat. (HR. Ahmad 21679, Abu Daud 5101, Ibn Hibban 5731 dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).

Al-Hafidz Ibn Hajar menukil keterangan al-Halimi,

قال الحليمي يؤخذ منه أن كل من استفيد منه الخير لا ينبغي أن يسب ولا أن يستهان به بل يكرمويحسن إليه قال وليس معنى قوله فإنه يدعو إلى الصلاة أن يقول بصوته حقيقة صلوا أو حانتالصلاة بل معناه أن العادة جرت بأنه يصرخ عند طلوع الفجر وعند الزوال فطرة فطره الله عليها

Al-Halimi mengatakan,

Disimpulkan dari hadis ini bahwa semua yang bisa memberikan manfaat kebaikan, tidak selayaknya dicela dan dihina. Sebaliknya, dia dimuliakan dan disikapi dengan baik.

Sabda beliau, ‘ayam mengingatkan (orang) untuk shalat’ bukan maksudnya dia bersuara, ‘shalat..shalat..’ atau ‘waktunya shalat…’ namun maknanya bahwa kebiasaan ayam berkokok ketika terbit fajar dan ketika tergelincir matahari. Fitrah yang Allah berikan kepadanya. (Fathul Bari, 6/353)

Wallahu a’lam.

Sumber: kabarmakkah.com

Ini Kegiatan Roel Moestafa yang Membuatnya Dijuluki ‘Lelaki 1.000 Janda’

Seorang pria yang berasal dari Depok bernama Roel Mustafa dijuluki lelaki 1.000 janda. Ia sedang memburu 1.000 janda untuk disantuni dan diberikan segala kebutuhannya. Ia memiliki slogan ‘menafkahi tanpa harus menikahi’. Dengan dibantu 20 relawan, Mustafa berupaya menjangkau para janda di berbagai daerah. Bukan sembarang janda yang dicari, syaratnya adalah lanjut usia atau di atas 65 tahun.

Tak hanya memberikan kebutuhan pokok, sekolah relawan ini juga melakukan renovasi rumah milik para janda tua yang dinilai sudah tidak layak huni. Lelaki 1.000 janda berharap, semua anak mau merawat orangtuanya yang sudah berusia lanjut agar tak terlantar. Berikut 7 kegiatan beliau, semoga bisa menginspirasi lebih banyak orang untuk bisa menolong sesama.

1. Memberikan makanan gratis kepada para pejalan kaki dalam tema Free Food Car di Pasar Jombang.

2. Bersenda gurau dengan ibu penjual buntil dan segera akan menjadi target bantuan Bang Roel.

3. Bang Roel bersama para janda yang sudah berumur.

4. Jalan-jalan bareng 180 anak yatim mengunjungi tempat wisata Jungle Land di Sentul, Jawa Barat.

5. Mengabadikan momen di perjalanan menuju pesantren Tulungagung untuk memberikan donasi.

6. Sekolah Relawan membuat acara forum sharing dan mendatangkan Sandiaga Uno sebagai pembicara.

7. Bang Roel memberikan motivasi kepada para peserta seminar orientasi relawan agar bisa terus membantu sesama.

 

Sumber: hype.idntimes.com

Begini Suasananya Ketika Anies Hentikan Rapat untuk Dengarkan Azan

Gambar Anies dan Muazin Nabawi

Jakarta – Di era kepemimpinan Anies Baswedan-Sandiaga Uno, azan di masjid di Balai Kota DKI terdengar sampai sekompleks Balai Kota. Gubernur Anies Baswedan pun menghentikan pengarahannya saat azan berkumandang.

Momen itu terjadi pada Rabu (1/11/2017) siang. Anies, yang sedang berbicara di Gedung Pola di depan SKPD, mendadak menghentikan pengarahannya saat azan zuhur berkumandang.

Dalam video yang diterima detikcom, Anies, yang berdiri di podium, menunduk dan mendengarkan azan dengan saksama. Begitu juga jajaran SKPD, banyak di antara mereka yang ikut menunduk saat mendengarkan azan. Setelah azan selesai berkumandang, Anies kemudian melanjutkan pengarahannya lagi.

Suara azan yang terdengar jelas ini tak lepas dari permintaan Wagub Sandiaga Uno kepada pengurus Masjid Fatahillah untuk memperdengarkan azan tidak hanya di masjid, tapi juga sampai ke kompleks Balai Kota DKI.

“Saya disuruh pimpinan saya, Pak Kabiro, beliau dapat instruksi lisan Pak Wagub. Jadi kalau bisa suara azan kedengaran di kompleks Balai Kota. Jadi begitu azan saja,” kata Kepala Bagian Rumah Tangga Biro Umum DKI Jakarta Rokman Lizar.

Rokman mengatakan azan di Balai Kota baru dalam tahap uji coba selama dua hari. Rozak menyebut ada dampak positif setelah azan terdengar melalui loudspeaker di Balai Kota. Menurutnya, banyak PNS DKI yang berbondong-bondong ke masjid.

“Banyak, saya saja kadang kalau mau ke masjid nggak kebagian,” sebutnya.

 

Sumber: detik.com

Dililit Masalah? Tuntaskan dengan 6 Kekuatan Ini

HIDUP ini tak akan pernah terlepas dari sebuah masalah. Setiap orang memiliki tingkatan masalah yang berbeda-beda.

Tak hanya itu, tingkat kedekatan seseorang dengan Allah pun berbeda-beda. Ketika hubungan seseorang dengan Allah tidaklah terlalu baik, maka yang akan muncul adalah pengharapan seseorang terhadap manusia bahkan benda-benda yang dikeramatkan. Naudzubillah.

Saudara, daripada menyandarkan permasalahan kita kepada orang yang belum tentu bisa membantu kita menyelesaikan masalah kita (apalagi kepada benda-benda), lebih baik renungkan enam kekuatan yang bisa kita lakukan ketika mempunyai masalah berikut ini:

1. Gunakan kekuatan iman

Ingat hal yang satu ini, keajaiban dan kuasa Allah, hanya berlaku buat mereka yang percaya akan adanya keajaiban dan kuasa Allah itu sendiri. Maka, jadi manusia yang serba terbatas kemampuannya, jangan pernah lepas iman di dada. Adapun 4 kondisi iman yang perlu kita tumbuhkan pada saat mempunyai masalah adalah iman bahwa Allah yang senantiasa mengampuni dosa kita. Iman bahwa Allah Maha melihat dan tidak meninggalkan hambaNya. Iman bahwa Allah selalu bersedia membantu. Iman bahwa Allah Mahakuasa atas segala sesuatu.

2. Gunakan kekuatan keyakinan dan kepercayaan diri

Saudara, dua hal yang berbeda antara orang-orang yang berhasil (termasuk berhasil keluar dari kemelut hidupnya) dengan yang tidak berhasil, kebanyakan terletak di dua hal ini; berbeda keyakinan dan kepercayaan dirinya. Orang-orang yang berhasil, memiliki tingkat keyakina dan kepercayaan diri yang mengagumkan. Pada gilirannya, kekuatan kepercayaan diri dan keyakinan (dalam hal ini kepercayaan dan keyakinan untuk bisa menyelesaikan dan menghadapi masalah), akan memberikan kekuatan tersendiri. Bahkan kadangkala membangkitkan sebuah kekuatan yang semula tidak muncul. Seperti keberanian menghadapi masalah.

Tumbuhkan kepercayaan diri dan keyakinan yang tinggi, supaya aura positif mengalir hangat ke seluruh tubuh dan mempengaruhi pola pikir dan gerak. Hasilnya, lebih segera dan lebih bertenaga.

3. Gunakan kekuatan pemikiran positif3. Gunakan kekuatan pemikiran positif

Saudara, kadang kita merusak diri kita sendiri dengan mengembangkan pemikiran negatif. Seseorang yang sakit, akan bertambah sakit, bila ia berpikir cepat mati dan lama sembuh. Orang yang punya hutang, akan tambah stres, bila ia menghukum dirinya sendiri dengan berpikir yang jelek-jelek seperti akan cacat nama dan takut dimarahi. Kembangkan selalu kepositifan dalam berpikir. Jangan pernah berpikir yang jelek-jelek. Jangan pernah. Sebab, kalau ia dibiarkan tumbuh dan berkembang, ia akan menjajah badan dan pikiran kita.

4. Gunakan kekuatan perubahanAllah senang membantu hambaNya yang mau berubah; dari sikap buruk ke sikap yang baik, dan dari sikap hidup orang yang hina jadi bersikap layaknya orang yang mulia.

Untuk mendapatkan pertolongan Allah, niatkan untuk segera berubah, dan bersegeralah mengubah diri! Awali dengan muhasabah (intropeksi) terhadap perilaku salah kita, kemudian mulailah mengubah hal-haal yang paling mudah yang bisa kita ubah. Jangan tunggu perbaikan akan datang sempurna. Sebab tanpa memulai kita akan tetaap jalan di tempat, tanpa mengubah apapun. Kiat 3M dari Aa Gym, sangat layak kita jalankan sehubungan dengan manajemen perubaha diri; mulai dari hal yang terkecil, mulai dari diri sendiri, dan mulai dari sekarang.

5. Gunakan kekuatan sedekah

Sedekah memiliki kekuatan membersihkan diri. Yaitu membersihkan diri dari kotoran-kotoran hati. Kalau kita sudah bersih, rahmat Allah akan mudah datang menghampiri, sebab Allah suci, tidak suka Dia dengan yang kotor. Bersedekah adalah salah satu jalan menyucikan diri. Supaya jangan ada yang menghambat jalan kita mencari solusi bagi permasalahan yang kita hadapi.

6. Gunakan kekuatan doa dan kepasrahan

Akhirnya saudara, kita hanya manusia yang bahkan untuk kekuatan berikhtiar saja kita tidak punya, kecuali Allah mengizinkan kita melakukan ikhtiar. Dan apalah kita, manusia dengan segala keterbatasan kita, kalau kita tiada mau berdoa dan tiada mau memasrahkan kepada Allah Sang Maha.

Mudah-mudahan Allah berkenan memberikan kita kekuatan di kala kita lemah dan tidak berdaya, dan semoga pula Allah menjadikan kita sebagai bagian dri orang-orang yang pantas diberi-Nya pertolongan dan rahmat, aamiin. Kepada Allah lah segala urusan berpulang. []

 

 

 

Sumber: Mencari Tuhan yang Hilang/Ust. Yusuf Mansur/Zikrul Media Intelektual

Dililit Masalah? Tuntaskan dengan 6 Kekuatan Ini

Orang-orang yang Dikejar Rezeki

TausiahIslami.com – ADA beberapa golongan yang dijamin rezekinya oleh Allah SWT. siapapun yang masuk ke dalamnya, Allah berjanji akan mencukupkan rezekinya seukuran yang membawa kebaikan di sisi-Nya. Ia mencurahkan rezeki dari sisi-Nya melalui berbagai pintu yang tak terhitung.

Di dalam al-Quran maupun As-sunnah, keterangan telah terhampar tentang siapa saja yang masuk ke dalam golongan orang-orang yang mendapatkan jaminan rezeki dari Allah. Mereka inilah yang senantiasa dikejar oleh rezeki yang penuh barakah, kenalilah siapa yang dijanjikan-Nya.

Ada beberapa petunjuk yang bisa kita ambil. Rasulullah SAW bersabda, “Jika kamu bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya, Dia memberimu rezeki sebagaimana burung diberi rezeki. Mereka berangkat pagi-pagi dengan perut lapar, dan pulang pada sore hari dengan perut kenyang.” (HR. Ahmad)

Hadits ini menunjukan bahwa jaminan rezeki terkait dengan tingkat tawakal kita di hadapan Allah bukan pada pekerjaan yang kita lakukan. Namun, ini bukan berarti bahwa untuk mendapatkan rezeki kita tidak melakukan apapun. Orang-orang yang bertawakal kepada Allah adalah orang-orang yang melakukan usaha dengan optimal namun pada saat bersamaan ia berpasrah pada Allah atas segala usahanya.

Berkenaan dengan mereka yang tawakal, Allah SWT berfirman, “Barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Dia akan memberikannya jalan keluar, dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Dan barangsiapa yang bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluannya). Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan (yang dikehendaki-Nya). Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu.” (QS. Ath-Thalaq [65] : 2-3)

Allah SWT berjanji akan mencukupkan rezeki bagi siapapun yang bertawakal kepada-Nya. Maka tugas kita adalah bertawakal kepada-Nya dengan usaha maksimal. Percayalah, Allah tidak pernah mengingkari janji-Nya.[]

Sumber: https://www.islampos.com/orang-orang-yang-dikejar-rezeki-55660/

Dakwah di Penjara, Ummi Pipik Merinding Lihat Angelina Sondakh

TausiahIslami.Com – Pipik Dian Irawati atau akrab disapa Ummi Pipik menceritakan pengalamannya berdakwah di penjara. Kala mengisi acara tausiah di Rutan Pondok Bambu, ia bertemu dengan artis yang juga terpidana kasus korupsi, Angelina Sondakh.

Ummi Pipik yang ditinggal selamanya oleh pendampingnya, Ustadz Jefri Al Bukhori meneruskan misi dakwah sang mendiang suami. Ia memuji Angelina Sondakh yang semakin religius.

“Masya Allah itu saya merinding, saya pernah ngobrol pernah ketemu sama beliau di tahanan ya karena saya waktu itu ada acara dakhwah di situ terus saya bilang sama petugasnya kalau saya pengen ketemu mbak Angie, terus akhirnya kita ngobrol banyak, dan sekarang beliau bisa hapal 15 juz itu masya Allah, saya aja belum tentu,” papar Ummi Pipik di PIM, Jakarta Selatan, Jumat (27/10) malam.

Ustazah yang sekarang bercadar ini justru merasa belum tentu bisa seperti Putri Indonesia 2001 itu, yang mampu menghafal setengah dari isi Alquran. Dia pun memuji sosok Angelina.

“Kadang-kadang ada orang diuji tapi semakin jauh dari Allah, ada orang yang diuji tapi semakin dekat dengan Allah. Jadi ini hidayah yang Masya Allah mahal sekali dan saya angkat jempol buat Mba Anggi,” ujar Pipik.

Bintang film ‘Surga Pun Ikut Menangis’ itu tak habis memuji Angelina Sondakh. Ia juga melihat istri almarhum Adji Massaid itu memiliki kesabaran yang sangat luar biasa dalam menjalani masa hukuman.

“Yang terlihat sih beliau sabarnya luar biasa, keibuannya itu ada banget dan bagaimana dia menyikapi ini tenang dan dijadikan semua itu sebuah ketawakalan beliau kepada Allah sampai akhirnya beliau sanggup, seorang mbak Angie yang mualaf tapi mempelajari islam sebegitu luar biasanya sampai hapal 15 juz itu masya Allah, yang islam dari lahir aja belum tentu seperti itu,” pungkas Ummi Pipik.

Sumber: http://www.kabarmakkah.com/2017/10/dakwah-di-penjara-ummi-pipik-merinding.html

Suami, Pisahkan Penghasilanmu untuk Perawatan Wajah Istri, Ini 3 Alasannya…

TausiahIslami.Com – Suami yang shaleh pasti paham bahwa setiap kebutuhan istrinya merupakan tanggungjawabnya, apalagi Rasulullah telah memberi indikasi bahwa sebaik-baiknya seorang lelaki adalah ia yang paling baik memperlakukan istrinya.

Dengan demikian, tak seharusnya suami protes jika istri memerlukan budget untuk perawatan wajah tiap bulannya, bukankah kecantikan istri akan menjadi kebahagiaan suami pula?

Catatan untuk istri, jangan membebani suami dengan produk perawatan wajah yang harganya di luar jangkauan finansial suami! Yang sewajarnya saja, yang penting istri berkewajiban menjaga kecantikan agar prima dalam melayani suami tercinta.

Berikut ini beberapa alasan mengapa suami perlu mengalokasikan dana perawatan wajah untuk istri:

1. Kecantikan istri merupakan tanggungjawab suami

Kalau istri tampak kucel, kumel, baik di luar apalagi di dalam rumah, tolong suami melakukan introspeksi karena bisa jadi penyebab ‘kekumuhan’ penampilan istri adalah karena suami tak peduli istri terlalu lelah mengurus rumah, keluarga, atau bahkan terlalu capek bekerja.

2. Banyak perempuan di luar sana yang terlihat jauh menarik daripada istri karena mereka punya waktu dan biaya untuk merawat wajah.

Sudahkah memberikan waktu dan biaya perawatan untuk istri Anda? Bahkan perempuan yang tak memakai make up sekalipun, jika terlihat begitu bening, tandanya ia melakukan perawatan wajah. Minimal memakai herbal seperti madu, minyak zaitun, buah-buahan, dan maksimalnya menggunakan alat kecantikan atau jasa salon muslimah yang harganya lumayan.

3. Setiap wanita ingin terlihat muda dan cantik, terutama di hadapan suaminya

Suami perlu menyadari bahwa istri sangat sedih jika dirinya tak percaya diri melihat cermin. Entah karena badannya yang kini melar, rambut tak terurus, apalagi perawatan wajah… Mana sempat? Urusan rumah dan anak menyita begitu banyak pikiran, tenaga dan waktu

Tenanglah wahai istri, semua ini adalah tanggung jawab suami Anda. Tak perlu sedih apalagi menyalahkan diri sendiri untuk masalah ‘sepele’ ini. Jika ada yang berkata tidak enak, tinggal sampaikan pada suami dan ingatkan ia bahwa jika ada yang tidak beres dalam rumah tangga, pemimpinnya lah yang perlu dikoreksi.

Karena fakta memperlihatkan banyak suami yang di tengah perjalanan biduk pernikahan malah terpikat wanita lain, dan kemudian menyalahkan istri karena tak pandai merawat diri dan kecantikan.

Padahal jika ditelusuri, bagaimana mungkin istri bisa merawat dirinya jika suami tak mau bergantian menjaga anak, mengurus pekerjaan rumah, dan juga tak bersedia mengalokasikan dana agar istri bisa berbenah diri.

Semoga tulisan ini bisa memberi solusi bagi pasutri untuk saling menambah kecintaan dan memperkuat kasih sayang. Aamiin

Sumber: kultum.co

Mahasiswa Indonesia Meraih Mimpi Karena Sering di Bully

Seorang mahasiswa Indonesia yang tengah mengambil program doktoral di Manchester, Inggris bercerita bagaimana ia menghadapi ejekan dan kesulitan dalam meraih “mimpi’nya di tengah keterbatasan fisiknya.


‪Muhammad Zulfikar Rakhmat, 22 tahun, bercerita bahwa sejak lahir ia mengalami Ashpyxia Neonatal, gangguan yang menyebabkannya tidak bisa bicara lancar dan tidak dapat menggunakan kedua tangan untuk sejumlah aktivitas termasuk menulis.

Ia saat ini tengah melakukan penelitian doktoral di Universitas Manchester tentang dampak perkembangan negara Asia terhadap perkembangan politik di Timur Tengah, setelah sebelumnya mengambil S2 di universitas yang sama.

Zulfikar, yang pindah dari Indonesia ke Qatar saat berusia 15 tahun bersama kedua orang tuanya- meraih gelar sarjana dengan predikat terbaik di Universitas Qatar.

“Karena saya tidak bisa menulis dengan tangan, saya harus bawa laptop kemana-mana. Tapi saya tidak pernah menganggap ini sebagai beban, jalani saja – pasti ada jalan. Tuhan tidak pernah membebani hambanya melebihi kemampuan mereka,” kata Zulfikar.

“Mungkin terkadang gaya bicara saya yang gagap membuat orang yang baru saya temui agak kesulitan memahami, tetapi lagi-lagi selalu ada jalan untuk mengatasinya seperti mengulangnya atau menjelaskannya melalui e-mail setelah pertemuan.”

“Tidak ada lagi bullying seperti yang saya dapati di Indonesia”

“Saya mengalami berbagai macam bullying, seperti ditertawakan, diejek, dikunci di kamar mandi, gerakan tangan saya yang ‘aneh’ diperagakan di depan kelas, dan lain-lain,” cerita Zulfikar tentang ejekan dan cemoohan yang ia terima saat masih tinggal di Indonesia.

Ejekan yang paling parah yang dialami adalah, “Ketika seseorang mempertanyakan kemampuan saya untuk mencapai mimpi yang saya miliki. Saat itu sempat memang saya malas untuk sekolah karena ‘takut.’

Tetapi ayah saya selalu berpesan bahwa jika saya nggak mau sekolah, berarti saya membiarkan keterbasan saya menang. Satu-satunya jalan waktu itu adalah membuktikan bahwa kita tidak seperti apa yang mereka katakan dan lebih berharga dari apa yang mereka tertawakan.

Zulfikar mengatakan sejak pindah ke Qatar, “Tidak ada ‘bullying’ seperti yang saya dapati di Indonesia. Semua saling memberi dukungan, dan tidak ada ‘rasa tidak percaya’ terhadap mimpi yang dimiliki seseorang. Mereka percaya bahwa dalam kondisi apapun seseorang bisa menggapai mimpinya jika ada semangat dan kerja keras.”

Selain politik Timur Tengah dan Asia, Zulfikar juga tertarik pada ilmu komputer dan jurnalistik, dengan pengalaman menulis artikel di sejumlah media.

Sumber: cyberdakwah.com

Kisah Inspiratif : Anak SD dan ayahnya

Ada anak bernama Adi yang ingin mengikuti study tour ke sebuah kota :
👦 : yah, ini jadi gak, Adi mau ikut Study Tour ?
👨 : Kamu sudah bilang belum ke Allah ?
👦 : Belum, yah.
👨 : Bilang dulu deh ke Allah ! masih ada waktu berapa ?
👦 : Sekarang hari kamis, harus bayar maksimal besok jum’at, sabtu mau berangkat.
👨 : Yasudah, masih ada Maghrib, Isya, sholat malam, dan masih ada subuh di jum’at pagi, buat doa. Sudah, kamu sholat dulu, doa dulu sama Allah.
Adzan Maghrib pun berkumandang
👨 : Ayo kita ke masjid, kita minta sama Allah, supaya kamu nanti bisa berangkat ikut study tour. Harus bayar berapa?
👦 : Rp. 27.000
👨 : Ayo kita minta Rp. 27.000
Setelah selesai sholat maghrib, si ayah menyuruh Adi berdoa
👨 : kamu berdoa, silahkan ! jangan dalam hati, supaya ayah bisa mengamini !
👦 : “Ya Allah, saya ingin ikut study tour, tapi ini ya Allah, punya ayah pelit banget, Rp. 27.000 aja harus Sholat dulu, harus doa dulu, ya itulah mudah-mudahan ayah ngasih.”
👨 : hust.., doanya langsung ke Allah.
👦 : “Ya Allah, tolong bayarin saya”
👨 : hust.., doanya langsung aja, bayarin kek, enggak kek, pokoknya berangkat study tour.
👦 : yasudah ” seperti yang dikata ayah ya Allah, Aammiiin”
👨 : Aammiiin.
Si Adi diajak lagi sholat Isya, dia doa lagi, ketika si Adi mikir tentang study tour, dibenerin sama ayahnya
👨 : Nak, kamu mikirin Allah, jangan mikirin duit !
👦 : Yaaa, tapi ini harus bayar.
👨 : Tapi itukan kata orang, bukan kata Allah, lihat apa yang yang Allah bilang, kalo Allah bilang ” berangkat ya berangkat “, betapa banyak orang yang bisa bayar, gak ikut karena sakit perut, karena ada masalah dengan orang tuanya, karena bis itu mogok, dll. Sudah kamu tidur besok bangun lagi untuk sholat malam.
.
Dengan nada lembut si ayah menasihati Adi yang gelisah. Dan besok harinya si Adi dipanggil ayahnya
👨 : Adi, sini nak ! berapa duit bayarnya?
👦 : Rp 27.000, yah
👨 : sudah ini ada duit Rp. 27.000
👦 : Alhamdullillah
👨 : sssttt, sebentar, kamu bayarin temen kamu yang belum bayar study tour !
👦 : ooohh…, buat Adi?
👨 : urusan Allah
👦 : ooohh…, urusan Allah
👨 : sudah, nanti juga kamu tau
👦 : yasudah, Assallamu’alaikum
Berangkatlah si Adi ke sekolah dan membayarkan uangnya sesuai perintah ayahnya
👦 : Assallamu’alaikum, Bu ! nih saya mau bayar
🙎 : Wa’alaikumsallam, nah kebetulan memang kamu termasuk yang belum bayar
👦 : tapi ini bukan buat saya, Bu
🙎 : la.. lalu buat siapa?
👦 : siapa temen-temen saya yang belum bayar?
🙎 : ya ada tu, ada satu anak
👦 : yasudah Bu, kata ayah buat dia
🙎 : loh.. kamu kan belum bayar
👦 : tuh dia Bu.., saya juga kagak ngerti. yasudah Bu, ini buat dia ( sambil memberikan uangnya)
🙎 : loh buat kamu gimana?
👦 : buat saya ma, kata ayah ” urusan Allah ”
🙎 : hmm.. ya tapi, walaupun kamu bayarin orang lain, kamu besok gak bisa ikut loh
👦 : gakpapa, bukan kata orang tua bukan kata ibu, tapi kata Allah
🙎 : ya tapi….
👦 : yasudah Bu, wasallamu’alaikum ( si Adi cium tangan lalu pergi)
Setelah membayarkan uangnya atas perintah ayahnya si Adi lapor lagi ke Allah dalam sholat dhuhanya. ” Ya Allah, sudah saya bayarkan sesuai dengan perintah dari ayah. Ya Allah titipkan nasibku kepadamu Ya Allah, supaya besok bisa berangkat study tour ”
.
Si Adi malam sabtu makin gelisah di dalam kamar dan diketaui oleh ayahnya
👨 : nak tenang, kamu InshaaAllah kalo takdirnya berangkat, pasti berangkat, kalaupun tidak maka itu takdirmu. sudah sekarang tidur dulu nak. ( Sambil mematikan lampu dan menutup pintu kamar Adi)
Adi pun tidur tanpa menjawab perkataan ayahnya. Lalu pagi harinya Si Adi ini tidak mandi dan tidak berpakaian sekolah karena dia tau dia tidak akan berangkat.
👨 : nak, kamu tidak bakal tau kamu berangkat atau tidak sampai kamu jalan
👦 : tapi yah..
👨 : gak ada tapi-tapian, bismilah berangkat
Lalu berangkatlah si Adi, sebelum berangkat dia diajarkan dzikir oleh ayahnya, dan kata ayah Adi ” kalo sampai, masuk dulu mushola, sholat dhuha dulu, lapor sama Allah bahwa sudah sampai mushola, sudah sampai sekolah, walaupun tidak ikut study tour”
melihat si Adi berangkat keluar rumah, ibunya ini sudah menangis
👩 : nih anak terlalu kecil untuk diajarkan tauhid
👨 : gakpapa Bu, kita kenalkan Allah kepada Adi dan semoga Allah memberi keajaiban kepada Adi
Dan benar, seperti yang diucapkan ayahnya ” belum tentu yang punya duit berangkat, dan belum tentu yang gakpunya duit kagak berangkat”
Lalu diabsenlah satu-satu naik bis. Anak yang kemarin berdoa pagi siang sore malam dan di hari terakhir dia bersedekah, Alhamdullillah tidak berangkat juga. Namun tiba-tiba satu pintu bis terbuka, ada ketua kelas turun
👱 : MasyaAllah, kok kamu gak ikut ?
👦 : ya begitulah..
👱 : gitu gimana? belum bayar ya?
👦 : ya belum sih.., ya begitulah..
👱 : ooohh.. jadi sekarang gak ikut nih ?
👦 : ya begitulah..
👱 : yasudah, jagain sekolah ya ! Assallamu’alaikum
( dengan perasaan sedih Adi menjawab salam dari ketua kelas)
👦 :Wa’alaikumsallam
Lalu berangkatlah bis tersebut. semua orang melambaikan tangan termasuk anak yang dibayarin Adi. Setelahnya dia lapor lagi ke Allah dia sholat dhuha, kali ini dia nangis ” Ya Allah, nasibku begini amat ya..”
.
Setelah selesai sholat dan bersiap memakai sepatu, datang mobil alphard warna hitam ke sekolah, turun seorang ibu dan anaknya
👱 : woy Assallamu’alaikum Adi
👦 : loh Ade, Waalaikumsallam
👱 : udah pada berangkat ya?
👦 : iya udah pada berangkat
👱 : kok kamu gak ikut? ketinggalan ya?
👦 : ya begitulah, sebenarnya sih bukan ketinggalan, saya belum bayar. lalu kamu sendiri kenapa?
👱 : ya niatnya mau berangkat, e kok udah ditinggal aja sama bis, soalnya kena macet di jalan. bentar ya
👦 : hah, eh iya
Si Ade lalu bilang ke ibunya tentang Adi dan..
🙎 : yuk kita susul teman-teman kalian, kita naik mobil
(dengan kagetnya Adi menjawab)
👦 : Subhanallah, naik mobil ? Alphard hitam ini ?
👱 : iya naik
👦 : AllahuAkbar, hmm bismillah.
( dengan perasaan bercampur aduk Adi naik dan duduk di dalam mobil tersebut)
🙎 : yang enak ya dik, duduknya
👦 : iya tante
lalu di perjalanan si Adi nangis, berlinang air mata
👱 : kenapa kamu ? gak pernah naik Alphard ya ? (sambil bercanda Ade menghibur Adi)
👦 : kagak, ayah saya bener, ayah saya bener
👱 : memang ayahmu ngomong apa?
👦 : ” yang punya duit belum tentu berangkat, yang gak punya duit belum tentu gak berangkat dan yang bayar belum tentu berangkat dan yang belum bayar belum tentu juga gak berangkat ”
👱 : ooohhh.. ( si Ade hanya terdiam bingung dan heran)
Lalu berhentilah mobil tersebut di kilometer 26 dan mampir di sebuah rest area, terlihat ibu Ade dari kejauhan membawa makanan yang banyak dan enak untuk Ade dan Adi. lalu si Adi meneteskan air mata lagi.
👱 : walah, nangis lagi, kenapa kamu?
👦 : enggak, saya lagi ngebayangin temen-temen yang bayar Rp. 27000 cuma dapat 1 roti
👱 : oohhh.. ( Ade masih terheran sambil memakan makanan dari ibunya)
Di sisi lain, tepatnya di rumah Adi
👨 : Bu, kalo anak kita pulang di jam 9 pagi ini, berarti dia gagal pergi, tapi semoga dia bertemu Allah
👩 : Aamiiin, Pak
tetapi siapa sangka si Adi tidak pulang dan pulang jam 7 malam
👦 : Assallamu’alaikum, Yah, Bu !
👨 : Waalaikumsallam, wush.. keren, bawa apa itu?
👦 : ini ada tales, singkong, pisang
👨 : Subhanallah anak ayah
Lalu diceritakanlah perjalanan Adi mulai berangkat sampai pulang kepada ayahnya
👨 : Sipp, bagus, akhirnya berangkat kan, besok pagi, berangkat seperti itu lagi ya. Doa, doa, doa. Allah dulu, Allah lagi, Allah terus.
End
Pelajaran yang diajarkan ayah kepada anaknya bahwa dahulukanlah Allah dari apapun.
Semoga bermanfaat. Wasallamu’alaikum.