Robbie Maestracci: Islam menyelamatkan saya dari kehidupan kriminal

Robbie Maestracci: Islam menyelamatkan saya dari kehidupan kriminal

Tausiah Islami.com – Seorang Kristen pemakai obat-obatan dari Australia Robbie Maestracci memeluk Islam dan kini menjadi bersih dari obat-obatan dan kehidupan kriminal.

“I gave my Shahādah, the testament of faith, that night, and everything changed. I no longer had this desire to use drugs, and I’ve been clean now for five years. It changed my entire life. It gave me the means and the rules and the path to follow to achieve what I’d set out to achieve a year before I converted, which was to strive to become the best version of myself. Islam saved me from a life of crime.”

(“Saya mengikrarkan Syahadat, pernyataan keimanan, pada malam itu, dan semuanya berubah. Saya tak lagi punya hasrat untuk memakai Narkoba, dan saya telah bersih selama 5 tahun. Islam mengubah seluruh jalan hidup saya. Islam memberi cara, aturan dan jalan bagi saya untuk mencapai tujuan yang saya tetapkan setahun sebelum menjadi mualaf. Yaitu untuk berjuang menjadi pribadi terbaik dari diri saya. Islam menyelamatkan saya dari kehidupan kriminal.”)

Robbi Maestracci meninggalkan kehidupan kriminal saat ia menjadi mualaf 5 tahun lalu.

 

 

Sumber: beritaislam24h.info

Ibu 98 Tahun Ini Rela Rawat Putranya yang Sudah Renta

Seorang ibu akan selalu menjadi ibu. Cintanya tak akan pernah pudar untuk anak-anaknya. Meskipun sudah lelah dan sakit-sakitan, seorang ibu akan selalu menjadi ibu yang hebat buat buah hatinya.

Seperti yang dilakukan seorang nenek usia 98 tahun, Ada Keating, yang rela pindah ke sebuah faslitas home care di Liverpool, Inggris, untuk bergabung bersama putranya, Tom.

Dilansir dari Liverpool Echo, Ada bukan saja ingin hidup bersama Tom. Tapi, dia juga rela untuk bergabung demi merawat putranya. Tom merupakan anak tertua dari 4 bersaudara.

 

Sebelum pensiun dan masuk home care, Tom bekerja sebagai pelukis dan juga dekorator di Jasa Bangunan HE Simm. Karena usianya yang sudah lanjut, pria ini membutuhkan fasilitas khusus untuk mengurus dirinya sendiri. Karena itulah, tahun 2016 dia bergabung dengan Moss View home care. 

Ada yang sangat mencintai anak-anaknya, termasuk Tom, tak ingin tinggal terpisah. Hubungan Tom dan ibunya memang sangat baik dan terbilang dekat. Mereka pun, tulis Bored Panda, sangat suka menghabiskan waktu bersama sebagai ibu dan anak yang kompak.

“saya mengucapkan selamat tidur kepada Tom di kamarnya setiap malam. Dan saya kemudian akan pergi, dan mengucapkan selamat pagi di pagi harinya,” kata Ada kepada Bored Panda. Di masa muda, Ada merupakan seorang perawat tambahan.

Sumber: bintang.com

5 Aktor Korea Tampan Ini Beragama Islam

TausiahIslami.com – Belakangan ini muncul demam Korea di kalangan kaum hawa di Indonesia. Para kaum hawa berbondong-bondong jika seorang aktor Korea berkesempatan hadir di Indonesia, serta tidak ragu menjadi fans setia para aktor Korea.

Saking besarnya tingkat keidolaan para kaum hawa terhadap aktor Korea, mereka pun kerap mencari sampai sedetail mungkin informasi sang aktor. Mulai dari kehidupan sehari-harinya, pasangan dari aktor Korea tersebut, bahkan agama dari sang aktor pun kerap dicari tahu.

Nah, bagaimana kira-kira reaksi para kaum hawa jika mengetahui idola mereka memiliki agama Islam? Tentu makin bertambah tingkat kekagumannya. Berikut beberapa aktor Korea beragama Islam, seperti dilansir oleh Liputan6, Senin (29/5/2017).

1. Jung Il-woo

Aktor utama pemain Flower Boy Ramyun Shop ini diketahui menjadi mualaf. Jung Il-woo masuk ke dalam jajaran artis Korea beragama Islam. Hal tersebut tak pelak semakin membuat para wanita mengidolakannya. Akting dan ketampanan aktor ini di berbagai drama semakin menarik hati para penggemarnya.

2. Jang Geun-suk

Jang Geun-suk merupakan aktor yang masuk ke jajaran aktor tampan Korea. Ia diketahui masuk Islam sejak 2007 silam. Para penggemarnya pun terkejut akan hal ini. Aktor yang membintangi drama Pretty Man ini bersikap biasa saja menanggapi hal tersebut.

3. Lee Ki-woo

Aktor tampan yang bermain bersama Jung Il-woo dalam drama Flower Boy Ramyun Shop ini telah memastikan dirinya beragama Islam. Hal itu tentu semakin memikat para penggemarnya, terutama di Indonesia. Wajah tampan dan teduh serta sikap santunnya semakin membuat para remaja tergila-gila padanya.

4. Choi Jin-hyuk

Siapa yang tidak kenal dengan aktor tampan yang menjadi kakak Lee Min-ho dalam drama The Heirs ini. Dengan peran antagonisnya, Choi Jin-hyuk berhasil memikat hati penonton. Terlebih saat diketahui ia memeluk agama Islam, semakin banyak orang mengidolakannya.

5. Lee Dong-hae

Pemuda tampan yang tidak lain adalah personel boy band SUJU ini memang selalu digandrungi anak muda. Artis tampan ini diketahui memeluk Islam setelah membuat posting-an di akun Instagramnya bertuliskan “Happy ied day” beberapa tahun lalu. []

 

Sumber: https://www.inspiradata.com/5-aktor-korea-tampan-ini-beragama-islam/

Muslim Suku Maya; Sabar Meski Kerap Disangka ‘Teroris’

MEKSIKO—Sebuah komunitas Muslim yang dinamis terus berkembang di jantung suku Maya di Meksiko. Uniknya, peci laki-laki dan jilbab wanita bercampur dengan budaya Maya tradisional.

“Orang-orang sering menatap kami dengan pandangan yang ketika kami beribadah. Mereka mengira kami adalah teroris dan mereka takut pada kami,” ujar Mustafa kepada Reuters, Kamis (27/10/2017).

“Namun seiring berlalunya waktu dan perbuatan kami sendiri, pendapat itu telah berubah,” tambahnya.

Menurut sensus terakhir, sekitar 83 persen orang Meksiko beragama Katolik.

Dan meskipun jumlah umat Islam kurang dari 1 persen dari 120 juta penduduk Meksiko, jumlah Muslim yang tidak proporsional terjadi di sebuah wilayah. Penduduk asli yang beragama Islam berkerumun di dalam dan sekitar kota San Cristobal de las Casas, sebuah kota dataran tinggi di Chiapas yang mencampur antara identitas Maya dan Spanyol.

Umar, pendeta evangelis asli, masuk Islam pada akhir tahun 1990an dan sekarang bertugas sebagai ‘jembatan’ antara orang Kristen dan Muslim setempat.

“Kami adalah agama monoteistik. Tapi kami tidak menyembah orang-orang kudus,” ungkap Umar.

Bagi beberapa suku Maya, seperti Mohamed Amin yang berusia 55 tahun, keputusan mereka untuk masuk Islam hanyalah karena dorongan moral terhadap kebersihan.

“Saya suka kebersihan dan sering mengganti baju. Islam adalah agama yang bersih dan hal inilah yang awalnya menarik saya untuk masuk Islam,” ujar Amin. []

Sumber: https://www.islampos.com/muslim-suku-maya-sabar-meski-kerap-disangka-teroris-55723/

Di Tengah Kepungan Rezim Bashar Assad, Rahaf Havva Berjuang Melawan Penyakitnya

TausiahIslami.com – SURIAH-Rahaf Havva, gadis Suriah berusia 8 tahun, saat ini sedang berjuang melawan penyakitnya di tengah pengepungan rezim Bashar Assad terhadap wilayah Ghouta Timur, Damaskus,

Suriah.SURIAH-Rahaf Havva, gadis Suriah berusia 8 tahun, saat ini sedang berjuang melawan penyakitnya di tengah pengepungan rezim Bashar Assad terhadap wilayah Ghouta Timur, Damaskus, Suriah.

Dilansir Zaman Al Wasl, pengepungan rezim yang sedang berlangsung di wilayah Ghouta Timur di ibukota Suriah, Damaskus, telah mengakibatkan penduduk setempat diambang kelaparan, termasuk Rahaf Havva, yang saat hanya memiliki berat 10 kg.

Ibunda dari Rahaf mengatakan, bahwa putrinya sekarang berada dambang kematian karena kekurangan gizi dan kekurangan obat-obatan.

“Rahaf tidak dapat melakukan apapun, ia sekarat karena tidak memiliki akses untuk mendapatkan obat-obatan,” ucap ibunda Rahaf.

Rahaf mengidap penyakit yang membuatnya lumpuh sejak dua tahun lalu. Penyakit Rahaf tidak dapat didiagnosa karena Rahaf tidak dapat melakukan tes darah. Bahkan dokter menyarankan kepada ibunda Rahaf agar ia memperbanyak do’a, karena tidak ada harapan untuk rahap hidup.

“Putri saya dapat mati kapan pun,” Ratap ibunda Rahaf.

Selain itu, blokade yang dilakukan rezim Bashar Assad mengakibatkan sekitar 400 orang kekurangan gizi dan kekurangan perawatan medis. Rahaf yang sakit juga mengalami masa ini, masa di mana 400 orang menderita kekurangan gizi.

“Rahaf sudah sakit. Saya tidak ingin dia kelaparan juga, ucap ibunda Rahaf yang sejak kemarin (30/10/2017) tidak menemukan sepotong roti pun untuk Rahaf. Ibunda Rahaf hanya memberikan Rahaf makan dengan air yang ditambah dengan sedikit gula.

 

Sumber: https://www.islampos.com/di-tengah-kepungan-rezim-bashar-assad-rahaf-havva-berjuang-melawan-penyakitnya-55661/