ASTAGFIRULLAH.. Jangan Main-main Dengan Hutang Yang Tidak Dilunasi, Ia Akan Ditagih Sejak Liang Lahat Hingga Akhirat

Kala nabi saw hingga di jalur, berdiri di tempat orang yang hendak berangkat ke medan jihad, terdengarlah panggilan yang didengar oleh segala manusia, ‘wahai manusia, barangsiapa yang memiliki utang janganlah turut perang. karna bahwa nanti gugur, dan juga tidak memiliki tinggalan buat membayarnya, hendaklah dia kembali aja. jangan turut saya, karna dia tidak hendak kembali dalam kondisi cukup. ’” (hr razim, dari abu darda’)

hadits tersebut di atas menggambarkan betapa tidak sederhananya berdialog permasalahan utang – piutang. islam menuntun supaya kalangan muslimin tidak menyangka sepele permasalahan ini. di samping hendak membikin cacat diri seorang diri, wibawa al – islam wal – muslimin pula dapat turut ternoda.

sebabnya sudah jelas, utang menggambarkan penggalan dalam hidup dan juga bermu’amalah. bagaikan penggalan dari perlengkapan aksesoris dalam berhubungan antar sesama, utang kerap tidak mampu dihindari. utang – piutang jadi penggalan dari hidup dan juga kehidupan ummat manusia. namun utang yang tidak dilunasi hendak membikin cacat dan juga menghapuskan kewibawaan dan juga nama baik.

utang merupakan permasalahan yang amat memadu bukan aja selagi manusia masih hidup di dunia, tetapi pula hendak sinambung hingga di liang lahat. tanggungan hendak dibawa sampai hari perhitungan di akhirat.

kecuali orang yang berutang karna dalam keadaan keterpaksaan lagi fakir. orang yang dalam keadaan semacam ini (baca: fakir) berutang bukan buat bermaksiat. allah swt hendak mengkhususkan mereka yang masuk dalam kelompok ini, serupa dijabarkan dalam sabdanya:

“allah hendak memangil orang – orang yang berutang nanti pada hari kiamat, kemudian terpanggil di hadapan – nya, setelah itu dikatakan kepadanya, ‘hai manusia! buat keperluan apa engkau berutang? dan juga buat apa engkau sia – siakan hak orang – orang? ’ dia menanggapi, ‘ya tuhanku, engkau maha mengenali, kalau saya memiliki utang tidak buat makan, tidak buat minum, tidak buat membeli baju, dan juga tidak pula buat dihambur – hamburkan. tetapi saya berutang karna terdapat musibah alam, serupa kebakaran, kecurian, ataupun karna kerugian dalam perdagangan. ’ allah berfirman, ‘benarlah hambaku. (bahwa benar begitu) akulah yang lebih berhak membayar utangmu. ’ kemudian allah memohon suatu, hingga ditaruh pada mangkuk timbangan amal. hingga amal – amal baiknya lebih banyak ialah lebih berat dari pada amal kejahatannya. hingga masuklah dia ke surga dengan berkat rahmat – nya. ” (hr. ahmad)

jelaslah kalau allah memaafkan orang yang terpaksa berutang karna keadaannya yang amat kritis dan juga orang yang tidak mampu membayar utangnya karna menemukan malapetaka. berubah dengan orang yang berutang karna menjajaki hawa nafsunya.

isyarat rasulullah tersebut di atas pula menampilkan kalau, sebagian besar manusia benar gampang sekali lalai terhadap utang – utangnya. tidak sedikit pula manusia yang berutang karna buat penuhi tuntutan hawa nafsunya, semata – mata mau menggelembungkan jumlah perusahaannya.

terdapat terlebih lagi orang yang meminjam malah sudah jadi kegemarannya (penyakitnya). tiap hari jadwal ‘wirid’nya menengok ke kanan ke kiri mencari utang. kesempatan utang dintipnya dari 8 penjuru mata angin. dari pintu ke pintu, yang ditanya merupakan terdapat ataupun tidak kesempatan buat berutang. apa yang sudah terdapat di dalam pribadinya tidak sempat terasa memadai. tambal lubang gali lubang, terus menjadi lama terus menjadi banyak yang butuh ditambal.

terdapat sebagian perihal yang jadi watak mayoritas manusia dalam menyikapi utang. di antara lain merupakan bagaikan berikut,
suka menunda

suka menunda – nunda nyatanya jadi penggalan dari watak yang menempel dalam diri manausia. manusia bukan hanya gemar mununda – nunda waktu, utang pula suka ditunda – tunda pembayarannya. watak kikir yang pula memenuhi sifat – sifat kemanusiaan suka mengusik, sebagian dari pengaruh kikir inilah yang jadi rem kala pembayaran sesungguhnya sudah jatuh tempo. senantiasa terdapat aja pertimbangan yang timbul buat tidak harus dibayar saat ini.

sementara itu duit sudah terdapat di tangan. tetapi pertimbangan – pertimbangan kok terus menjadi terus menjadi banyak. terdapat aja senantiasa sebab ini dan juga itu yang timbul ke depan kala pembayaran sudah sepatutnya dicoba.

menegaskan hendak penyakit ummatnya yang amat disayanginya ini, rasulullah bersabda:

“barang siapa yang mengambil harta orang (berutang) , kemudian dia mengembalikannya (melunasinya) , tentu allah hendak memberinya jalur buat melunasinya; dan juga barangsiapa yang mengambilnya buat dirusak (dihabiskan dengan tidak dibayar) , hingga allah hendak merusaknya. ” (hr. bukhari)
ingkar janji

janji merupakan suatu ketetapan yang terbuat oleh kita seorang diri dan juga buat dilaksanakan oleh kita seorang diri. menunaikan janji tercantum ketentuan ketaqwaan dan juga keimanan kepada allah dan juga menggambarkan perbuatan yang disenangi oleh – nya. dalam haditsnya rasulullah mencerahkan, “tidak sempurna iman untuk mereka yang tidak bertabiat amanah dan juga tidak sempurna agama untuk mereka yang tidak menepati janji. ”

menepati janji menggambarkan akhlaq yang mulia bagaikan buah keimanan seorang. maksudnya, siapa yang tidak lagi menepati janjinya (mengingkari janjinya) berarti tanda – tanda merosotnya keimanannya. iman orang yang tidak lagi mengindahkan janji – janjinya telah ternoda.

ingkar janji kerap kita dengar di mana, terlebih lagi tidak sedikit manusia yang terserang penyakit al – fujur berbentuk ingkar janji ini. allah swt berfirman,

“dan janganlah kalian peruntukan sumpah – sumpahmu bagaikan perlengkapan menipu di antaramu, yang menimbulkan tergelincir kaki (mu) , seusai kuat tegaknya, dan juga kalian rasakan kemelaratan (di dunia) karna kalian membatasi (manusia) dari jalur allah. dan juga bagimu adzab yang besar. dan juga janganlah kalian ubah perjanjianmu dengan allah dengan harga yang sedikit (murah) , sebetulnya apa yang terdapat di sisi allah, seperti itu yang lebih baik bagimu bila kalian mengenali. ” (qs an – nahl: 95)

perbandingan orang yang penuhi amanahnya (menunaikan janjinya) dengan mereka yang mengingkari ada jarak yang jauh. mayoritas manausia lebih condong mengingkari janji – janjinya dari pada menegakkannya. serupa yang telah difirmankan oleh allah dalam tulisan al – a’raf: 102, “dan kami tidak mengalami mayoritas mereka penuhi janji. sebetulnya kami mengalami mayoritas mereka orang – orang yang fasiq. ”

mendengarkan ajaran agama, berdialog tentang utang nyatanya bukan permasalahan yang dapat terbuat main – main. konsekuensi utang nyatanya dibawa hingga ke liang lahat, hingga manusia wafat.

mudah – mudahan aja diawali dari detik ini, allah membimbing kita buat mampu berwaspada terhadap utang – utang yang kita miliki. mudah – mudahan allah swt membagikan keahlian kepada kita buat melunasi utang – utang yang masih belum terbayarkan. syaratnya, terdapat intensitas dari dalam nurani yang amat dalam, sampai – sampai allah membukakan jalur.

insya allah.

 

 

 

( sumber: http:// cerpenhati. com/kongsi/jangan-main-main-dengan-hutang-yang-tidak-dilunasi-ia-akan-ditagih-sejak-liang-lahat-hingga-akhirat/ )

Ternyata Ada Hubungannya Antara Kabah dan Sidik Jari Manusia

Islam menggambarkan agama yang haq. ialah agama yang mengantarkan keberanaran baik itu lewat al – quran dan juga sunnah nabi shalallahu ‘alahi wasallam. tidak hanya itu banyak sekali fenomena – fenomena di alam semesta ini yang tidak luput dari pemikiran islam dan juga terlebih lagi islam sudah mengetahuinya berabad – abad silam.

kita tentu mengenali kalau tidak terdapat suatu yang allah azza wa jalla mengadakan di dunia ini melainkan menggambarkan pelajaran untuk manusia bila manusia tersebut mau mengenali dan juga mempelajarinya.

serupa isi kutipan dibawah ini yang dikutip dari tribunnews. com, maha kuasanya allah menjadikan satu perihal dengan seluruh maknanya. dikutip eberita. org, ia yang maha kuasa telah membikin seluruh sesuatu perihal makhluknya yang tidak sempat percuma. dan juga ia pula yang telah membikin makhluknya dengan seluruhnya faedah dan juga khasiat.

saksikan aja pemikiran dari atas ke ka’bah realitasnya nampak berupa sidik jari yang berbentuk pengelilingan yang memutarinya.

bila dihubungkan dengan sidik jari (fingerprint) bagaikan hasil reproduksi tapak jari dengan perputaran yang membikin satu lapisan. jadi sekian hal – hal ka’bah dengan perputaran berbagai jutaan manusia yang mengelilinginya pula berarti bagaikan satu lapisan pusat di dunia (bumi) ini.

bila dengan sidik jari bagaikan langkah buat mengenali dan juga menganalisa tubuh, logika dan juga otak seorang oleh pakar di bagiannya bersumber pada pada titik – titik bagaikan rujukan. jadi dengan ka’bah bagaikan pusat pengaturan dunia dan juga pengindentifikasinya oleh si pencipta dunia.

sedangkan serupa dilansir dari britannica, kakbah (bahasa arab: الكعبة, transliterasi: ka’bah) merupakan bait suci ataupun tempat beribadah kepada allah yang kesatu kali didirikan di wajah bumi. wujud bangunan kakbah mendekati wujud kubus yang terletak di tengah masjidil haram di mekah.

bangunan ini merupakan monumen suci untuk kalangan muslim (umat islam) dan juga menggambarkan bangunan yang diperuntukan patokan arah kiblat ataupun arah patokan buat perihal yang bertabiat ibadah untuk umat islam di segala dunia serupa salat.

tidak hanya itu menggambarkan bangunan yang harus didatangi ataupun diziarahi pada dikala masa haji dan juga umrah.

( sumber: terfenomenal. blogspot. co. id )

Memang Ayah Tak Menyusuimu, Tapi Setiap Tetesan Keringat Ayah Menjadi Air Susu yang Membesarkanmu

Pembaca yang budiman, sering – kali kita menyangka bapak kita merupakan wujud tegar dan juga tidak sempat menangis. wujud yang tidak sempat bersedih terlebih lagi tidak bisa jadi bersedih. tetapi apakah benar benar serupa itu?. pembaca sholihah yang budiman, ayo ikuti suatu tulisan renungan yang hendak membikin kita lekas mau memeluk bapak kita.

bisa jadi bunda lebih sering menelpon buat menanyakan keadaanku tiap hari, tetapi apakah saya ketahui, kalau sesungguhnya ayahlah yang menegaskan bunda buat meneleponku?

semasa kecil, ibukulah yang lebih kerap menggendongku. tetapi apakah saya tau kalau kala bapak kembali bekerja dengan muka yang lelah ayahlah yang senantiasa menanyakan apa yang saya jalani seharian, walaupun dia tidak bertanya langsung kepadaku karna saking letihnya mencari nafkah dan juga melihatku terlelap dalam tidur nyenyakku.

dikala saya sakit demam, bapak membentakku “sudah diberitahu, jangan minum es! ” lalu saya merengut menghindari ayahku dan juga menangis didepan bunda.

tetapi apakah saya ketahui kalau ayahlah yang gelisah dengan keadaanku, hingga dia cuma dapat menggigit bibir menahan kesakitanku.

kala saya anak muda, saya memohon izin buat keluar malam. bapak dengan tegas mengatakan “tidak boleh! ”sadarkah saya, kalau ayahku cuma mau melindungi saya, dia lebih ketahui dunia luar, dibanding saya terlebih lagi ibuku?

karna untuk bapak, saya merupakan suatu yang amat berharga. dikala saya sudah dipercayai olehnya, bapak juga melonggarkan peraturannya.

hingga kadangkala saya melanggar kepercayaannya. ayahlah yang setia menunggu saya diruang tamu dengan kerasa amat gelisah, terlebih lagi hingga menyuruh bunda buat mengontak sebagian temannya buat menanyakan keadaanku, ”dimana, dan juga lagi apa saya diluar situ. ”

sehabis saya berusia, walaupun bunda yang mengantar saya ke sekolah buat belajar, tetapi mengerti kah saya, kalau ayahlah yang mengatakan: bunda, temanilah anakmu, saya berangkat mencari nafkah dahulu buat kita berbarengan.

dikala saya merengek membutuhkan ini – itu, buat keperluan kuliahku, bapak cuma mengerutkan dahi, tanpa menolak, dia memenuhinya, dan juga hanya berpikir, kemana saya wajib mencari duit ekstra, sementara itu gajiku pas – pasan dan juga sudah tidak terdapat lagi tempat buat meminjam.

dikala saya berjaya. bapak merupakan orang kesatu yang berdiri dan juga bertepuk tangan untukku. ayahlah yang mengabari sanak kerabat, ”anakku saat ini sukses. ” walaupun kadangkala saya hanya dapat membelikan pakaian koko itu juga hanya setahun sekali. bapak hendak tersenyum dengan bangga.

dalam sujudnya bapak pula tidak kalah dengan doanya bunda, hanya kelainannya bapak simpan doa itu dalam hatinya. hingga kala nanti saya menciptakan jodohku, ayahku hendak amat berhati – hati mengizinkannya.

dan juga kesimpulannya, dikala bapak melihatku duduk diatas pelaminan berbarengan pasanganku, ayahpun tersenyum senang. lalu sempatkah saya memergoki, kalau bapak pernah berangkat ke balik dan juga menangis? bapak menangis karna bapak amat senang. dan juga dia juga berdoa, “ya alloh, tugasku telah tuntas dengan baik. bahagiakanlah putra gadis kecilku yang manis berbarengan pendampingnya.

”pesan bunda ke anak buat seseorang ayah”

anakku..

benar bapak tidak mengandungmu,
tetapi darahnya mengalir di darahmu, namanya menempel dinamamu…
benar bapak tidak melahirkanmu,
benar bapak tidak menyusuimu,
tetapi dari keringatnyalah tiap tetesan yang jadi air susumu…

nak…

bapak benar tidak menjagaimu tiap dikala,
tetapi mengerti kah kau dalam do’anya senantiasa terdapat namamu disebutnya…
tangisan bapak bisa jadi tidak sempat kau dengar karna ia mau nampak kokoh supaya kau tidak ragu buat berlindung di lengannya dan juga dadanya kala kau terasa tidak aman…

dekapan ayahmu bisa jadi tidak sehangat dan juga seerat ibu, karna kecintaanya ia cemas tidak mampu melepaskanmu…
ia mau kau mandiri, supaya kala kami tiada kau mampu mengalami seluruh seorang diri..

ibu cuma mau kau ketahui nak..
kalau cinta bapak kepadamu sama besarnya dengan cinta bunda…
anakku…
jadi didirinya pula ada surga bagimu… hingga hormati dan juga sayangi ayahmu.

 

 

 

 

( sumber: sholihah. website. id )

Penyakit Semua Orang, ini 10 Potret Kocak “Nuruti Gengsi” Nyindir Kamu yang Utamain Gaya

Ngena banget untuk kamu yang suka gengsi

Ya apalagi dijaman sekarang ini, gengsi menjadi masalah utama, apa-apa gengsi, semuanya gengsi, nurutin gengsi ya rumit hidup ini, seperti momen ini ngena banget nyindir kamu yang suka gengsi. siapa yang suka gengsi? wajib tahu ini.

Gengsi bisa bikin ongkos hidup jadi mahal. Kalau terus dituruti, maka uang seberapapun nggak pernah cukup.

Gengsi bikin hidup jadi rumit. Misalnya aja, barang dengan bentuk dan fungsi yang sama tapi dengan merek beda, bisa jadi jauh banget selisih harganya.

Beberapa meme berikut yang dihimpun dari berbagai sumber bisa menggambarkan perilaku gengsi yang menjangkiti kehidupan banyak orang

1. Betul tuh!

2. Kasih jempol deh buat si Mbak.

3. Ketika pengen nunjukin gengsi di IG tapi pas akhir bulan.

4. Kesampingkanlah gengsimu.

5. Hidup itu simpel. Yang bikin susah itu gengsi.

6. Begitulah bro!

7. Jangan sampai gengsi pada orangtua.

8. Duh dek!

9. Nasihat penting.

10. Label yang bikin rumit.

 

Jadi kamu masih mau gengsi?

 

 

 

 

sumber: wajibbaca.com

Bagi Wanita yang Belum Pernah Membayar Hutang Puasa, Baca Paparan Islam Berikut

Islam memberikan begitu banyak kemudahan bagi umatnya dalam beribadah. Seperti halnya kaum hawa yang diperbolehkan untuk tidak melaksanakan puasa saat mengalami menstruasi. Tetapi mereka diwajibkan untuk meng-qhada atau mengganti hutang puasanya diwaktu lainnya.

Namun sayangnya tidak banyak wanita yang ingat untuk membayar hutang puasanya tersebut, bahkan hingga Ramadhan berikutnya tiba. Sehingga hutang puasanya pun terus menumpuk setiap tahunnya.

Dalam hal ini ternyata Islam memiliki solusi. Bahkan solusi ini dirasa cukup ringan untuk dilakukan para kaum hawa yang tidak pernah membayar hutang puasanya. Hal ini penting untuk diketahui agar kaum hawa tidak terjebak dalam dosa besar. Lantas seperti apakah solusi yang diberikan Islam mengatasi masalah ini ? Yuk simak ulasannya berikut ini.

Seorang wanita memang diperbolehkan untuk meninggalkan puasa wajib apabila ia mengalami kondisi yang tidak memungkinkannya untuk melakukan puasa. Akan tetapi ia berkewajiban untuk meng-qhada puasanya tersebut dibulan-bulan lainnya.

Selayaknya berhutang uang maupun barang, maka hutang puasa pun wajib untuk dilunasi. Sebab bila tidak, maka akan mendapatkan murka dari Allah SWT di akhirat kelak.

Dengan demikian seorang wanita yang belum pernah membayar hutang puasanya maka diwajibkan baginya untuk beristighfar kepada Allah SWT dan bertaubat kepada-Nya. Selain itu ia diwajibkan untuk berpuasa sebanyak hari yang telah ia tinggalkan. Kemudian ia juga diperintahkan untuk memberi makan satu orang miskin setiap harinya.

Kemudian jika telah datang Ramadhan dan ia masih belum meng-qhada puasanya maka ia mendapatkan dosa. Oleh karenanya ia wajib untuk meng-qhada dan bertaubat serta memberikan makan satu orang miskin untuk setiap hari yang ia tinggalkan jika ia mampu.

Namun apabila ia termasuk orang yang faqir, tidak mampu memberi makan atau fidyah, maka cukup baginya untuk meng-qhada puasa dan bertaubat. Selain itu gugur darinya kewajiban untuk membayar fidyah.

Dan apabila ia tidak mengetahui hitungan haru yang telah ditinggalkannya, maka hendaklah ia memperkirakannya kemudian berpuasa sebanyak hari menurut perkiraannya itu, dan hal itu sudah cukup baginya. Sebagaimana firman Allah SWT bahwa,

“Bertaqwalah kepada Allah semampu kalian” (QS. At Taghabun: 16)

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdullah bin Baz, seorang ketua Lajnah Ad Da’imah (komisi fatwa Saudi Arabia) mengungkapkan bahwa, “Orang yang tidak meng-qhada puasanya wajib bertaubat kepada Allah SWT dan ia wajib memberi makan orang miskin sebanyak hari yang ia tinggalkan dan tetap wajib untuk meng-qhada puasanya tersebut.

Untuk ukuran makanan orang miskin adalah setengah sha’ Nabawi dari makanan pokok negeri tersebut seperti kurma, gandum, beras dan semacamnya, kemudian ukurannya adalah sekitar 1,5 kg sebagai ukuran pendekatan. Serta tidak ada kafaroh (tebusan) selain hal tersebut.” Hal ini sesuai dengan apa yang telah difatwakan oleh beberapa sahabat Rasulullah SAW seperti Ibnu ‘Abbas ra.

Namun apabila seorang wanita tidak melakukan shalat dikarenakan ia memiliki uzur seperti sakit maupun bersafar, atau wanita hamil dan menyusui serta kesulitan untuk berpuasa, maka mereka hanya berkewajiban untuk meng-qhada puasanya saja.

Dengan demikian, apabila seorang wanita tidak pernah sama sekali mengganti hutang puasanya maka ia diwajibkan untuk bertaubat kepada Allah SWT dan mengganti hutang puasanya sebanyak hari yang ia tinggalkan serta memberi makan satu orang miskin untuk setiap harinya.

Dalam hal ini mengganti hutang puasa tidak harus dilakukan secara berturut-turut, melainkan bebas dilakukan kapan saja kecuali pada hari-hari tasyrik atau hari yang diharamkan.

Jika artikel ini bermanfaat, yuk bagikan ke orang terdekatmu. LIKE fanspage kami juga untuk mengetahui informasi menarik lainnya @TausiahIslami1

 

 

 

sumber: wajibbaca.com

Subhanallah, Inilah 5 Fakta di Balik Mencekamnya Gempa, Nomor 4 Harus Kamu Lakukan Sekarang Juga!

Hari kemarin, Selasa (23/1/2018), Jakarta dan sekitarnya diguncang gempa. Orang-orang berhamburan ketakutan menyelamatkan diri. Namun ada

1. Media sosial memperbincangkan hal yang sama

Mereka berhenti melakukan ujaran kebencian, twitwar atau menyebarkan hoaks. Mereka saling menanyakan kondisi satu sama lain baik lewat tulisan, gambar maupun video.

2. Orang-orang yang berada di dalam bangunan berhamburan keluar

Mereka berkumpul di titik kumpul. Membuat yang tadinya jarang bertegur sapa menjadi saling tegur sapa. Yang tadinya marahan menjadi baikan.

3. “Simulasi” Hari Kiamat

Orang-orang berhamburan ketakutan. Berlari lintang pukang. Menuruni tangga dari sekian lantai. Tidak sedikit membawa apa yang seharusnya dibawa. Ponsel, barang berharga bahkan ada yang tidak mengenakan alas kaki.

Ini mengingatkan kita akan guncangan besar di Hari Kiamat, yang mana seorang ibu yang sedang menyusui bayinya lalai akan bayinya.

Dalam Surah Al-Waqiah yaitu surat khusus tentang hari kiamat. Surat ayat 4-6 ini berarti:

إِذَا رُجَّتِ الأرْضُ رَجًّا (٤) وَبُسَّتِ الْجِبَالُ بَسًّا (٥) فَكَانَتْ هَبَاءً مُنْبَثًّا (٦)

“Apabila bumi digoncangkan sedahsyat-dahsyatnya” (4)

“Dan gunung-gunung dihancurkan seluluh-luluhnya” (5)

“Maka jadilah ia debu yang beterbangan” (6)

4. Merenung tentang dosa

Mengapa Allah memberikan cobaan bernama gempa? Dosa apa yang telah diperbuat oleh kita, oleh bangsa kita? Apakah kita melegalkan sesuatu yang tidak disukai atau melanggar perintah Allah SWT? Muhasabah adalah jalan terbaik.

5. Mengakui Kemahakuasaan Allah

Kemahakuasaan Allah memang tidak diragukan lagi. Bukti-buktinya banyak di dunia ini. Satu di antaranya kemunculan gempa.

Ini menjadi pelajaran bagi yang tidak mempercayai keberadaan Allah maupun meragukan kemahakuasaan Allah. Kalau sudah seperti ini, kita bisa berkaca bahwa kita tak layak untuk sombong. Tidak ada daya dan upaya selain pertolongan dari Allah SWT.

Wallahua’lam

 

 

 

sumber: kabarmakkah.com

Dua Umar dan Gempa Bumi

Ilustrasi kerusakan akibat gempa

Suatu kali di Madinah terjadi gempa bumi. Rasulullah SAW lalu meletakkan kedua tangannya di atas tanah dan berkata, “Tenanglah … belum datang saatnya bagimu.” Lalu, Nabi SAW menoleh ke arah para sahabat dan berkata, “Sesungguhnya Rabb kalian menegur kalian … maka jawablah (buatlah Allah ridha kepada kalian)!”

Sepertinya, Umar bin Khattab RA mengingat kejadian itu. Ketika terjadi gempa pada masa kekhalifahannya, ia berkata kepada penduduk Madinah, “Wahai Manusia, apa ini? Alangkah cepatnya apa yang kalian kerjakan (dari maksiat kepada Allah)? Andai kata gempa ini kembali terjadi, aku tak akan bersama kalian lagi!”

Seorang dengan ketajaman mata bashirah seperti Umar bin Khattab bisa, merasakan bahwa kemaksiatan yang dilakukan oleh para penduduk Madinah, sepeninggal Rasulullah dan Abu Bakar As-Shiddiq telah mengundang bencana.

Umar pun mengingatkan kaum Muslimin agar menjauhi maksiat dan segera kembali kepada Allah. Ia bahkan mengancam akan meninggalkan mereka jika terjadi gempa kembali. Sesungguhnya bencana merupakan ayat-ayat Allah untuk menunjukkan kuasa-Nya, jika manusia tak lagi mau peduli terhadap ayat-ayat Allah.

Imam Ibnul Qoyyim dalam kitab Al-Jawab Al-Kafy mengungkapkan, “Dan terkadang Allah menggetarkan bumi dengan guncangan yang dahsyat, menimbulkan rasa takut, khusyuk, rasa ingin kembali dan tunduk kepada Allah, serta meninggalkan kemaksiatan dan penyesalan atas kekeliruan manusia. Di kalangan Salaf, jika terjadi gempa bumi mereka berkata, ‘Sesungguhnya Tuhan sedang menegur kalian’.”

Khalifah Umar bin Abdul Aziz juga tak tinggal diam saat terjadi gempa bumi pada masa kepemimpinannya. Ia segera mengirim surat kepada seluruh wali negeri, Amma ba’du, sesungguhnya gempa ini adalah teguran Allah kepada hamba-hamba-Nya, dan saya telah memerintahkan kepada seluruh negeri untuk keluar pada hari tertentu, maka barangsiapa yang memiliki harta hendaklah bersedekah dengannya.”

“Allah berfirman, ‘Sungguh beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan tobat ataupun zakat). Lalu, dia mengingat nama Tuhannya, lalu ia sembahyang.” (QS Al-A’laa [87]:14-15). Lalu katakanlah apa yang diucapkan Adam AS (saat terusir dari surga), ‘Ya Rabb kami, sesungguhnya kami menzalimi diri kami dan jika Engkau tak jua ampuni dan menyayangi kami, niscaya kami menjadi orang-orang yang merugi.”

“Dan katakan (pula) apa yang dikatakan Nuh AS, ‘Jika Engkau tak mengampuniku dan merahmatiku, aku sungguh orang yang merugi’. Dan katakanlah doa Yunus AS, ‘La ilaha illa anta, Subhanaka, Tiada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim’.”

Jika saja kedua Umar ada bersama kita, mereka tentu akan marah dan menegur dengan keras, karena rentetan “teguran” Allah itu tidak kita hiraukan bahkan cenderung diabaikan. Maka, sebelum Allah menegur kita lebih keras, inilah saatnya kita menjawab teguran-Nya. Labbaika Ya Allah, kami kembali kepada-Mu. Wallahu a’lam.

 

 

 

sumber: wajada.net

Coba Amalkan 7 Zikir Harian Pembuka Pintu Rezeki Ini Insya Allah Rezekimu Akan Lancar!

Kamu ingin punya rezeki yang lancar dan mencukup semua kebutuhanmu? Yuk amalkan 7 Dzikir pembuka pintu rezeki berikut ini

1. Memperbanyak Membaca “La haula Wala Quwwata Illa billah”

Barangsiapa yang lambat datang Rezekinya hendaklah banyak mengucapkan – La haula Wala Quwwata Illa billah (HR. At- Tabrani)

2. Membaca “La Ilaha Illallahul Malikul Haqqul Mubin”

Barangsiapa setiap hari membaca La ilaha illallahul malikul haqqul mubin maka bacaan itu akan menjadi Keamanan dari Kefakiran dan menjadi Penenteram dari rasa Takut dalam Kubur (HR. Abu Nu’aim dan Ad Dailami).

3. Membaca “Subhanallah wabihamdihi Subhanallahil adziim”

Dari setiap Kalimat itu seorang MALAIKAT yang BERTASBIH kepada ALLAH Ta’ala sampai hari Kiamat yang Pahala Tasbihnya itu diberikan Untukmu. (HR. Al-Mustagfiri dalam Ad-Da’awat)

4. Membaca Surat Al-IKHLAS

Barangsiapa membaca Surat Al-Ikhlas ketika masuk rumah maka berkah bacaan Menghilangkan Kefakiran dari penghuni rumah dan tetangganya (HR. At-Tabrani)

5. Membaca Surat Al-WAQI’AH

Barangsiapa membaca surat Al-Waqi’ah setiap malam, maka TIDAK akan ditimpa kesempitan hidup” (HR. Al-Baihaqi dalam Syu’ab Al-Iman)

6. Memperbanyak SHALAWAT

Dari Umar bin Khaththab dari Nabi Shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bersabda: Barangsiapa Bershalawat kepadaku satu kali shalawat maka Allah akan membalas sepuluh kali shalawat dan mengangkatnya sepuluh derajat. (Dikeluarkan Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad, Ibnu Abu Syaibah, al-Bazzar, Ibnu Syahiin dan al-Ismaili dengan sanad ma’lul)

7. Melazimkan ISTIGHFAR

“Barangsiapa melazimkan beristighfar niscaya Allah akan mengeluarkan dia dari segala kesusahan dan memberikan rezeki dari arah yang tidak diduga-duga.” (HR. Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majjah)

Ya ALLAH berikanlah kami rezeki yang luas, yang halal lagi baik tanpa memberatkan kami. Jika rezeki kami ada di langit maka turunkanlah. Jika ada di bumi maka keluarkanlah. Jika jauh maka dekatkanlah. Jika dekat maka mudahkanlah. Jika sedikit maka banyakkanlah. Jika banyak maka berkatilah agar kami dapat menolong anak-anak yatim, fakir miskin, mereka yang dalam kesusahan dan kedhaifan. Ya ALLAH, kabulkanlah doa kami, Aamiiin Ya ALLAH Ya Robbal ‘Alamin.

Semoga ALLAH mengabulkan doa kita. Semoga bermanfaat. Inshaa ALLAH.

 

 

sumber: kabarmakkah.com

Hukum Ramalan Zodiak, Jauhi Walau Sekedar Membaca, Sangat Bahaya Akibatnya

Zodiak atau ramalan bintang berisi tentang ramalann keadaan asmara, keuangan, kesuksesan seseorang di masa akan datang. Biasa digambarkan ramalan keadaan dirinya pada 1 minggu atau sebulan mendatang.

Cara memperoleh ramalan bintang ini tidak perlu susah payah sampai ke rumah tukang ramal. Saat ini, setiap orang sudah disuguhkan cara mudah untuk membaca ramalan bintang melalui majalah, koran atau TV. Bahkan sekarang bisa tinggal ketik lewat sms dengan format reg spasi, dsb.

Dari sini perlu diketahui bahwa para ulama seringkali menyamakan hukum membaca ramalan bintang dengan hukum mendatangi tukang ramal yang mengklaim mengetahui perkara yang ghoib. Keduanya dinilai sama hukumnya karena sama-sama mempertanyakan hal ghoib di masa akan datang.

Syaikh Sholih Alu Syaikh mengatakan, “Jika seseorang membaca halaman suatu koran yang berisi zodiak yang sesuai dengan tanggal kelahirannya atau zodiak yang ia cocoki, maka ini layaknya seperti mendatangi dukun.

Akibatnya cuma sekedar membaca semacam ini adalah tidak diterima shalatnya selama empat puluh hari. Sedangkan apabila seseorang sampai membenarkan ramalan dalam zodiak tersebut, maka ia berarti telah kufur terhadap Al Qur’an yang telah diturunkan pada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.”

Intinya, ada dua rincian hukum dalam masalah ini.

Pertama: Apabila cuma sekedar membaca zodiak atau ramalan bintang, walaupun tidak mempercayai ramalan tersebut atau tidak membenarkannya, maka itu tetap haram. Akibat perbuatan ini, shalatnya tidak diterima selama 40 hari.

Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ أَتَى عَرَّافًا فَسَأَلَهُ عَنْ شَىْءٍ لَمْ تُقْبَلْ لَهُ صَلاَةٌ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً

“Barangsiapa yang mendatangi tukang ramal, maka shalatnya selama 40 hari tidak diterima.” Ini akibat dari cuma sekedar membaca.

Maksud tidak diterima shalatnya selama 40 hari dijelaskan oleh An Nawawi: “Adapun maksud tidak diterima shalatnya adalah orang tersebut tidak mendapatkan pahala. Namun shalat yang ia lakukan tetap dianggap dapat menggugurkan kewajiban shalatnya dan ia tidak butuh untuk mengulangi shalatnya.”

Kedua: Apabila sampai membenarkan atau meyakini ramalan tersebut, maka dianggap telah mengkufuri Al Qur’an yang menyatakan hanya di sisi Allah pengetahuan ilmu ghoib.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ أَتَى كَاهِناً أَوْ عَرَّافاً فَصَدَّقَهُ بِمَا يَقُولُ فَقَدْ كَفَرَ بِمَا أُنْزِلَ عَلَى مُحَمَّدٍ

“Barangsiapa yang mendatangi dukun atau tukang ramal, lalu ia membenarkannya, maka ia berarti telah kufur pada Al Qur’an yang telah diturunkan pada Muhammad.”

Namun jika seseorang membaca ramalan tadi untuk membantah dan membongkar kedustaannya, semacam ini termasuk yang diperintahkan bahkan dapat dinilai wajib.

Hukum-hukum ini juga berlaku untuk ramalan lain selain dengan ramalan bintang.

Syaikh Sholih Alu Syaikh memberi nasehat, “Kita wajib mengingkari setiap orang yang membaca ramalan bintang semacam itu dan kita nasehati agar jangan ia sampai terjerumus dalam dosa.

Hendaklah kita melarangnya untuk memasukkan majalah-majalah yang berisi ramalan bintang ke dalam rumah karena ini sama saja memasukkan tukang ramal ke dalam rumah. Perbuatan semacam ini termasuk dosa besar (al kabair) –wal ‘iyadzu billah–

Penutup

Oleh karena itu, wajib bagi setiap penuntut ilmu agar mengingatkan manusia mengenai akibat negatif membaca ramalan bintang. Hendaklah ia menyampaikannya dalam setiap perkataannya, ketika selesai shalat lima waktu, dan dalam khutbah jum’at.

Karena ini adalah bencana bagi umat. Namun masih sangat sedikit yang mengingkari dan memberi peringatan terhadap kekeliruan semacam ini.”

Dari sini, sudah sepatutnya seorang muslim tidak menyibukkan dirinya dengan membaca ramalan-ramalan bintang melalui majalah, koran, televisi atau lewat pesan singkat via sms.

Begitu pula tidak perlu seseorang menyibukkan dirinya ketika berada di dunia maya untuk mengikuti berbagai ramalan-ramalan bintang yang ada.

Karena walaupun tidak sampai percaya pada ramalan tersebut, tetap seseorang bisa terkena dosa jika ia bukan bermaksud untuk membantah ramalan tadi. Semoga Allah melindungi kita dan anak-anak kita dari kerusakan semacam ini.

 

 

sumber: kabarmakkah.com

Ini Tanda-tanda Jika Sedang Terkena Sihir, Segeralah Lakukan Ini Untuk Mengatasinya

Dalam kehidupan masyarakat di Nusantara, sejak dahulu telah banyak digunakan sihir dan ada sihir ini ada banyak jenisnya. Bagaimana membuktikan bahwa sihir itu ada dan cara-cara mengobatinya telah ditunjukkan oleh Rasulullah.

Banyak ayat-ayat Allah yang dapat digunakan sebagai ayat ruqyah untuk melawan sihir, pelet dan lain-lain. Baik sihir berupa pelet, santet, teluh, dan lain sebagainya, insyaa Allah bisa hancur dengan ayat-ayat-Nya. Tinggal kita menguatkan hati untuk terus meruqyah diri sendiri, dan meminta pertolongan Allah melalui sabar dan shalat.

Tanda-tanda Terkena Sihir

Secara keseluruhan, sihir digunakan bertujuan untuk mendatangkan kesusahan, kejelekan, musibah dan kesakitan. Di antara sihir-sihir yang populer di masyarakat kita dan tanda-tandanya ialah:

1. Sihir pemisah

Sihir ini digunakan untuk memisahkan atau memutuskan kasih sayang antara ibu, ayah dan anak. Memutuskan ikatan suami istri, merusak hubungan persaudaraan, persahabatan dan kerabat dekat.

Tanda-tanda orang yang terkena sihir ini adalah:

Perubahan secara tiba-tiba dari yang penuh kasih sayang menjadi benci

Timbul keraguan atau curiga antara suami istri, ibu anak dan seterusnya

Enggan meminta maaf

Membesar-besarkan perkara kecil dan remeh

Pandangan terbalik si suami terhadap istri dan begitu juga sebaliknya. Pada hakikatnya, istrinya cantik tetapi suami melihatnya jelek.

Tidak senang melihat kebaikan si istri kepada suami atau anak kepada ibu atau sebaliknya.

2. Sihir guna-guna (percintaan)

Biasa digunakan untuk mengikat kasih sayang agar tidak melihat atau tertarik kepada yang lain atau mendapatkan kasih sayang dengan jalan paksa.

Tanda-tanda terkena sihir ini ialah:

Gelora cinta yang berlebihan (dimabuk cinta)

Hasrat seksual berlebihan

Perasaan cinta yang menggebu-gebu

Rindu yang menggila

Patuh secara membabi buta.

3. Sihir pengantin

Sihir jenis ini digunakan untuk menahan pernikahan dan banyak terjadi di masyarakat Nusantara. Puncaknya adalah hasad, dengki muncul, terjadi perpecahan pendapat dalam keluarga, putus cinta atau khianat.

Dalam bahasa Arab, sihir ini dikenali sebagai sihir ta’tilu al-zawaj. Umumnya pihak wanita yang sering menjadi korban sihir jenis ini.

Tanda-tanda seseorang terkena sihir jenis ini yakni:

Merasa pusing terus-menerus dimana segala macam obat yang diberikan tidak berefek.

Sesak napas, terutama setelah waktu asar hingga tengah malam.

Banyak berangan-angan

Selalu merasa gelisah pada saat tidur.

Selalu ada rasa sakit di bahagian perut.

Rasa sakit di tulang punggung bagian bawah.

4. Sihir majnun

Sihir jenis ini juga dikenal sebagai junun dalam bahasa Arab. Maksud majnun atau junun ialah gila. Tujuan sihir ini dibuat adalah semata-mata agar korbannya menjadi gila; mungkin karena dendam, pertikaian, perebutan harta dan lain-lain.

Tanda-tanda seseorang terkena sihir ini ialah:

Melatah, pelupa, bingung

Kacau pada saat berbicara

Mata kuyu

Gelisah

Berjalan dan tidur di luar sadar

5. Sihir birahi

Sihir ini bertujuan membangkitkan keinginan syahwat seseorang untuk menyerahkan tubuhnya. Korban yang terkena sihir ini akan hilang pertimbangan diri dan senantiasa merindu lelaki yang menyihirnya sehingga sanggup keluar malam untuk melakukan hubungan seks.

Bagi mereka yang merasakan dirinya dikawal oleh sesuatu khususnya soal nafsu birahi, maka dia dianjurkan membaca dan mengamalkan surah al-mukminun ayat 115-118.

Dan masih ada beberapa jenis sihir yang lain yang biasa di jumpai di masyarakat, seperti sihir penyakit, sihir tarik semangat, sihir mendengar panggilan, dan lain-lain. Semuanya dilakukan oleh orang-orang yang dengki lagi hasad.

Cara mengatasi sihir menggunakan Al-Qur’an (Ruqyah)

Jika seseorang terkena ilmu sihir, maka ia bisa mengalami sakit, masalah berkepanjangan, atau bahkan kematian. Maka orang di sekitarnya akan berusaha untuk mengeluarkan sihir tersebut lewat cara ruqyah.

Ruqyah biasanya dilakukan dengan membaca ayat-ayat di dalam Al-Qur’an. Agar ruqyah tersebut berhasil maka kita harus membaca ayat untuk menghancurkan ilmu sihir.

Lantas, ayat apa sajakah yang harus dibaca tersebut? Berikut ayat-ayat pilihan dalam Al-Qur’an yang dapat diamalkan untuk menghancurkan sihir.

Al-Baqarah ayat 102

Al-A’raaf ayat 117-122

Yunus ayat 81-82

Thaha ayat 69

 

Jika orang-orang yang terkena sihir ataupun gangguan jin kemudian dibacakan ayat-ayat di atas, maka mereka akan merasakan tanda-tanda khusus.

Di antaranya yaitu akan ada rasa yang menjalar di tubuh, bergetar atau kesemutan dari ujung badan/persendian. Ada pula yang merasakan sakit kepala yang hebat serta sesahk napas.

Kata Al-Mu’awwidzaat dalam kalimat “Bi Al-Qur’an wa Al-Mu’awwidzaat” maksudnya surah al-Falaq, An-Naas, dan Al-Ikhlas. Ada pula yang mengatakan, maksudnya adalah surah Al-Falaq, An-Naas, dan semua surah dalam Al-Qur’an yang mengandung arti meminta perlindungan kepada Allah SWT.

Seperti firman Allah,

“Dan katakanlah, “Ya Tuhanku, aku berlindung kepada Engkau dari bisikan -bisikan setan.” (Al-Mukminun: 97)

“Hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari setan yang terkutuk.” (An-Nahl: 98)

Dari Abu Said ia berkata, “Rasulullah pernah meminta perlindungan kepada Allah dari gangguan jin dan manusia, sehingga kemudian turun surah Al-Falaq dan An-Naas. Ketika dua surah ini turun, beliau menggunakan keduanya dan meninggalkan yang lainnya (dalam pengobatan dari gangguan jin dan sihir).” (HR. At-Tirmidzi 2058)

Ibnu Qayyim berkata:

“Setelah bebas dari sihir, Rasulullah menjadi lebih sehat daripada sebelumnya. Ini merupakan pengobatan yang luar biasa terhadap penderita. Umpama menghilangkan kotoran dari badan hingga sempurna”

Ini Tanda-tanda Bila Sedang Terkena Sihir, Segeralah Lakukan Ini Untuk Mengatasinya
Dalam syariat Islam dikenal dua macam ruqyah, yakni ruqyah syar’iyah dan ruqyah syirkiyah. Ruqyah syariyah yaitu ruqyah yang benar menurut syariat Islam diantaranya dengan cara membacakan ayat Al-Qur’an.

Sebagaimana di antara nama surat Al-Fatihah adalah Ar-Ruqyah, meminta perlindungan kepada Allah, zikir dan doa dengan maksud menyembuhkan sakit, misalnya mengamalkan bacaan-bacaan Al-Qur’an yang telah disebutkan di atas.

Kemudian ada ruqyah syirkiyah yakni yang biasa dipraktekkan para dukun. Ruqyah di kalangan para dukun dikenal dengan istilah jampi-jampi.

Hukum Sihir

Keterangan mengenai kufurnya sihir ini, seperti disebutkan sebelumnya sudah jelas dan sesuai dengan beberapa macam sihir yang telah disebutkan di atas, pelakunya mengabdi kepada setan-setan dan bintang-bintang.

Ada juga jenis lain selain sihir, yakni sulap. Sulap ini boleh dipelajari dan tidak kafir bagi yang mempelajarinya.

Imam Nawawi mengatakan, “Mengamalkan sihir adalah haram dan termasuk dosa besar menurut kesepakatan ulama. rasulullah SAW memasukkan sihir sebagai tujuh perkara yang dilarang.

Sihir ada yang kufur dan ada yang dan ada juga yang hanya dosa besar. Jika dalam sihir tersebut terdapat ucapan maupun perbuatan yang mengarah pada kekufuran, maka penggunanya menjadi kafir.

Adapun mempelajari dan mengajarkan kepada orang lain adalah haram. Jika dalam mempelajari atau dalam mengamalkannya mengarah pada kekufuran, maka itu adalah perbuatan kafir dan harus segera bertaubat atau (jika tidak bertaubat) dihukum mati.

Jika dia mau bertaubat, maka taubatnya bisa diterima. Jika dalam mempelajari atau mengajarkan sihir tidak mengarah pada kekufuran, maka dia masuk dalam dosa besar dan harus dihukum dengan diasingkan.”

Demikianlah informasi mengenai sihir dan ayat-ayat yang bisa dibacakan ketika seseorang terkena sihir dari orang-orang yang mengerjakan kebathilan. Semoga bisa menjadi sumber referensi untuk menolong orang lain yang terkena sihir, sekaligus menjauhkan kita dari amalan syetan tersebut. Aamiin.

 

 

sumber: kabarmakkah.com