TausiahIslami.com – SURIAH-Rahaf Havva, gadis Suriah berusia 8 tahun, saat ini sedang berjuang melawan penyakitnya di tengah pengepungan rezim Bashar Assad terhadap wilayah Ghouta Timur, Damaskus,

Suriah.SURIAH-Rahaf Havva, gadis Suriah berusia 8 tahun, saat ini sedang berjuang melawan penyakitnya di tengah pengepungan rezim Bashar Assad terhadap wilayah Ghouta Timur, Damaskus, Suriah.

Dilansir Zaman Al Wasl, pengepungan rezim yang sedang berlangsung di wilayah Ghouta Timur di ibukota Suriah, Damaskus, telah mengakibatkan penduduk setempat diambang kelaparan, termasuk Rahaf Havva, yang saat hanya memiliki berat 10 kg.

Ibunda dari Rahaf mengatakan, bahwa putrinya sekarang berada dambang kematian karena kekurangan gizi dan kekurangan obat-obatan.

“Rahaf tidak dapat melakukan apapun, ia sekarat karena tidak memiliki akses untuk mendapatkan obat-obatan,” ucap ibunda Rahaf.

Rahaf mengidap penyakit yang membuatnya lumpuh sejak dua tahun lalu. Penyakit Rahaf tidak dapat didiagnosa karena Rahaf tidak dapat melakukan tes darah. Bahkan dokter menyarankan kepada ibunda Rahaf agar ia memperbanyak do’a, karena tidak ada harapan untuk rahap hidup.

“Putri saya dapat mati kapan pun,” Ratap ibunda Rahaf.

Selain itu, blokade yang dilakukan rezim Bashar Assad mengakibatkan sekitar 400 orang kekurangan gizi dan kekurangan perawatan medis. Rahaf yang sakit juga mengalami masa ini, masa di mana 400 orang menderita kekurangan gizi.

“Rahaf sudah sakit. Saya tidak ingin dia kelaparan juga, ucap ibunda Rahaf yang sejak kemarin (30/10/2017) tidak menemukan sepotong roti pun untuk Rahaf. Ibunda Rahaf hanya memberikan Rahaf makan dengan air yang ditambah dengan sedikit gula.

 

Sumber: https://www.islampos.com/di-tengah-kepungan-rezim-bashar-assad-rahaf-havva-berjuang-melawan-penyakitnya-55661/

Di Tengah Kepungan Rezim Bashar Assad, Rahaf Havva Berjuang Melawan Penyakitnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *